Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Catatan

Warung Soto Sawah Khas Jogja Sejak 1950, Dapat Pesan Khusus Saat Dikunjungi Presiden Soekarno

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
23 Februari 2024
A A
warung soto sawah bu hadi jogja pernah dikunjungi presiden soekarno.MOJOK.CO

Ilustrasi soto (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Warung Soto Sawah Ayam Kampung Bu Hadi masuk salah satu jajaran kuliner legendaris di Jogja. Bahkan, warung yang sudah eksis sejak 1950-an ini pernah disambangi dan dapat pesan khusus dari Presiden Soekarno.

Soto memang kuliner favorit orang Indonesia. Kehangatan dan kuah kaya rempahnya memang cocok jadi pengganjal perut di pagi hari. Seperti pada Jumat (23/02/2024) pagi, sebuah warung soto sederhana di Jalan Perumnas, Seturan, Sleman jadi tempat pilihan saya untuk mengisi amunisi sebelum bekerja.

Saat sedang menyantap soto yang gagraknya terasa seperti dari Jawa Timur karena pakai koya, saya teringat pengalaman berkunjung Soto Sawah Bu Hadi di Jalan Soragan, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul. Racikan soto di sana, terasa begitu berbeda dengan yang sedang saya santap pagi itu. Pasalnya, Soto Sawah Bu Hadi menghadirkan bumbu yang indentik dengan Jogja yakni manis.

Kunjungan ke Warung Soto Sawah Bu Hadi jadi liputan yang unik karena sisi historisnya. Pada kunjungan beberapa waktu silam, saya agak heran dengan pajangan foto Presiden Soekarno yang terpajang persis di sebelah pintu masuk. Awalnya, saya kira itu hanya sekadar hiasan, tapi ternyata ada makna mendalam dari foto sosok yang katanya pernah mengunjungi cikal bakal warung ini.

Meski legendaris dan parkirannya penuh mobil, harga menu-menu di Soto Sawah masih relatif terjangkau. Seporsi soto ayam harganya Rp12 ribu dan soto sapi Rp14 ribu.

Soal cita rasa, kaldu ayamnya terasa nikmat dengan potongan ayam kampung kecil-kecil, tapi cukup memenuhi bagian atas sajian. Ada potongan perkedel kentang yang turut tersaji.

seporsi soto sawah bu hadi jogja.MOJOK.CO
Seporsi Soto Sawah Bu Hadi (Hammam Izzuddin/Mojok.co)

Selepas menandaskan sotonya, saya lantas berbincang dengan sosok Andri Nuryanto (35), pengelola Warung Soto Sawah Bu Hadi. Lelaki ini merupakan generasi keempat pengelola warung. Istrinya, Sri Warsiati, merupakan cucu dari Mbah Hadi yang namanya melekat pada soto ini.

“Tapi sebenarnya, soto ini sudah dirintis sejak mbah buyut kami, orang tua dari Mbah Hadi,” kata Andri.

Kunjungan Soekarno ke Warung Soto Mbah Hadi membawa pesan khusus

Mbah buyut tersebut bernama Kromoinangun. Sosok yang menurut cerita turun temurun sempat menyajikan soto ke Presiden Soekarno pada dekade 1950-an. Hal itu terjadi saat warung soto ini masih berupa gedek bambu di tengah sawah.

“Mbah Hadi bercerita kalau dulu Pak Karno pernah ke sini. Saat warungnya masih gedhek di tengah sawah,” kenangnya.

Menurut cerita yang ia dengar, pada dekade 1950-an dan sedang berada di Jogja, Sukarno melakukan perjalanan di sekitar Soragan. Ia lantas tertarik dengan sebuah warung yang benar-benar berdiri sendiri di tengah persawahan.

“Lalu katanya beliau mampir. Sempat mencicipi soto dan ngobrol singkat,” terangnya.

soto sawah jogja.MOJOK.CO
Andri dan keluarganya yang kini mengelola Soto Sawah Bu Hadi (Hammam Izzuddin/Mojok.co)

Sang istri, Sri Warsiati yang baru bergabung lantas menambahkan cerita. Neneknya pernah berujar bahwa proklamator kemerdekaan RI itu berpesan agar usaha ini perlu dikembangkan.

“Beliau juga berpesan agar resepnya diwariskan ke generasi selanjutnya,” terangnya. Pesan itu keluarganya pegang sampai melewati empat generasi.

Iklan

Sri lantas menyayangkan, andai saja saya hadir jauh-jauh waktu, cerita lengkap bisa diceritakan oleh Mbah Hadi. Neneknya itu telah tutup usia pada awal tahun 2022 silam.

Memang sulit untuk memverifikasi hal tersebut lantaran tidak ada dokumentasi kunjungan di era itu. Namun, kisah kunjungan itu telah tersebar turun temurun di keluarga ini.

Presiden Jancukers juga pernah mengunjungi Soto Sawah

Selain kunjungan Sukarno yang terus terkenang di keluarga, sebenarnya banyak pejabat dan pesohor yang kerap menyicip Soto Sawah. Rano Karno, Andy F Noya, dan beberapa figure publik lain pernah berkunjung. Bahkan, Sri Sultan HB X sejak sebelum naik takhta, juga ia sebut menjadi pelanggan Soto Sawah.

