Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kampus

Cerita Mahasiswa UNESA Asal Bangkalan Madura yang Hanya Dijatah 50 Ribu per Minggu, Kehabisan Bensin di Jalan Sudah Biasa, tapi Tetap Semangat Menjalani Kuliah di Surabaya

Rizky Prasetya oleh Rizky Prasetya
6 Mei 2024
A A
Cerita Mahasiswa UNESA Asal Bangkalan Madura yang Hanya Dijatah 50 Ribu per Minggu, Kehabisan Bensin di Jalan Sudah Biasa, tapi Tetap Semangat Menjalani Kuliah di Surabaya uin jogja, madura

Cerita Mahasiswa UNESA Asal Bangkalan Madura yang Hanya Dijatah 50 Ribu per Minggu, Kehabisan Bensin di Jalan Sudah Biasa, tapi Tetap Semangat Menjalani Kuliah di Surabaya

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Berandai-andai

Berandai-andai punya kehidupan yang lebih baik selalu terlintas di kepala Rohman. Mahasiswa asal Bangkalan Madura ini kerap berandai-andai punya keuangan yang lebih baik, dia bisa punya banyak pilihan dalam hidup. Jika kondisi keuangannya sekarang saja dia bisa kuliah di UNESA, apalagi kalau lebih baik. Pasti dia bisa tembus UNAIR atau kuliah di top 10 universitas terbaik di Indonesia.

Tapi bukan berarti Rohman menderita, hanya saja, dia mengaku kecewa dengan hidup.

“Mungkin yang menderita orang tuaku sih, Mas. Bapak saya rombeng. Dia kan kalo keliling cari rongsokan itu ke perumahan-perumahan orang cina ya mas. Dan sering banget denger cerita dari orang cina kalo anak2 mereka tuh kuliah di UNAIR, ITS, atau UGM. Makanya ortuku tuh juga cukup semangat biayain saya sekolah.”

Rohman mengaku, Bapaknya masih belum move on dari kampus top, salah satunya UNAIR. Padahal Rohman, mahasiswa asal Bangkalan ini tahu betul, keuangan keluarganya tak mampu.

“Bayar SPP SMK saya sebesar 100 ribu per bulan aja usahanya mati-matian, Mas.”

Menerima takdir, meski kecewa pada hidup

Kehidupan, semengerikan apa pun, harus diterima. Hidup harus tetap berjalan, apa pun yang terjadi.

Rohman, mahasiswa UNESA asal Bangkalan Madura ini, menerima takdir, sekalipun kecewa dengan hidup. Lahir dari keluarga miskin juga bukan kesalahan. Besar dari keluarga yang harus mati-matian dari segala hal (ekonomi dan pendidikan) itu lebih menantang, baginya. Setidaknya, dia nantinya bisa mengapresiasi apa pun yang telah capai, karena dia memulainya benar-benar dari nol.

Pengalaman hidupnya yang harus memutar otak bagaimana bisa cukup dengan uang 50 ribu seminggu bikin dia paham, untuk bersyukur, tak melulu melihat ke atas. Sebab, dia mengaku, banyak yang tak seberuntung dirinya. Ada yang tenggelam lebih dalam ketimbang dirinya, ada yang tak melihat cahaya matahari sebanyak dirinya.

Rohman berharap apa yang dia alami bisa jadi perhatian untuk pemerintah. Dia berharap agar program pemerintah bisa diakses kaum-kaum menengah tak sampai seperti dirinya. Kajian tak melulu ke atas, tapi juga perlu liat di bawah. Sebab, nyatanya, banyak yang tak punya akses. 

Reporter: Rizky Prasetya
Editor: Hammam Izzudin

BACA JUGA Cerita Mantan Mahasiswa PBI UNY yang Memilih Cabut Kuliah karena Tak Kerasan, Kini Bahagia Memegang Bisnis Keluarga

Ikuti berita dan artikel Mojok lainnya di Google News.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 6 Mei 2024 oleh

Tags: bangkalan maduraKIPSurabayauang sakuunesa
Rizky Prasetya

Rizky Prasetya

Redaktur Mojok. Hobi main game dan suka nulis otomotif.

Artikel Terkait

Tabiat penumpang KA Sri Tanjung yang bikin jengkel KA Sancaka. MOJOK.CO
Catatan

User Kereta Eksekutif Jengkel dengan Tingkah Random User Kereta Ekonomi, Turun di Stasiun Langsung Dibikin “Prengat-prengut”

14 April 2026
Jurusan Kebidanan Unair tolong saya dari kekecewaan gagal kuliah di Kedokteran. MOJOK.CO
Sekolahan

Tinggalkan Mimpi Jadi Dokter karena Merasa Bodoh dan Miskin, Lulus dari Jurusan Kebidanan Unair Malah Bikin Hidup Lebih Bermakna

6 April 2026
Kereta eksekutif murah selamatkan saya dari neraka kereta ekonomi. MOJOK.CO
Catatan

Penyesalan Kaum Mendang-mending yang Dilema Pakai Kereta Eksekutif hingga Memutuskan Tobat dari Kondisi “Neraka” Kereta Ekonomi

1 April 2026
Kerja Susah di Jogja, Diledek Orang Surabaya Gak Bakal Sukses. MOJOK.CO
Urban

Nekat Tinggalkan Surabaya untuk Meniti Karier di Jogja, Menyesal Tak Dengarkan Nasihat Orang Tua yang Terlanjur Kecewa

31 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Merenungi Tragedi KRL Cikarang usai Peristiwa Daycare Jogja, Potret Nyata Perempuan yang Tetap Berjuang di Tengah Stigma MOJOK.CO

Merenungi Tragedi KRL Cikarang usai Peristiwa Daycare Jogja, Potret Nyata Perempuan yang Tetap Berjuang di Tengah Stigma

28 April 2026
Derita guru CLC di Malaysia. MOJOK.CO

WNI Jadi Guru di Luar Negeri Dapat Gaji 2 Digit, Pulang ke Indonesia Malah Sulit Kerja

23 April 2026
Kos dekat kampus lebih baik bagi mahasiswa

Kos Dekat Kampus: Akal-akalan Mahasiswa “Malas” agar Tak Perlu Bangun Pagi dan Bisa Berangkat Mepet

29 April 2026
Sulitnya menjadi orang dengan attachment style avoidant. MOJOK.CO

Sulitnya Menjadi “Avoidant” Menjelang Usia 25, Takut Terlalu Dekat dengan Orang Lain hingga Pesimis Menikah

24 April 2026
Jogja Financial Festival 2026 Segera Hadir di Jogja- Beri Literasi Keuangan dengan Cara Menyenangkan MOJOK.CO

Jogja Financial Festival 2026 Segera Hadir di Jogja: Beri Literasi Keuangan dengan Cara Menyenangkan

25 April 2026
UU PPRT Menyelamatkan Manusia dari Perbudakan Modern: Harus Kita Rayakan, Meski Jalan Kemenangan Masih Panjang.MOJOK.CO

UU PPRT Menyelamatkan Manusia dari Perbudakan Modern: Harus Kita Rayakan, Meski Jalan Kemenangan Masih Panjang

27 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.