Setelah lulus kuliah, malah mudah dapat kerja
Tahun 2022, Rania akhirnya berhasil lulus. Beban kuliah selesai, tapi tantangan cari kerja baru dimulai. Karena butuh uang cepat, Rania melamar menjadi tentor bimbingan belajar (bimbel) untuk persiapan UTBK.
Tak disangka, ia diterima bahkan hanya beberapa hari setelah memasukkan lamaran pekerjaan. Dari yang ia dengar, kantor tersebut memang sedang mencari tentor dan profil Rania cocok untuk mengajar materi-materi Soshum.
“Aku juga nggak nyangka. Padahal pas kuliah aku tipe mahasiswa kupu-kupu aja. Nggak ada relasi. Melamar kerja di situ murni karena cari-cari sendiri, dan nemu di IG,” jelasnya.
Bahkan, Rania juga tak membutuhkan waktu yang lama buat beradaptasi. Ia mengaku tak mengalami kesulitan berarti selama mengajar siswa-siswanya.
Hebatnya lagi, suatu kali Rania juga mendapatkan jobdesk mengajar untuk soal-soal Saintek dasar. Ia hanya diberi waktu seminggu buat mempelajari materi. Memang dasarnya anak yang cerdas, baginya itu bukan hal yang sulit.
Ia tetap bisa mengajar materi soal Saintek dasar, meski untuk jobdesk tetapnya ia mengajar Soshum.
“Ya mungkin DNA anak IPA masih ada kali ya.”
Menikmati upah layak dan bonus besar
Kini, tercatat sudah tiga tahun bekerja di lembaga bimbel tersebut. Posisinya di kantor pun sudah bisa dibilang “lumayan”, bukan staf biasa lagi.
Namun, yang lebih membahagiakan, Rania mampu mengangkat derajat orang tuanya. Dari pekerjaannya itu, ia mendapatkan gaji yang layak, di atas rata-rata UMR Jogja.
Belum lagi dia juga mendapatkan bonus besar, terutama di masa-masa high season seperti mendekati masa-masa UTBK.
“Alhamdulillah, paling tidak sekarang sudah nggak ngerepotin orang tua lagi. Sudah bisa mandiri,” ujarnya.
Dari yang awalnya kuliah secara terpaksa, merasa salah jurusan, hingga overthinking soal masa depan, Rania kini malah mendapatkan hikmah dari perjalanan itu. “Aku merasa hidupku penuh plot twist aja sih,” pungkasnya.
Penulis: Ahmad Effendi
Editor: Muchamad Aly Reza
BACA JUGA: Putus Kuliah dari PTS Elite demi Masuk “Jurusan Buangan” di PTN: Menang di Gengsi, tapi Lulus Jadi “Gelandangan” Dunia Kerja atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan














