Pemain Timnas Putri U-16 Yordania, Alma Odai, menjadi salah satu buruan utama suporter remaja di Srikandi Merdeka Cup 2026. Selain bermain lincah, penampilannya dianggap mirip Marc Cucurella, pemain Real Madrid yang baru saja membawa Timnas Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026.
***
SERATUSAN remaja putra dan putri berdesak-desakan di depan Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Jumat (21/8/2026). Mereka menunggu para pemain timnas putri U-16 dari berbagai negara keluar dari stadion.
Beberapa petugas keamanan meminta para suporter remaja tersebut tidak saling mendorong. Pagar besi yang menjadi pembatas tampak bergoyang akibat desakan mereka.
Alma Odai, pemain mirip Marc Cucurella yang jadi buruan fans
Begitu para pemain Yordania keluar dari stadion dan berjalan menuju bus, para remaja itu serentak meneriakkan satu nama.
“Alma! Alma!”
Di antara para pemain asing yang berlaga di Srikandi Merdeka Cup 2026, Alma Odai memang termasuk yang paling menyita perhatian. Bukan hanya karena permainannya, melainkan juga rambut ikalnya yang mengembang dan langsung mengingatkan penonton kepada bek Real Madrid sekaligus Timnas Spanyol, Marc Cucurella.

Seperti Cucurella, Alma Odai bermain penuh energi, agresif mengejar bola, dan berani berduel dengan beberapa pemain sekaligus. Penyerang Yordania itu kerap bergerak cepat dari sisi kiri. Rambut ikalnya bergoyang setiap kali ia berlari.
Saat Indonesia bertemu Yordania pada babak semifinal, setiap Alma menguasai bola, suporter Indonesia di tribune berteriak meminta para pemain Garuda Pertiwi segera menghentikan larinya atau menyapu bola dari kakinya.
Tidak mengherankan apabila banyak suporter Indonesia ingin sekadar berfoto atau meminta tanda tangannya. Mereka mengacungkan berbagai barang, mulai dari kaus, sepatu, spidol, hingga ponsel ke arah para pemain Yordania.
Permintaan fans: Mulai tanda tangan di kaos hingga casing HP
Usaha tersebut membuahkan hasil. Alma Odai, yang namanya terus diteriakkan, akhirnya mendekati kerumunan. Ia melayani para suporter yang ingin berswafoto serta memberikan tanda tangan pada kaus dan sepatu.
Ketika seorang remaja menyodorkan casing ponsel, Alma sempat tidak memahami maksudnya. Seorang pendamping kemudian memberitahunya bahwa remaja tersebut meminta tanda tangan pada casing itu.
“Akhirnya dapat,” kata Ahza (15), remaja asal Kudus, sambil menunjukkan casing ponselnya yang telah ditandatangani Alma.
Ahza mulai mengidolakan Alma setelah menyaksikan pertandingan Yordania melawan Singapura. Dalam pertandingan tersebut, Yordania menang 3-1 dan Alma mencetak satu gol.
“Mainnya itu loh, lincah, larinya cepat,” ujar Ahza.
Ia hampir selalu menyaksikan pertandingan Srikandi Merdeka Cup 2026 bersama kakaknya, Shira (20), dan kedua orang tuanya.
Pemain Thailand di Srikandi Merdeka Cup disukai karena lucu-lucu

Sore hari sebelumnya, setelah pertandingan Thailand melawan Malaysia, para suporter remaja juga memadati area yang akan dilalui para pemain. Banyak di antara mereka ingin meminta tanda tangan pemain Malaysia, terutama penyerang bernomor punggung 21, Lim You.
Lim You menjadi salah satu pemain yang paling mencuri perhatian selama turnamen. Ia mencetak tujuh gol saat Malaysia mengalahkan Arab Saudi 9-0 sekaligus menempatkan namanya di jajaran teratas daftar pencetak gol Srikandi Merdeka Cup 2026.
Sayangnya, bus pemain Malaysia terparkir cukup jauh dari posisi para suporter. Mereka justru berada lebih dekat dengan bus yang akan membawa para pemain Thailand.
Begitu para pemain Thailand berjalan menuju bus, berbagai teriakan dilontarkan untuk menarik perhatian mereka. Salah satu yang paling bersemangat adalah Neila (13). Ia terus memanggil para pemain Thailand yang berjalan di hadapannya.
Neila tidak hafal nama para pemain tersebut. Oleh karena itu, ia menggunakan bahasa yang paling mudah dipahami oleh semua orang: bahasa tubuh. Ia melambaikan ponselnya sambil memberi isyarat meminta foto.
Neila datang bersama enam teman sekolahnya dari SMPN 2 Kudus. Mereka adalah Verly (13), Keysa (13), Arka (13), Lana (14), Tika (13), dan Arum (14).

Teriakan mereka tidak sia-sia. Beberapa pemain Thailand yang baru saja mengalahkan Malaysia 5-1 menghampiri dan melayani permintaan para suporter.
“Soalnya mereka imut, orangnya lucu-lucu,” kata Neila.
Verly menambahkan bahwa para pemain Thailand terlihat cantik dan memiliki penampilan yang menarik.
“Rambutnya lucu-lucu, dikucir bagian atasnya,” ujar Verly sambil tertawa.
Ketujuh remaja tersebut tidak pernah absen menyaksikan Srikandi Merdeka Cup 2026 sejak pertandingan pertama pada 14 Agustus 2026. Menurut Neila, hampir setiap hari mereka berusaha mendekati para pemain dari berbagai negara untuk meminta foto.
Namun, keinginan tersebut tidak selalu terpenuhi. Menjelang turnamen berakhir, mereka akhirnya tidak hanya dapat melambaikan tangan dari kejauhan, tetapi juga bersalaman dan meminta tanda tangan pemain.
“Tadi sebenarnya ingin foto sama pemain-pemain Malaysia, tapi nggak bisa karena mereka langsung masuk bus,” kata Neila dengan nada kecewa.
Ia dan teman-temannya akhirnya hanya dapat melambaikan tangan dari balik pagar ketika bus yang membawa para pemain Malaysia meninggalkan Supersoccer Arena.
Penulis: Agung Purwandono
Editor: Muchamad Aly Reza
BACA JUGA: Timnas Putri U-16 Indonesia Bungkam Yordania 3-0, Thailand Menanti di Final Srikandi Merdeka Cup

















