Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Geliat Warga

Cerita Tukang Parkir Alfamart di Wonogiri yang Tidak Mau Mematok Tarif Parkir, Anak Sekolah Gratis Parkir dan Tetap Dibantu!

Rizky Prasetya oleh Rizky Prasetya
27 April 2024
A A
Cerita Tukang Parkir Alfamart di Wonogiri yang Tidak Mau Mematok Tarif Parkir tapi Tetap Membantu Pengendara Parkir

Cerita Tukang Parkir Alfamart di Wonogiri yang Tidak Mau Mematok Tarif Parkir tapi Tetap Membantu Pengendara Parkir

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Mobil cuma ngasih seribu

Mas Didik lalu kembali, memulai percakapan kembali.

Saya bertanya, apakah tidak sayang kalau beliau tidak menarik setiap kendaraan yang parkir. Beliau bercerita, ya nggak apa-apa. Toh pemasukan jadi tukang parkir Alfamart di sini cukup.

“Ya sekitar 60-70 ribu lah, Mas per hari. Tapi nggak tentu, tergantung rame apa nggak. Saya nggak matok tarif, jadinya ya ada mobil yang ngasih seribu, ada yang lima ribu, semuanya saya terima.”

“Mobil mung ngeki sewu, Mas?”

“Itu aja receh, Mas,” sahut ibu penjual siomai.

Mas Didik bilang kalau apa yang dia dapat dari parkir sudah cukup. Dia memang tahu bahwa dia bisa saja dapat lebih banyak, tapi tetap saja dia memilih cara ini. Lagian, uang yang didapat cukup meski dipotong setoran.

“Setorannya ke mana emang, Mas?”

“Ke Dinas xxxx, Mas.”

Harusnya tukang parkir tidak masalah jika tidak diberi

Mas Didik mengaku, sekali pun tak ada masalah dengan Alfamart. Sebagai tukang parkir Alfamart di situ, dia tak pernah dapat tekanan. Pihak manajemen minimarket tersebut mengizinkan. Bahkan, Mas Didik tahu kalau memang ada tulisan parkir gratis.

“Itu dipasang setelah saya markir di situ, Mas. Saya nggak masalah. Dari awal memang suka rela, kan.”

Saya bertanya, apakah beliau nggak cocok dengan cara tukang parkir lain yang meminta uang ke setiap motor. Beliau berhenti sejenak, lalu menjawab, setiap orang punya caranya sendiri. Tapi baginya ya, paling tepat ya suka rela saja, tak perlu mematok tarif parkir. Diberi atau tidak, harusnya tak jadi soal.

Ini senada dengan pernyataan Bastari Akmal, Indomaret Marketing Communication Executive Director. Dikutip dari Kompas, beliau mengatakan bahwa Indomaret tidak membebankan biaya parkir ke konsumen. Tapi, jika merasa terbantu oleh tukang parkir, silakan memberi. Beberapa Indomaret pun sudah membayar retribusi parkir, jadi harusnya pembeli tidak dibebankan untuk membayar parkir.

Reporter: Rizky Prasetya
Editor: Hammam Izzudin

BACA JUGA Nekatnya Pengusaha “Kecil” di Jogja dan Jateng yang Tolak Tukang Parkir Liar, Rela Menggaji Mereka Asal Pelanggan Nyaman

Ikuti berita dan artikel Mojok lainnya di Google News.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 28 April 2024 oleh

Tags: Alfamartprofesisetorantukang parkir
Rizky Prasetya

Rizky Prasetya

Redaktur Mojok. Hobi main game dan suka nulis otomotif.

Artikel Terkait

Tukang parkir coffe shop di Jogja, parkir liar, desa.MOJOK.CO

Tukang Parkir di Desa Lebih Amanah Ketimbang Jukir di Kota, Tak Ada Drama Getok Harga apalagi Makan Gaji Buta

14 April 2026
Kurir Alfagift, layanan Alfamart penyelamat pekerja Jakarta

Alfagift, Penyelamat Pekerja Jakarta dari “Mati” Kelaparan karena Kelelahan dan Tak Punya Teman Makan

4 Maret 2026
Tukang parkir coffe shop di Jogja, parkir liar, desa.MOJOK.CO

Nongkrong di Coffee Shop Jogja Malam Hari, Rela Pulang Pagi demi Hindari Tukang Parkir

16 Februari 2026
alfamart 24 jam.MOJOK.CO

Alfamart 24 Jam di Jakarta, Saksi Para Pekerja yang Menolak Tidur demi Bertahan Hidup di Ibu Kota

14 Januari 2026
Para penyandang disabilitas jebolan SLB punya kesempatan kerja setara sebagai karyawan Alfamart berkat Alfability Menyapa MOJOK.CO

Disabilitas Jebolan SLB Bisa Kerja Setara di Alfamart, Merasa Diterima dan Dihargai Potensinya

2 Desember 2025
banjir sumatera. MOJOK.CO

Bencana di Sumatra: Pengakuan Ayah yang Menjarah Mie Instan di Alfamart untuk Tiga Orang Anaknya

1 Desember 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Slow living boleh kalau tabunganmu nambah 1 miliar tiap bulan (Unsplash)

Slow living itu sekarang jatuhnya kemewahan tapi gaya hidup, yang hanya bisa dinikmati oleh mereka yang tabungannya nambah 1 miliar tiap bulan

13 Agustus 2026
lestarikan budaya.MOJOK.CO

Rayakan HUT ke-81 RI, InJourney Tebar Diskon 81 Persen dan Gelar Pesta Budaya di Destinasi Sejarah Nusantara

10 Agustus 2026
Kebisingan-kebisingan di desa yang sebenarnya wajar tapi kini dipermasalahkan karena narasi desa sebagai tempat slow living ideal MOJOK.CO

Hal-hal Wajar di Desa Jadi Dianggap Mengganggu Gara-gara Narasi Slow Living, Padahal Jadi Bumbu Kehidupan

14 Agustus 2026
ngaji al-qur'an.MOJOK.CO

Promosi Miras Pakai Hafalan Al-Qur’an: Diklaim Lecehkan Agama, Berpotensi Mengulang Blunder Hollywings 

11 Agustus 2026
Apa Salahnya ASN Jualan Nasi Kuning? Gaji Tetap, Kebutuhan Terus Bertambah MOJOK.CO

Apa Salahnya ASN Jualan Nasi Kuning? Gaji Tetap, Kebutuhan Terus Bertambah

12 Agustus 2026
Hadapi 777 cv lamaran kerja untuk 1 posisi. IPK dan nama besar kampus tak penting lagi di mata HR MOJOK.CO

Hadapi 777 CV Lamaran Kerja untuk 1 Posisi, HR Tak Peduli IPK-Asal Kampus karena Urusan di Atas Kertas Bukan Jaminan Etos Kerja

8 Agustus 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.