Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Catatan

Sisi Kelam Pekerja TV di Surabaya, Seolah Keren tapi Gaji Cuma Rp1 Juta Bisa Langsung Ludes karena Godaan Mabuk dan Foya-foya

Muchamad Aly Reza oleh Muchamad Aly Reza
9 Juli 2024
A A
Kerja di TV Surabaya, gaji kecil tapi godaannya besar MOJOK.CO

Ilustrasi - Kerja di TV Surabaya, gaji kecil tapi godaannya besar. (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Bekerja di sebuah stasiun TV, terlebih menjadi presenter, tentu menjadi profesi yang membanggakan. Akan tetapi, bekerja di sebuah stasiun TV di Surabaya ternyata memiliki sisi suram yang tak terbayangkan banyak orang.

***

Iklan

Saat terakhir berbincang pada Desember 2023 lalu, Fuadi* (25), bukan nama asli, tengah waswas dengan nasibnya di sebuah stasiun TV Surabaya tempatnya bekerja. Pasalnya, kontraknya saat itu hampir habis dan ia tak tahu ada perpanjangan atau tidak.

“Tapi beruntungnya saat ini masih lanjut perpanjang. Tapi ya belum tahu juga sampai kapan,” ujar Fuadi saat kembali saya hubungi, Senin (8/7/2024) malam WIB.

Di tengah persaingan yang makin ketat, Fuadi beruntung menjadi salah satu presenter yang bertahan di stasiun TV di Surabaya tersebut. Hal itu ia manfaatkan betul untuk meningkatkan kualitas diri agar siapa tahu, entah kapan, ia mendapat sodoran menjadi karyawan tetap. Atau syukur-syukur ia bisa sampai promosi ke TV nasional di Ibu Kota (Jakarta).

Hanya saja, persoalan yang Fuadi hadapi di dunia pertelevisian Surabaya itu masih sama seperti yang ia hadapi di tahun-tahun sebelumnya. Ia memilih bertahan karena memang presenter adalah pekerjaan yang secara pride terbilang mentereng.

Presenter juga menjadi cita-cita Fuadi yang ingin terus ia geluti. Meski profesi tersebut memiliki sisi suram yang jarang terbayangkan di benak banyak orang.

Gaji kerja di TV Surabaya tak sebesar bayangan orang

Sisi suram dari kerja di sebuah stasiun TV di Surabaya yang paling Fuadi soroti adalah persoalan gaji. Sebab, gajinya ternyata di luar ekspektasinya dan mungkin ekspektasi banyak orang di luar sana.

Saat pertama kali masuk ke dunia TV di Surabaya pada akhir 2021. Fuadi mengira bahwa ia akan menerima gaji bulanan di angka UMR Surabaya (Rp4 jutaan lah). Sayangnya yang terjadi tidak seperti itu.

“Ternyata sebulan mungkin cuma (dapat jatah) lima kali siaran karena dibagi dengan presenter lain. Per siaran itu satu jam, dihargai Rp200 ribu,” tutur Fuadi.

Alhasil, dalam sebulan cuma dapat Rp1 juta. Itu perolehan yang ia dapat di rentang akhir 2021-akhir 2022.

Lalu per 2023-2024 ini, Fuadi mendapat tambahan jatah siaran menjadi enam sampai delapan kali dalam sepekan. Dengan harga yang masih sama, yakni Rp200 ribu per siaran. Tapi setidaknya ia bisa mendapat lebih dari Rp1 juta, yakni Rp1,6 jutaan.

Pedihnya, banyak orang menganggap Fuadi berpenghasilan besar. Alhasil, baik teman atau saudaranya di kampung kerap ngutang ke Fuadi dengan angka yang kelewat besar. Ada yang ngutang sampai di angka Rp5 juta, karena mengira gaji Fuadi sebagai presenter di stasiun TV di Surabaya bisa mencapai Rp10 juta.

“Pas aku bilang gajiku nggak segitu, malah dibilang pelit,” gerutu pemuda ramah tersebut.

Iklan

Potensi kena tendang sewaktu-waktu

Fuadi sebenarnya merasa kalau pekerjaannya tersebut sebenarnya tak aman-aman amat. Karena memang selalu ada potensi kena tendang sewaktu-waktu.

Sebab, sistem di stasiun TV Surabaya tempatnya kerja, presenter junior seperti Fuadi hanya mendapat kontrak selama enam bulan. Jika enam bulan habis, maka akan ada evaluasi: layak perpanjang kontrak atau tidak. Jika layak, maka akan dapat perpanjangan enam bulan lagi. Begitu seterusnya.

“Aku terbilang beruntung karena masih bisa sampai sekarang. Tapi ada beberapa teman yang nggak dapat perpanjangan,” jelas Fuadi. Itulah kenapa, selain ada kebanaggaan sebagai presenter TV, di sisi lain ia juga selalu cemas dengan nasibnya setiap masuk bulan keenam masa kontrak.

Terlebih, amat sering stasiun TV di Surabaya tempatnya kerja itu meng-casting calon-calon presenter baru. Jadi tiap ada momen casting, Fuadi langsung cemas tak karuan.

Pontang-panting cari tambahan

Anggap saja gaji Fuadi adalah Rp1,6 juta. Angka yang sesungguhnya sangat pas-pasan untuk bertahan hidup di Surabaya. Oleh karena itu, di luar jadwal siaran, ia juga pontang-panting mencari pemasukan tambahan.

“Enam bulan awal 2024 ini misalnya, aku cukup banyak dapat projek ngisi kelas broadcasting dari sekolah dan kampus-kampus. Itu hasilnya lumayan buat nambah-nambah,” terang Fuadi.

