Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kotak Suara

Tren Pemilu 2024 Berubah, Cak Imin Bisa jadi Faktor Penentu Pilpres

Yvesta Ayu oleh Yvesta Ayu
5 Juni 2023
A A
cak imin pilpres mojok.co

Para pakar politik menyampaikan paparan dalam Diskusi "Pemilu 2024: Tantangan Repolitisasi dan Menakar Kepemimpinan" di UGM, Senin (05/06/2023). (yvesta ayu/mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Cak Imin disebut bisa menjadi faktor penentu di Pilpres 2024 jika mampu memainkan langkah yang tepat. Hasil Survei PolMark terbaru menunjukkan potensi keterpilihannya.

Kontestasi politik 2024 semakin memanas. Tak hanya Ganjar Pranowo yang namanya semakin mencuat di berbagai survei menggantikan posisi Jokowi tahun depan, nama-nama kandidat lain juga menguat.

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar atau Cak Imin ternyata bisa menjadi kuda hitam dalam pertarungan pilpres mendatang. Hasil Survei PolMark Research Center di 78 daerah pemilihan (dapil) DPR RI se-Indonesia, kecuali enam provinsi di pulau Papua, nama Cak Imin mengemuka.

Giat Cak Imin dalam penggalangan elektoral di Jawa Timur yang masif berbuah manis dan tidak sia-sia. Ini terlihat dalam survei PolMark yang melibatkan 62.480 responden dengan metode multistages random sampling, dengan margin of error plus minus 0,4 persen. Cak Imin menjadi kandidat yang menonjol sehingga bisa jadi penentu hasil akhir pilpres di Indonesia.

“[Dalam survei itu], Cak Imin hanya berada di bawah Ganjar, Prabowo, dan di atas kandidat lainnya, termasuk Anies dan Khofifah,” papar CEO PolMark Indonesia, Eep Saifulloh dalam Diskusi “Pemilu 2024: Tantangan Repolitisasi dan Menakar Kepemimpinan” di UGM, Senin (05/6/2023).

Elektabilitas naik

Menurut Eep, secara nasional elektabilitas Cak Imin cukup signifikan karena mendekati 5 persen. Karena itu perkiraannya Cak Imin bisa masuk lima besar bakal kandidat calon presiden (capres) dalam Pilpres 2024. Maka, ujar Eep, jika Cak Imin bisa memainkan langkah political marketing yang tepat dan layak, dia berpotensi menjadi penentu.

Potensi tersebut semakin mengemuka bila nantinya pilpres terjadi lebih dari satu putaran. Ganjar yang juga memiliki elektabilitas tinggi diperkirakan terkejar kandidat lainnya, termasuk Cak Imin.

“Apalagi saat ini tidak ada incumbent di pilpres 2024. Kalau pilpres akhirnya harus dilakukan dua putaran, bisa saja kandidat yang tinggi elektabilitas bisa kalah dari kandidat lain. Karena kemenangan pemilu ke depan ditentukan dengan pasangan mereka yang diusung jadi wapres selain mereka tidak terkena masalah hukum,” ungkapnya.

Sementara itu, di Pileg 2024, berdasarkan data agregat 78 Survei dapil yang sama, Eep menilai PKB berpotensi mencapai tiga sukses sekaligus. Parpol tersebut saat ini mampu memperluas sebaran suaranya melanjutkan gejala Pileg 2019 untuk memperbesar raihan suara di banyak dapil.

“PKB juga bisa meningkatkan secara signifikan jumlah kursi DPR RI. Ini yang ia sebut sebagai faktor PKB,” tandasnya.

Capres harus mampu melacak masalah pokok indonesia

Sementara peneliti senior UGM, Dodi Ambardi mengungkapkan sejauh ini secara populer kualitas kepemimpinan selalu diartikan sebagai kualitas kepribadian seorang pemimpin. Mereka dilihat dari kadar ketegasan, kedisiplinan, kepintaran, kejujuran, dan sejenisnya. Namun hanya separuh saja mengungkap kualitas kepemimpinan.

“Yang terlewat adalah kemampuan pemimpin melacak masalah pokok di Indonesia dan memberikan visi inspiratif yang bisa menggerakkan publik. Inilah pentingnya pemimpin mampu mengajak Indonesia, bukan hanya sibuk dengan basis sosialnya saja,” tandasnya.

Dodi menambahkan, pemilu seharusnya menjadi arena kontestasi calon pemimpin membangun dukungan dari masyarakat. Hal itu yang akan menjadi penentu atas keterpilihan calon pemimpin.

