Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Catatan

Kesal dengan Karnaval 17 Agustus, Doorprize-nya “Beri Kesialan Seumur Hidup”

Aisyah Amira Wakang oleh Aisyah Amira Wakang
5 Agustus 2025
A A
kupon doorprize nggak guna saat karnaval. MOJOK.CO

ilustrasi - Sesal Peserta Karnaval, Sudah Mati-matian Biar Dapat Doorprize tapi Tak Pernah Beruntung hingga Merasa Jadi Manusia Paling Sial. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Sial saat mengambil undian

Jelang karnaval 17 Agustus nanti, panitia di kampungnya sudah menyiapkan berbagai lomba. Okto sendiri berkeinginan mengikuti lomba catur karena dia merasa jago dan pernah meraih juara 2 saat SMA tingkat kabupaten.

Sebelum lomba, panitia melakukan undian untuk menentukan lawan pertama mereka. Apes bagi Okto karena pada undian tersebut ia harus melawan sosok paling ahli.

“Gw ketemunya bos terakhir, yakni Pak RW. Gw sibuk nulis, dia sibuk latihan fork (taktik garpu dalam catur) tiap malam di pos ronda,” ujar Okto.

Okto sendiri sudah tak terlalu berharap karena kejadian seperti ini tak terjadi satu kali. Saat karnaval 17 Agustus tahun lalu, ia mengambil undian yang sama yakni melawan sosok paling ahli. Padahal, sebelumnya ia sudah berdoa dan mewanti-wanti agar tak melawan Pak RW. 

Kali ini, Okto hanya ingin menikmati permainan saat karnaval 17 Agustus nanti. Sudah lama ia tidak bermain catur, tapi kalau langsung ditantang oleh yang ahli kepercayaan diri Okto jadi menurun. Padahal, ia tidak ingin bermain demi mendapatkan hadiah.

“Intinya gw udah sering nggak dapat doorprize, sampai nggak pernah berharap lagi. Jadi mental mulai yakin bahwa semuanya tuh palsu. Bisa saja setting-an panitia,” ucap Okto.

Dapat doorprize berujung penipuan

Kecurigaan Okto bukannya tak berdasar dan bisa jadi wajar. Menurut penelusuran Mojok di berbagai sumber, penyelenggaraan doorprize tak terhindar dari masalah. Tak jarang masyarakat yang berharap mendapatkan doorprize justru mengalami penipuan. 

Misalnya, kasus warga di Lampung yang tertipu puluhan juta setelah diumumkan sebagai peserta penerima doorprize. Saat itu, ia dan istrinya sedang asyik jalan-jalan di sebuah mal. Mereka tertarik dengan sebuah booth yang menawarkan kompor induksi listrik dengan harga murah yakni Rp2 juta.

Ia juga mendapat kupon dan memasukkannya ke kotak. Tak lama setelah melakukan transaksi dan menunggu pengantaran barang, ia mendapat telepon dari seorang supervisi booth berinisial IR.

“Saya dikabari mendapat doorprize berupa 1 unit sepeda motor matic,” kata pemuda itu, dikutip dari Kompas.com, Selasa (5/8/2025).

IR kemudian menjelaskan sejumlah syarat yang harus dipenuhi, termasuk membayar biaya tambahan untuk mengambil hadiah tersebut. Totalnya sampai Rp30 juta tapi saat dihubungi kembali IR sudah hilang tanpa jejak. Booth yang ada di mal juga sudah raib.

Kejadian ini membuat saya sadar bahwa dunia ini seringkali tidak adil. Kadang-kadang, ada yang sangat berharap tapi ada orang lain yang mendapat kejutannya. Atau seperti kasus penipuan tadi, sesuatu yang baik bagimu belum tentu baik di mata Tuhan. 

