Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Geliat Warga

Cerita Tukang Parkir Alfamart di Wonogiri yang Tidak Mau Mematok Tarif Parkir, Anak Sekolah Gratis Parkir dan Tetap Dibantu!

Rizky Prasetya oleh Rizky Prasetya
27 April 2024
A A
Cerita Tukang Parkir Alfamart di Wonogiri yang Tidak Mau Mematok Tarif Parkir tapi Tetap Membantu Pengendara Parkir

Cerita Tukang Parkir Alfamart di Wonogiri yang Tidak Mau Mematok Tarif Parkir tapi Tetap Membantu Pengendara Parkir

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Tukang parkir minimarket sering dianggap sebagai pengganggu rezeki dan bikin minimarket kehilangan pelanggan. Salah satu alasannya karena mereka kerap meminta bayaran meski jelas terpampang tulisan parkir gratis dan tak bekerja sebagaimana mestinya. Tapi, bagaimana jika ada tukang parkir Alfamart yang tidak meminta bayaran dan tetap menata kendaraan serta membantu pengendaranya?

Mas Didik, tukang parkir Alfamart di Wonogiri adalah tukang parkir tersebut.

***

Sekitar satu kilometer dekat rumah saya, ada Alfamart yang punya ATM BCA. Saya selalu ambil duit di situ karena satu alasan: tukang parkirnya tidak pernah meminta bayaran. Sekali pun tidak pernah.

Penasaran, kemarin saya mendatangi Alfamart tersebut untuk memastikan bahwa saya beneran tidak ditarik parkir. Dan benar, saya tidak diminta uang lagi.

Akhirnya, hari ini saya datangi beliau untuk saya wawancarai. Awalnya saya ragu, sebab tatapan beliau saat di tempat begitu tajam. Entah karena matahari yang tak ragu-ragu memancarkan panasnya, atau memang beliau seperti itu orangnya. Dengan langkah agak ragu, saya datangi beliau lalu mengutarakan niat saya. Raut wajah beliau langsung berubah bersahabat dan bersedia untuk diwawancara.

Mas Didik, nama beliau, adalah tukang parkir Alfamart daerah Bulusulur, Wonogiri. Saya sudah bertemu beliau berpuluh-puluh kali, tapi baru kali ini bisa berbincang dan bertukar cerita.

Saya buka wawancara dengan pertanyaan yang bikin saya pening, kenapa beliau tak pernah menarik tarif parkir di Alfamart. Beliau menjawab dengan senyuman, suka rela saja. Nggak dikasih nggak apa-apa, dikasih alhamdulillah.

Beliau bilang bahwa memang dari awal dia parkir di sini, kesepakatannya adalah pelanggan sebaiknya ditarik parkir suka rela. Tapi memang di mana pun Mas Didik bertugas, dia selalu memegang prinsip tidak menarik tarif.

“Aku di mana saja suka rela, Mas. Saya pernah parkir di Solo, di Lantas Wonogiri yang lama juga begitu. Di sini pun sama, Mas. Nggak pernah saya tarik.”

Percakapan terhenti sejenak, ada mobil mau keluar. Beliau bergegas mengarahkan mobil tersebut.

Meminimalisir kecelakaan

“Mas, monggo lenggah, ngobrol riyin sama ibunya. Dia juga tahu kok.”

Saya duduk sebentar, sembari menunggu Mas Didik mengatur mobil tersebut. Saya kemudian bertanya ke ibu penjual siomai yang duduk di dekat Mas Didik. Beliau juga jualan di sini sejak lama. Beliau menjawab, memang seperti itulah Mas Didik.

“Anak sekolah bayar aja dia tolak, Mas. Kasihan, katanya. Anak sekolah sangunya berapa. Memang begitu orangnya.”

Iklan

“Lebaran pun beliau nggak narik uang parkir. Tapi tetap dikasih. Malah lumayan gede. Ada yang ngasih lima ribu, sepuluh ribu.”

Ibu penjual siomai tersebut bilang kalau peran Mas Didik di sini vital. Sebab, jalanan ini ramai dan penuh kendaraan ngebut. Beliau bercerita kalau minggu lalu ada orang kecelakaan di depan Alfamart ini, tapi bukan pelanggan Alfamart.

“Karyawan situ (menunjuk salah satu bangunan di dekat situ) kemarin kecelakaan ditabrak motor ngebut. (Parkiran) Ini kalau nggak diamanin Mas Didik, yo bahaya Mas.”

Saya melihat jalannya. Panas. Lalu ada motor kejar-kejaran, kemudian bus mini yang ngebut, disusul truk yang sama kencangnya. Saya tahu maksudnya.

Baca halaman selanjutnya

Harusnya tidak masalah

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 28 April 2024 oleh

Tags: Alfamartprofesisetorantukang parkir
Rizky Prasetya

Rizky Prasetya

Redaktur Mojok. Hobi main game dan suka nulis otomotif.

Artikel Terkait

Kurir Alfagift, layanan Alfamart penyelamat pekerja Jakarta
Urban

Alfagift, Penyelamat Pekerja Jakarta dari “Mati” Kelaparan karena Kelelahan dan Tak Punya Teman Makan

4 Maret 2026
Tukang parkir coffe shop di Jogja
Ragam

Nongkrong di Coffe Shop Jogja Malam Hari, Rela Pulang Pagi demi Hindari Tukang Parkir

16 Februari 2026
alfamart 24 jam.MOJOK.CO
Ragam

Alfamart 24 Jam di Jakarta, Saksi Para Pekerja yang Menolak Tidur demi Bertahan Hidup di Ibu Kota

14 Januari 2026
Para penyandang disabilitas jebolan SLB punya kesempatan kerja setara sebagai karyawan Alfamart berkat Alfability Menyapa MOJOK.CO
Ragam

Disabilitas Jebolan SLB Bisa Kerja Setara di Alfamart, Merasa Diterima dan Dihargai Potensinya

2 Desember 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Perantau Minang di kantin kereta api Indonesia (KAI) dalam perjalanan mudik Lebaran

Perantau Minang Gabut Mudik Bikin Tanduk Kerbau dari Selimut KAI, Tak Peduli Jadi Pusat Perhatian karena Suka “Receh”

13 Maret 2026
penyiraman air keras.MOJOK.CO

Negara Harus Usut Tuntas Dalang Penyiraman Air Keras ke Aktivis HAM, Jangan Langgengkan Impunitas

16 Maret 2026
Bus ekonomi jalur Jogja Jambi menyiksa pemudik. MOJOK.CO

Ujian Terberat Laki-laki yang Lebih Kejam dari Menahan Rindu: Dihajar Rute Bus Ekonomi Jogja Jambi hingga Terserang “Man Flu”

13 Maret 2026
Mudik Gratis dari BUMN 2026. MOJOK.CO

Mudik Gratis BUMN 2026: Hemat Rp600 Ribu dari Jakarta-Solo Tanpa Pusing Dana THR Berkurang

18 Maret 2026
Hidup mati pekerja Jakarta harus tetap masuk, menerjang arus dari Bekasi

Pekerja Jakarta, Rumah di Bekasi: Dituntut Kerja dan Pulang ke Rumah sampai Nyaris “Mati” karena Tumbang Mental dan Fisik

19 Maret 2026
Kerja di Jakarta, Purwokerto, KRL.MOJOK.CO

Kerja Mentereng di SCBD Jakarta tapi Tiap Hari Menangis di KRL, Kini Temukan Kedamaian Usai Resign dan Kerja Remote di Purwokerto

13 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.