Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kotak Suara

PP Muhammadiyah Tidak Setuju Ada Kampanye di Lembaga Pendidikan

Kenia Intan oleh Kenia Intan
30 Agustus 2023
A A
Universitas Muhammadiyah Dilarang Ada Kampanye Pemilu 2024 MOJOK.CO

Universitas Muhammadiyah Dilarang Ada Kampanye Pemilu 2024 MOJOK.CO

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – PP Muhammadiyah tidak mengizinkan kampanye berlangsung di lembaga pendidikan di bawah naungannya. Padahal, Mahkamah Konstitusi (MK) sebenarnya sudah memperbolehkan kampanye berlangsung di lembaga pemerintah dan pendidikan. 

Minggu lalu MK memutuskan menerima gugatan terhadap UU 7/2017 tentang Pemilihan Umum (Pemilu). Gugatan itu mengarah pada Pasal 280 ayat (1) huruf h mengenai pelaksana, peserta, dan tim kampanye pemilu dilarang menggunakan fasilitas pemerintah, tempat ibadah, dan tempat pendidikan.

Lolosnya gugatan tersebut menandakan bahwa MK memperbolehkan peserta pemilu berkampanye di fasilitas pemerintah dan pendidikan. Namun, peserta pemilu tidak menggunakan atribut kampanye. Adapun Keputusan itu tertuang dalam Putusan MK Nomor 65/PUU-XXI/2023.

Keputusan MK tentu menjadi perhatian Muhammadiyah. Organisasi Islam tertua di Indonesia itu memiliki lembaga pendidikan yang tersebar ke berbagai daerah di Indonesia. Asal tahu saja, ada 3.334 sekolah dari jenjang SD hingga SMA/SMK yang bernaung di bawah Muhammadiyah. Belum lagi 162 perguruan tinggi yang tersebar di berbagai daerah. Perguruan tinggi itu meliputi 60 universitas, 82 sekolah tinggi, 6 akademi, 9 institusi, dan 5 politeknik.

PP Muhammadiyah tidak mengizinkan kampanye

Menanggapi keputusan MK, PP Muhammadiyah tetap tidak mengizinkan kampanye di lembaga-lembaga pendidikan miliknya. Bahkan, kampanye bisa saja tidak mendapat izin di Universitas Muhammadiyah atau lembaga pendidikan setingkat perguruan tinggi lain. Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu’ti, mengungkapkan bahwa keputusan MK bisa memicu tarik menarik kepentingan politik di kampus. Ini bisa berdampak buruk terhadap dinamika politik dan kegiatan akademik.

“Walaupun diizinkan, lembaga pendidikan Muhammadiyah akan sangat berhati-hati. Bahkan, mungkin tidak memberikan izin kampanye di kampus,” ujar dia melansir dari keterangan resmi.

Sementara itu Sekretaris PP Muhammadiyah, Muhammad Sayuti, menambahkan, pelarangan itu bukan berarti institusi pendidikan di Muhammadiyah benar-benar bebas dari kegiatan politik. Menurutnya, Muhammadiyah melarang kampanye yang hanya menghadirkan satu peserta pemilu saja.

Menghadirkan satu peserta pemilu saja bisa berarti Muhammadiyah pro atau mendukung terhadap calon tersebut. Padahal, Muhammadiyah itu harus menjaga jarak dari semua parpol maupun calon. Akan tetapi, kalau kegiatannya berbentuk menghadirkan semua peserta pemilu untuk beradu ide dan gagasan dalam sebuah forum, menurutnya itu tidak masalah.

Penulis: Kenia Intan
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Polemik Kampanye Pemilu di Sekolah, Bisa Jadi Potensi Ancaman Kekerasan bagi Anak?
Cek berita dan artikel Mojok lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 31 Agustus 2023 oleh

Tags: kampanye di kampusMuhammadiyahPemilu 2024
Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

Olin, wisudawan terbaik Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD) pada 2025. MOJOK.CO
Kampus

Pengalaman Saya sebagai Katolik Kuliah di UMMAD, Canggung Saat Belajar Kemuhammadiyahan tapi Berhasil Jadi Wisudawan Terbaik

14 Januari 2026
Keindahan Semu di Kaki Gunung Semeru, Lumajang saat erupsi. MOJOK.CO
Aktual

Keindahan Semu di Kaki Gunung Semeru

21 November 2025
wisuda, tuli.MOJOK.CO
Kampus

Sering Dibilang Bodoh karena Tuli, Kini Membuktikan Diri dengan Menjadi Wisudawan Tunarungu Pertama di Kampusnya

24 Oktober 2025
Apa yang Terjadi Jika Muhammadiyah Tidak Pernah Ada? MOJOK.CO
Esai

Fakta Menyeramkan Jika Muhammadiyah Tidak Pernah Lahir di Indonesia

5 Oktober 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

kekerasan kepada siswa.MOJOK.CO

Adu Jotos Guru dan Siswa di SMKN 3 Tanjung Jabung Timur Akibat Buruknya Pendekatan Pedagogis, Alarm Darurat Dunia Pendidikan 

15 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Sewakan kos bebas ke teman sesama mahasiswa Malang yang ingin enak-enak tapi tak punya modal MOJOK.CO

Mahasiswa Malang Sewakan Kos ke Teman buat Mesum Tanpa Modal, Dibayar Sebungkus Rokok dan Jaga Citra Alim

14 Januari 2026
Film Suka Duka Tawa mengangkat panggung stand-up comedy. MOJOK.CO

“Suka Duka Tawa”: Getirnya Kehidupan Orang Lucu Mengeksploitasi Cerita Personal di Panggung Komedi demi Mendulang Tawa

13 Januari 2026
franz kafka, pekerja urban, serangga.MOJOK.CO

Kita Semua Cuma Kecoa di Dalam KRL Ibu Kota, yang Bekerja Keras Hingga Lupa dengan Diri Kita Sebenarnya

15 Januari 2026
Dosen Profesi Nelangsa, Gaji Kalah sama Ngajar Anak SD (Unsplash)

Gelap Masa Depan Dosen, Lulusan S2 Jogja Mending Ngajar Anak SD di Surabaya yang Lebih Menjanjikan dari sisi Gaji

12 Januari 2026

Video Terbaru

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.