Ide dan gagasan yang dimiliki setiap calon pemimpin menjadi nilai yang diadu dalam pemilu sebagaimana seharusnya. Dengan demikian mereka bukan sekedar bertumpu pada popularitas tokoh semata.

Iklan

Penyadaran politik mendesak

Sosiolog UGM, Arie Sujito, mengungkapkan memilih pemimpin adalah keputusan krusial. Bukan perihal hanya bertumpu pada popularitas calon, atau sekadar calon yang mampu membeli suara dengan uang. Tetapi calon pemimpin yang seharusnya adalah dia yang nantinya bisa mewujudkan ide dan gagasannya untuk mengurai masalah bangsa, bukan sebaliknya justru melahirkan masalah bangsa.

“Atas dasar itu maka kita perlu melakukan penyadaran kepada publik betapa strategisnya pemilu melalui proses repolitisasi, karena merepolitisasi demokrasi artinya mendorong agar politik difungsikan dengan benar dan dengan dasar nilai serta tidak sekadar menjalani secara dangkal apalagi sekadar agenda rutin tanpa makna,” paparnya

Direktur Rumah Politik Kesejahteraan (RPK), Sugeng Bahagijo menambahkan pentingnya politik soluasi bagi kesejahteraan sosial sebagai tujuan mulia dinamika politik nasional.

“Di atas kontestasi jelang 2024, kami percaya pada politik solusi, politik jalan keluar yang menjamin perbaikan kesejahteraan masyarakat indonesia secara sistemik dan merawat persatuan indonesia,” imbuhnya.

Reporter: Yvesta Ayu
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Ada Layanan Khusus bagi Ibu Menyusui dan Lansia di TPS Pemilu 2024

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 5 Juni 2023 oleh

Tags: Cak IminGus MuhaiminMuhaimin IskandarPemilu 2024pkb
Yvesta Ayu

Yvesta Ayu

Jurnalis lepas, tinggal di Jogja.

Artikel Terkait

Rasanya Satu Kelompok KKN dengan Anak Caleg, KKN Undip.MOJOK.CO
Kampus

Rasanya Satu Kelompok KKN dengan Anak Caleg, Semua Urusan Jadi Mudah Meski Suasana Bikin Tak Betah

14 Juli 2024
Komeng: Olok-Olok Rakyat Biasa untuk Menertawakan Politik MOJOK.CO
Esai

Komeng Adalah Bentuk Olok-Olok Paling Menohok yang Mewakili Lapisan Masyarakat Biasa untuk Menertawakan Politik

19 Februari 2024
bayi prabowo gibran di sumatera selatan.MOJOK.CO
Ragam

Kisah Bidan yang Membantu Persalinan Bayi Bernama Prabowo Gibran di Sumatera Selatan

16 Februari 2024
Menyaksikan Coblosan di Wotawati, Kampung Warisan Majapahit yang Mataharinya Tenggelam Pukul 15.00 MOJOK.CO
Aktual

Menyaksikan Coblosan di Wotawati, Kampung Warisan Majapahit yang Mataharinya Tenggelam Pukul Tiga Sore

14 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pasang WiFi IndiHome di kos. MOJOK.CO

Penyesalan Pasang WiFi di Kos: Dipalak Mahasiswa yang Kerjanya Main Game Online Ramai-ramai dan Ibu Kos yang Seenaknya Sendiri

22 April 2026
Campus Leagu: kompetisi olahraga kampus untuk masa depan atlet mahasiswa MOJOK.CO

Campus League Musim 1: Kompetisi Olahraga Kampus untuk Fondasi Masa Depan Atlet Mahasiswa, Menempa Soft Skills Krusial

22 April 2026
3 Ciri Nasi Goreng di Jogja yang Biasanya Nggak Enak (Unsplash)

3 Ciri Nasi Goreng di Jogja yang Biasanya Nggak Enak: Cobain, deh, Kalau Kamu Nggak Percaya

22 April 2026
Beri tip ke driver ojol. MOJOK.CO

Kasih Tip Rp5 Ribu ke Driver Ojol Tak Bikin Rugi tapi Bikin Hidup Lebih Bermakna di Tengah Situasi Hidup yang Kacau

28 April 2026
Tongkrongan gen Z di coffee shop

Tongkrongan Gen Z Meresahkan, Mengganggu Kenyamanan dari Yang Bisik-bisik sampai Berisik

23 April 2026
Solo date lebih asik daripada nongkrong bareng teman. MOJOK.CO

“Solo Date” Menjelang Usia 25: Meski Tampak Menyedihkan, Nyatanya Lebih Bermanfaat daripada Nongkrong Bersama

23 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.