Selain itu, ia juga kerap mengambil job untuk ngisi seminar hingga jadi MC. Mulai dari MC acara instansi maupun pernikahan.

Godaan di dunia TV Surabaya

Gemerlap dunia entertain tentu tak lepas dari godaan. Entah godaan dunia malam atau godaan bergaya hidup hedon.

Fuadi kerap diajak teman-temannya sekantor untuk ngebar (minum-minum bir) di kelab malam di Jogja. Sering juga diajak nongkrong-nongkrong di tempat mahal. Belum lagi godaan foya-foya yang lain. Namun, sejauh ini ia masih bisa menahan diri untuk tidak tergoda, meski harus terima mendapat cap tidak asyik.

“Godaan dalam hal ibadah juga ada. Karena nggak tahu ya, aku salat itu malah jadi bahan ceng-cengan. Dianggap anak saleh lah, apa lah, kan nggak nyaman ya,” keluh Fuadi.

Sempat dalam beberapa momen, Fuadi harus terpaksa tidak salat gara-gara mengikuti mobilitas teman-temannya di kantor tersebut. Tapi semakin ke sini, Fuadi memilih cuek. Pokoknya kalau mau salat ya salat saja, tak memikirkan ceng-cengan dari teman-temannya.

Belum lagi ia juga mengaku pernah mendapat godaan dari salah satu kru yang ternyata gay. Hal tersebut lantaran Fuadi selama ini jomblo, sehingga dikira tidak suka perempuan.

“Ya nggak (tergoda) lah. Aku masih normal. Tapi memang belum berani sama cewek aja, karena gajiku nggak seberapa,” tutupnya.

Penulis: Muchamad Aly Reza
Editor: Hammam Izzuddin

BACA JUGA: Mati-matian Utang demi Lanjut Kuliah di Kampus Surabaya, Ijazah malah Lenyap

Ikuti berita dan artikel Mojok lainnya di Google News.

Terakhir diperbarui pada 10 Juli 2024 oleh

Tags: gaji kerja di tvgaji presenter tvgaji surabayaJawa Timurloker presenter tvloker surabayastasiun tv di surabayaSurabayatv surabayaumr surabaya
Muchamad Aly Reza

Muchamad Aly Reza

Jurnalis Mojok.co asal Rembang, Jawa Tengah. Pernah belajar di S1 Sejarah Peradaban Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Banyak menulis isu sosial, keislaman dan spiritualitas, pendidikan kritis, dan realitas sehari-hari. Mengisi waktu dengan membaca buku, nonton film, dan traveling.

Artikel Terkait

Dhia Hana Putri Saraswati mahasiswa Umsura dan Unair. MOJOK.CO
Sekolahan

Kena Mental Kuliah di Umsura dan Unair Sekaligus, Puluhan Kali Ingin Menyerah tapi Kuat karena Ajaran Muhammadiyah

5 Juni 2026
Usai lulus SMA jadi fotografer di Kota Lama Surabaya. MOJOK.CO
Urban

Jadi Fotografer Lepas di Kota Lama Surabaya usai Lulus SMA, Gaji Tak Seberapa asal Bisa Menabung untuk Masa Depan yang Lebih Cerah

4 Juni 2026
Latihan Lawan Pria dan Mentalitas Tak Kenal Puas Jadi Resep Rahasia Tim Putri Ubaya Dominasi Campus League 2026 Regional Surabaya.MOJOK.CO
Kabar

Latihan Lawan Pria dan Mentalitas Tak Kenal Puas Jadi Resep Rahasia Tim Putri Ubaya Dominasi Campus League 2026 Regional Surabaya

30 April 2026
Tabiat penumpang KA Sri Tanjung yang bikin jengkel KA Sancaka. MOJOK.CO
Catatan

User Kereta Eksekutif Jengkel dengan Tingkah Random User Kereta Ekonomi, Turun di Stasiun Langsung Dibikin “Prengat-prengut”

14 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

“A Decade of Leisures”, Perayaan 10 Tahun Land of Leisures dengan Tujuan Memperkuat Ekosistem Kreatif Lokal

“A Decade of Leisures”, Perayaan 10 Tahun Land of Leisures dengan Tujuan Memperkuat Ekosistem Kreatif Lokal

19 Juni 2026
Bagi Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Dahlan Iskan, iklim investasi di Jateng sangat cocok bagi pengusaha untuk investasi MOJOK.CO

Iklim Investasi di Jawa Tengah Menarik Hati, Bikin Puluhan Pengusaha Melirik untuk Kolaborasi

19 Juni 2026
Gotong Royong ala Serigala Putih: Napas Kultural Uzbekistan di Pentas Piala Dunia.MOJOK.CO

Sepak Bola Gotong Royong Bernama Mahalla, Senjata Taktis Uzbekistan di Piala Dunia

17 Juni 2026
Gubernur Jawa Tengah imbau warga Jateng terbuka saat Sensus Ekonomi 2026 MOJOK.CO

Imbauan buat Warga Jateng saat Sensus Ekonomi 2026: Harus Terbuka karena Penting, Data Pribadi bakal Dijaga Kerahasiaannya

18 Juni 2026
Membaca Serial Upin Ipin Lewat Kacamata Karl Marx: Kenapa Mulut Fizi Pengen Ditabok dan Ehsan Adalah Borjuis Kampung MOJOK.CO

Membaca Serial Upin Ipin Lewat Kacamata Karl Marx: Kenapa Mulut Fizi Pengen Ditabok dan Ehsan Adalah Borjuis Kampung

17 Juni 2026
siswa sekolah.MOJOK.CO

Sisi Lain AI yang Melemahkan Nalar Siswa: Kesulitan Calistung, Tak Bisa Membaca Jam, hingga Sulit Mengingat Materi Pelajaran

17 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.