Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Edumojok

Rela Melepas Status WNI karena “Technical Stuff” di Norwegia, Karier Melejit berkat Beasiswa Luar Negeri

Aisyah Amira Wakang oleh Aisyah Amira Wakang
27 Februari 2026
A A
Rela Melepas Status WNI demi Hidup Sejahtera di Norwegia, Karier Melejit berkat Beasiswa Luar Negeri MOJOK.CO

Ilustrasi Rela Melepas Status WNI demi Hidup Sejahtera di Norwegia, Karier Melejit berkat Beasiswa Luar Negeri (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Barangkali itu pula yang membuat warga di Norwegia menerapkan Hukum Jante (Janteloven), yakni norma sosial tidak tertulis yang menekankan kolektivisme dan kerendahan hati. Oleh karena itu, masyarakat di sana tidak meremehkan pencapaian orang lain.

“Jadi memang beda banget ya sama orang Indonesia atau negara lainnya Intinya mereka merasa semua orang itu setara. Tidak ada yang lebih baik, lebih kaya, atau lebih pintar walaupun memang ada ya tapi mereka nggak menyombongkan diri,” jelas Resty.

Karakter orang Norwegia yang bikin saya betah

Berbeda pula dengan penduduk Indonesia yang suka berbaur dan ramah tamah, Resty berujar penduduk di Norwegia kebanyakan punya karakter tertutup dan pendiam. Jadi lebih sulit untuk didekati, apalagi untuk menjalin hubungan bahkan sebagai teman.

“Tapi saat kita udah kenal dengan mereka, mereka akan jadi pribadi yang sangat loyal dan baik banget sebagai teman,” kata Resty.

Untungnya, Resty tak kesulitan dalam bergaul selama menjalani program beasiswa Erasmus karena dia punya sifat supel. Faktor-faktor itu lah yang bikin Resty betah, hingga kepincut dengan suaminya yang orang Norwegia.

Lambat laun, Resty mulai berpikir, bagaimana jadinya kalau dia punya anak nanti sementara dia masih ingin menjalani hobi traveling-nya. Terutama saat jalan-jalan di UK untuk menonton Arsenal. Sebab jika paspornya masih WNI, hal itu bakal sulit dijalani karena pembelian tiket harus di Emirates. Belum lagi, harus rebutan dengan penonton lain.

“Aku biasa travel ke London, tapi sebelum itu harus apply visa UK di Oslo sedangkan aku tinggal di Stavanger. Makanya jadi technical issues buat aku tiap mau ke UK or negara lain yang require visa dulu,” jelas Resty.

“Dan aku harus mengeluarkan uang yang nggak sedikit. Visanya juga bisa expired 6 bulan. Apalagi kalau sudah punya anak nanti, aku nggak mungkin antre di line imigrasi yang berbeda dengan suami dan anakku,” lanjutnya.

Secara aturan, untuk mengubah paspornya dari WNI ke WNA, Resty harus tinggal di Norwegia selama 7 tahun dengan syarat gaji yang berlaku. Tapi syarat itu bisa saja dianulir karena Resty sudah menikah dengan suaminya yang orang Norwegia.

“Ganti pasporku bisa jadi cuma 5 tahun jika menikah dengan WN Norway. Artinya aku sudah bisa apply pasporku dari WNI ke WN Norway dari tahun 2025, tapi aku belum melakukannya karena memang aku pikir apply paspor itu belum sepenting itu waktu itu,” jelas Resty.

“Sekarang jadi urgent karena aku berencana punya anak tahun ini, makanya aku mau apply dari tahun ini. Oleh karena itu, menurutku juga, kamu tetap menjadi nasionalis meski paspor-mu sudah bukan WNI lagi,” ucap penerima beasiswa Erasmus tersebut.