“Dulu juga banyak menteri yang kalau ke Jogja, sering mampir soto. Bahkan Mbah Hadi dulu pernah dapat pesanan untuk mengirim soto ke para menteri saat sedang di Bandara Adi Sutjipto,” terang sang cucu. Menteri-menteri era Soeharto yang disebut pernah berkunjung di antaranya Ali Murtopo dan Amir Machmud.

Sebenarnya ada satu lagi sosok presiden yang pernah berkunjung ke Soto Sawah, puluhan tahun setelah lawatan Presiden Soekarno. Ia memang bukan presiden Indonesia atau negara lain. Melainkan sosok yang mendaku diri sebagai Presiden Jancukers.

“Iya, Mbah Sujiwo Tejo juga pernah berkunjung. Beliau presiden juga kan, tapi presiden yang lain,” ujar Andri terkekeh.

Kisah panjang yang telah dilewati Warung Soto Mbah Hadi membuat Andri dan Sri Warsiati ingin terus menjaga warisan ini. Termasuk, menjaga foto Presiden Soekarno, karena Mbah Hadi berwasiat agar foto itu terus terpajang selama warung bertahan.

Reporter: Hammam Izzuddin
Editor: Agung Purwandono

Baca Juga Tahu Guling Mbah Joyo: Berani Tolak Ajakan Presiden Soeharto dan Kerabatnya Gara-gara Suka Mabuk

Cek berita dan artikel Mojok lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 24 Februari 2024 oleh

Tags: Kuliner Jogjapresiden soekarnoSoekarnoSotosoto sawahwarung sotowarung soto sawah bu hadi
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

Cerita perintis bukan bocil pewaris yang lulus SMK langsung bayar utang keluarga, pecel lele di jogja, omzet pecel lele. MOJOK.CO
Urban

Dihina Tetangga dan Teman karena Cuma Kerja Kasar dan Menempati “Kosan Bedeng” di Jogja, padahal Penghasilan Rp30 Juta Sebulan hingga Mampu Kuliahkan Adik

15 Februari 2026
3 Kuliner Jogja yang Tidak Lagi Merakyat- Mahal dan Berjarak (Wikimedia Commons)
Pojokan

3 Kuliner Jogja yang Tidak Lagi Merakyat: Ketika Lidah Lokal yang Murah Direbut oleh Lidah Wisatawan yang Dipaksa Mahal

11 Februari 2026
Harga Paha Atas Olive Chicken Naik, Warga Jogja Resah (Unsplash)
Pojokan

Keresahan Warga Jogja di Balik Kabar Kenaikan Harga Menu Paha Atas Olive Chicken

12 Desember 2025
5 Kasta Lotek Enak di  Jogja, Silakan Coba dan Buktikan Mojok.co
Pojokan

5 Kasta Lotek Enak di  Jogja, Silakan Coba dan Buktikan

1 November 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mudik ke desa pakai motor setelah bertahun-tahun merantau di kota seperti Jakarta jadi simbol perantau gagal MOJOK.CO

Mudik ke Desa Naik Motor usai Merantau di Kota: Dicap Gagal, Harga Diri Diinjak-injak karena Tak Sesuai Standar Sukses Warga

26 Februari 2026
Pakai hp android Samsung S26 terintimidasi user iPhone. Tapi tak berpaling karena Samsung lebih berguna dari iPhone yang hanya memperdaya pengguna MOJOK.CO

Pakai Samsung Terintimidasi User iPhone, Tak Berpaling karena Lebih Berguna dari iPhone yang Memperdaya Penggunanya

26 Februari 2026
Yang paling berat dari mudik lebaran ke kampung halaman bukan pertanyaan kapan nikah atau dibandingkan di momen halal bihalal reuni keluarga, tapi menyadari orang tua makin renta dan apa yang terjadi setelahnya MOJOK.CO

Hal Paling Berat dari Mudik Bukan Pertanyaan atau Dibandingkan di Reuni Keluarga, Tapi Ortu Makin Renta dan Situasi Setelahnya

27 Februari 2026
Kuliah online di universitas terbuka: meski tak ngampus tapi dirancang serius untuk mudahkan mahasiswa, meski diserang hacker MOJOK.CO

Kuliah Online di Universitas Terbuka (UT): Meski Tak Ngampus tapi Tak Asal-asalan, Sering Diserang Hacker tapi Tak Mempan

23 Februari 2026
Perfeksionis

Derita Jadi Orang Perfeksionis: Dianggap Penuh Kesempurnaan, padahal Harus Melawan Diri Sendiri agar Tak Kena Mental

27 Februari 2026
Vokal kritisi kebijakan uin alauddin makassar, berujung fatal. MOJOK.CO

Pahitnya Jadi Mahasiswa Kritis di UIN Makassar: Berujung Skors, Beasiswa Dicabut, hingga Kecewakan Orang Tua yang Seorang Guru Honorer

24 Februari 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

25 Februari 2026
Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026
Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

21 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.