Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Catatan

Liburan di Taman Remaja Surabaya Terasa Pilu Saat Kehilangan “Harta yang Paling Berharga”

Aisyah Amira Wakang oleh Aisyah Amira Wakang
27 Maret 2025
A A
Taman Remaja Surabaya alias THR. MOJOK.CO

ilustrasi - kereta ulat ikonik di Taman Remaja Surabaya. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

“Kehilangan” anak di Taman Remaja Surabaya

Kalau saya kehilangan uang, seorang laki-laki dewasa asal Surabaya pernah kehilangan anaknya yang berusia 10 tahun di TRS. Ceritanya begini, laki-laki tersebut mendampingi putri bungsunya yang ikut lomba pembacaan puisi Bahasa Jawa di THR.

Setelah putrinya tampil, ia mengajak putri bungsu dan anak pertamanya pergi bermain. Anak pertamanya ingin mencoba wahana roller coaster. Namun, karena tinggi putri bungsunya belum memenuhi syarat maka ia tidak diperbolehkan main oleh petugas.

Saat itulah, putri bungsunya hilang dari pengawasan bapak tersebut. Ia terlalu fokus melihat anak sulungnya bermain roller coaster hingga tak sadar jika putri bungsunya menjauh dari area tersebut karena kesal.

Dengan perasaan gelisah, bapak itu datang ke pusat informasi untuk melaporkan anaknya yang hilang. Petugas pun langsung mengumumkan nama dan ciri-ciri anak tersebut lewat pengeras suara, sehingga terdengar di seantero THR.

“Waktu itu aku balik ke gerombolan teman-teman, sambil lihat pementasan. Tiba-tiba guruku datang dan bilang kalau aku lagi dicari,” kenang Nabila (24) semasa kecil, Rabu (26/3/2025).

“Eh, pas sudah ketemu aku malah ditoyor dari belakang. Bapakku marah-marah ‘nak ndi ae awakmu iku?!’ (kemana saja kamu itu),” ucap Nabila sambil terkekeh.

Taman bermain impian

Kenangan itu menjadi cerita lucu saya dan Nabila di TRS. Taman hiburan rakyat yang sudah ada sejak tahun 1971 itu akhirnya tutup pada tahun 2018. Seluruh wahananya terbengkalai. Termasuk Si Ulil, kereta berbentuk ulat yang ikonik di TRS itu sudah tak lagi beroperasi.

Palang bertuliskan “Pelanggaran Perda Kota Surabaya Nomor 23 Tahun 2012” membekukan TRS. Taman favorit warga Kota Surabaya itu tersegel garis polisi. Hingga 5 tahun bergulir, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akhirnya meresmikan TRS kembali.

Pemkot Surabaya telah membuka lahan eks TRS di Jalan Kusuma Bangsa Surabaya sejak Agustus 2024 lalu. Ia mengubah namanya menjadi Surabaya Expo Center (SBEC). Di sana, masyarakat bisa menikmati pasar rakyat hingga konser musik.

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga, serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya, Heri Purwadi menginfromasikan, SBEC dibuka mulai pukul 15.00 hingga 22.00 WIB. 

“Ini adalah tempat yang diidam-idamkan, sebab Wali Kota Eri Cahyadi berinisiatif menjadikan tempat itu agar bisa meningkat PAD (Pendapatan Asli Daerah),” ujar Heri dikutip melalui laman resmi Dinas Kominfo Provinsi Jawa Timur, Kamis (27/3/2025).

Meski sudah dibuka dengan nama baru, SBEC terasa asing bagi saya, Habibah, dan Nabila. TRS tetap menjadi tempat favorit warga Surabaya pada masanya, mulai dari kenangan sial dan bahagia. Dari TRS-lah kami belajar, betapa pentingnya menjaga “harta berharga”.

Penulis: Aisyah Amira Wakang

Iklan

Editor: Muchamad Aly Reza

BACA JUGA: Taman Prestasi, Pilihan Main Warga Surabaya yang “Berjarak” dari Kemewahan Mal atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 28 Maret 2025 oleh

Tags: destinasi wisata di Surabayataman bermaintaman hiburan rakyatTaman Remaja SurabayathrTRS
Aisyah Amira Wakang

Aisyah Amira Wakang

Artikel Terkait

THR ludes, libur lebaran selesai, sementara gajian masih lama. Kembali ke perantauan dengan penuh keprihatinan MOJOK.CO
Ragam

THR Ludes sementara Gajian Masih Lama, Kembali ke Perantauan dengan Nelangsa dan Hidup dalam Keprihatinan

6 April 2025
SOBSI dan Kisah Perjuangan Buruh Mendapatan THR
Video

SOBSI dan Kisah Perjuangan Buruh Mendapatan THR

5 April 2025
Ormas palak THR ke pedagang: cemburu gara-gara elite pamer kemewahan MOJOK.CO
Ragam

Mengapa Ormas Palak THR: Kerja Tak Menentu, Dibuat Cemburu Para Elite yang Pamer Hidup Mewah

29 Maret 2025
Keluh kesah orang yang kerja matia-matian, tapi uang malah ludes buat THR lebaran MOJOK.CO
Ragam

Membenci Tradisi Bagi-bagi THR: Kerja Mati-matian tapi Rela Gaji Ludes buat THR, Malah Dihujat Saudara Tak Tahu Diri

28 Maret 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

kekerasan kepada siswa.MOJOK.CO

Adu Jotos Guru dan Siswa di SMKN 3 Tanjung Jabung Timur Akibat Buruknya Pendekatan Pedagogis, Alarm Darurat Dunia Pendidikan 

15 Januari 2026
alfamart 24 jam.MOJOK.CO

Alfamart 24 Jam di Jakarta, Saksi Para Pekerja yang Menolak Tidur demi Bertahan Hidup di Ibu Kota

14 Januari 2026
indonesia masters, badminton, bulu tangkis.MOJOK.CO

Indonesia Masters 2026: Cerita Penonton Layar Kaca Rela Menembus 3 Jam Macet Jakarta demi Merasakan Atmosfer Tribun Istora

20 Januari 2026
sate taichan.MOJOK.CO

Menurut Keyakinan Saya, Sate Taichan di Senayan adalah Makanan Paling Nanggung: Tidak Begitu Buruk, tapi Juga Jauh dari Kesan Enak

20 Januari 2026
Luka perempuan pekerja Surabaya, jadi tulang punggung keluarga gara-gara punya kakak laki-laki tak guna MOJOK.CO

Luka Perempuan Pekerja Surabaya: Jadi Tulang Punggung Keluarga, Duit Ludes Dipalak Kakak Laki-laki Nggak Guna

17 Januari 2026
Mie ayam di Jakarta jadi saksi para pekerja berusaha tetap waras meski penuh beban hidup MOJOK.CO

Mie Ayam di Jakarta, Saksi Pekerja Berusaha Waras setelah Berkali-kali Nyaris Gila karena Kerja dan Beban dari Orang Tua

14 Januari 2026

Video Terbaru

Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

Air dari Perut Bumi: Gua Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

18 Januari 2026
Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.