Penulis: Aisyah Amira Wakang

Editor: Ahmad Effendi

BACA JUGA:  WNI Lebih Sejahtera Ekonomi dan Mental di Malaysia tapi Susah Lepas Paspor Indonesia, Sial! atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 2 Maret 2026 oleh

Tags: beasiswa Erasmusbeasiswa luar negeriErasmusErasmus MundusnorwegiaPindah Kewarganegaraantinggal di luar negeriWNI
Aisyah Amira Wakang

Aisyah Amira Wakang

Jurnalis Mojok.co asal Surabaya. Pernah menempuh pendidikan di S1 Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Menaruh perhatian pada isu pendidikan, sosial, perkotaan, dan kelompok-kelompok marjinal. Di luar rutinitas liputan mengisi waktu dengan berlari dan menjelajah alam.

Artikel Terkait

Evakuasi WNI saat terjadi konflik luar negeri MOJOK.CO
Kilas

Saat Terjadi Konflik di Luar Negeri, Evakuasi WNI Tak Sesederhana Asal Pulang ke Negara Asal

16 Maret 2026
Nasib ratusan juta WNI 10 tahun nanti: terancam tidak punya jaminan sekaligus tabungan di masa pensiun MOJOK.CO
Aktual

Nasib WNI 10 Tahun Lagi: Terancam Tua Miskin karena Tak Punya Jaminan untuk Tabungan Pensiun dari Negara

11 Maret 2026
Lepas status WNI dan paspor Indonesia, hidup lebih mudah usai pindah kerja di Jerman MOJOK.CO
Urban

Lepas WNI karena Hidup Serba Susah dan Nelangsa di Indonesia, Hidup Jadi Lebih Mudah usai Pindah ke Jerman

10 Maret 2026
Cerita Felix. Kuliah di universitas Australia berkat beasiswa LPDP usai diejek dan ditertawakan. Tolak tawaran kerja dewan demi ajar anak-anak di kampung pedalaman MOJOK.CO
Edumojok

Lulusan Beasiswa Australia Tolak Tawaran Karier Mentereng, Lebih Pilih Jadi Guru Kampung karena Terbayang Masa Lalu

10 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ambisi beli mobil pribadi Toyota Avanza di usia 23 biar disegani. Berujung sumpek sendiri karena tetangga di desa cuma bisa iri-dengki dan seenaknya sendiri berekspektasi MOJOK.CO

Ambisi Beli Mobil Avanza di Usia 23 Demi Disegani di Desa, Berujung Sumpek karena Ekspektasi dan Tetangga Iri-Dengki

15 Maret 2026
Hidup mati pekerja Jakarta harus tetap masuk, menerjang arus dari Bekasi

Pekerja Jakarta, Rumah di Bekasi: Dituntut Kerja dan Pulang ke Rumah sampai Nyaris “Mati” karena Tumbang Mental dan Fisik

19 Maret 2026
Mahasiswa UGM hidup nomaden sambil kuliah di Jogja demi gelar sarjana

Mahasiswa UGM Kena DO dan Tinggal Nomaden karena Kendala Ekonomi, Kini Raih Gelar Sarjana Berkat “Menumpang” di Kos Teman

17 Maret 2026
Kuliner khas Minang, rendang, di rumah makan Padang di Jogja rasanya berubah jadi kuliner Jawa

Nasi Padang Versi Jogja “Aneh” di Lidah, Makan Rendang Tanpa Cita Rasa Gurih dan Asin karena Dominasi Kuliner Manis Jawa

16 Maret 2026
Jadi gembel di perantauan tapi berlagak tajir pas pulang kampung. Siasat pura-pura baik-baik saja agar orang tua tidak kepikiran MOJOK.CO

Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan

19 Maret 2026
Burger Aldi Taher Juicy Lucy Mahalini Rizky Febian DUAR CUAN! MOJOK.CO

Memahami Bagaimana Aldi Taher dan Jualan Burgernya yang Cuan Mampus dan Berhasil Menampar Ilmu Marketing Ndakik-Ndakik

17 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.