Penulis: Aisyah Amira Wakang

Iklan

Editor: Muchamad Aly Reza

BACA JUGA: Tak Ikut Latihan Karnaval Sound Horeg karena Fokus Kerja dan Hidup Damai bareng Keluarga: Berujung Dilabrak, Didenda, hingga Dikucilkan di Desa atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 6 Agustus 2025 oleh

Tags: 17 agustusdoorprizehadiah lombakarnavalpenipuanpilihan redaksi
Aisyah Amira Wakang

Aisyah Amira Wakang

Jurnalis Mojok.co asal Surabaya. Pernah menempuh pendidikan di S1 Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Menaruh perhatian pada isu pendidikan, sosial, perkotaan, dan kelompok-kelompok marjinal. Di luar rutinitas liputan mengisi waktu dengan berlari dan menjelajah alam.

Artikel Terkait

Lebaran, mudik, s2.MOJOK.CO
Edumojok

Bawa Pulang Gelar S2 Saat Mudik ke Desa Dicap Gagal, Bikin Tetangga “Kicep” Usai Buatkan Orang Tua Rumah

13 Maret 2026
Orang Minang Merantau ke Jogja: Iman Kuliner Saya Runtuh karena Gula Jawa Membuat Rendang Asli jadi Terasa Asin Saja MOJOK.CO
Esai

Orang Minang Merantau ke Jogja: Iman Kuliner Saya Runtuh karena Gula Jawa, Rendang Asli jadi Terasa Asin Saja

13 Maret 2026
Pendidikan karakter Sunan Ampel di Pesantren Ampeldenta Surabaya melalui halal food dan halal living MOJOK.CO
Lipsus

Rasa Sanga (6): Melalui Halal Food dan Halal Living, Sunan Ampel Membentuk Karakter Generasi Islam Berkualitas

13 Maret 2026
mahasiswa penerima beasiswa KIP Kuliah ISI Jogja dihujat. MOJOK.CO
Edumojok

Sisi Lain Penerima KIP Kuliah yang Tak Dipahami Para Mahasiswa “Polisi Moral”, Dituntut Untuk Selalu Terlihat Miskin dan Menderita

12 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ilustrasi mudik lebaran, perumahan.MOJOK.co

Enaknya Lebaran di Perumahan Kota yang Tak Dirasakan Pemudik di Desa, Dianggap Kesepian padahal Lebih Tenang

11 Maret 2026
Sarjana Jurusan Agribisnis jualan keripik buah. MOJOK.CO

Sibuk Jualan Sambil Kuliah daripada Jadi Mahasiswa “Kura-kura”, Lulusan Agribisnis Ini Sukses Dagang Keripik sampai Luar Negeri

11 Maret 2026
Orang Minang Merantau ke Jogja: Iman Kuliner Saya Runtuh karena Gula Jawa Membuat Rendang Asli jadi Terasa Asin Saja MOJOK.CO

Orang Minang Merantau ke Jogja: Iman Kuliner Saya Runtuh karena Gula Jawa, Rendang Asli jadi Terasa Asin Saja

13 Maret 2026
lolos snbp, biaya kuliah ptn.MOJOK.CO

Senyum Palsu Anak Pertama Saat Adik Lolos PTN Impiannya, Pura-Pura Bahagia Meski Aslinya Penuh Derita dan Pusing Mikir Biaya

10 Maret 2026
Sate Klatak Kasta Tertinggi Makanan Khas Jogja, Jauh Mengungguli Gudeg dan Bakmi Jawa yang Sering Dikeluhkan Manis Itu Mojok.co

Sate Klatak Kasta Tertinggi Makanan Khas Jogja, Jauh Mengungguli Gudeg dan Bakmi Jawa yang Sering Dikeluhkan Manis

12 Maret 2026
Seorang kakak (anak perempuan pertama) kerja keras jadi tulang punggung keluarga gara-gara ortu miskin dan adik tidak tahu diri MOJOK.CO

Anak Perempuan Pertama Mengorbankan Masa Muda demi Hidupi Orang Tua Miskin dan Adik Tolol, Tapi Tetap Dihina Keluarga

11 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.