Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kotak Suara

Pengusaha Pisang Berusia 35 Tahun Ini Jadi Presiden Termuda

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
19 Oktober 2023
A A
Daniel Noboa, pengusaha pisang yang jadi Presiden Ekuador MOJOK.CO

Daniel Noboa, pengusaha pisang yang jadi Presiden Ekuador. (Foto: The Wall Street Journal)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Pengusaha pisang berusia 35 tahun yang tak memiliki pengalaman politik, Daniel Noboa, berhasil memenangkan Pilpres di Ekuador. Ia berhasil mengalahkan pengacara kiri sekaligus kandidat kuat, Luisa Gonzalez, dalam pemilu dua putaran.

Melansir The Guardian, KPU Ekuador mengkonfirmasi pada Minggu (16/10/2023) kemarin sudah lebih dari 97 persen suara mereka hitung. Hasilnya, Noboa memperoleh 52,2 persen suara, unggul atas Gonzalez dengan 47,8 persen.

Dengan demikian, Noboa bakal memimpin negara di Amerika Latin itu hingga Mei 2025 mendatang. Sebagai informasi, itu adalah sisa masa jabatan presiden sebelumnya, Guillermo Lasso, yang DPR makzulkan karena tuduhan penggelapan dana.

Dalam pidato kemenangannya, Noboa berjanji akan “memberikan kembali senyuman dan kedamaian bagi negaranya”. 

“Besok kita akan mulai bekerja untuk Ekuador yang baru, untuk membangun kembali negara yang dilanda kekerasan, korupsi dan kebencian,” seru Noboa dari atas panggung yang mendapat pengamanan dari tentara bersenjata lengkap.

Ekuador sendiri kini memang sedang mengalami krisis. Mereka terus berjibaku dengan pelemahan ekonomi, serta kekerasan yang terus meningkat, dan peredaran narkoba yang makin tak terkendali.

Siapa Daniel Noboa?

Daniel Noboa merupakan seorang putra dari pengusaha pisang Ekuador, Alvaro Noboa. Mengutip Standard, Alvaro sudah beberapa kali mencalonkan diri sebagai presiden, tapi tak pernah berhasil.

Perlu diketahui, Ayah Daniel Noboa, Alvaro, adalah orang paling kaya di Ekuador. Ia berhasil menjadi konglomerat lantaran usaha penanaman dan pengiriman pisang, tanaman komoditas utama di Ekuador.

Berkat usahanya, kini ia sudah memiliki 128 perusahaan di berbagai negara. Namun, karena sering kalah dalam politik elektoral, ia memilih fokus berbisnis dan menyerahkan urusan politik pada putranya.

Sementara Daniel, yang diklaim “kurang pengalaman politik”, memang baru dua tahun menjajaki dunia politik. Sebelumnya, ia fokus menggeluti bisnis pisang seperti ayahnya.

Karier politik yang ia mulai pada 2021 sendiri tak ujug-ujug jadi ketua umum parpol. Pada Pemilu 2021, Daniel merupakan caleg Ecuatoriano Unido dari dapil Santa Elena.

Sepanjang kampanye, Daniel berfokus pada penciptaan lapangan kerja, insentif pajak bagi perusahaan-perusahaan yang baru berdiri, dan peningkatan hukuman pidana bagi para penghindar pajak.

Alhasil, lelaki kelahiran 30 November 1987 ini berhasil memenangkan pemilu di dapilnya. Ia kemudian mendapat kursi Majelis Nasional dan mengetuai Komisi Pembangunan Ekonomi.

Tantangan bagi pengusaha pisang atasi persoalan negara

Dengan pengalaman politik yang minim, banyak yang menilai masa jabatan Noboa bakal terasa berat. Selain singkat, hanya dua tahun, ia harus mengatasi masalah keamanan Ekuador yang makin tak terkendali.

Iklan

Bahkan, jika kalian tahu, beberapa hari jelang pemungutan suara pun salah satu kandidat capres, Fernando Villavicencio tewas terbunuh.

Secara umum, tingkat kekerasan di Ekuador mengalami eskalasi empat kali lipat sejak 2018. Termasuk makin berkembangnya geng-geng narkoba yang berkomplot melalui jejaring di dalam penjara.

Penulis: Ahmad Effendi
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA 3 Faktor yang Bikin Dinasti Politik Subur di Indonesia

Cek berita dan artikel Mojok lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 19 Oktober 2023 oleh

Tags: daniel noboaekuadorPemilu 2024politikpresiden
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.

Artikel Terkait

Doktor termuda di UGM, Jogja ingin jadi presiden. MOJOK.CO
Sosok

Doktor Termuda UGM Usia 25 Tahun Ingin Jadi Presiden RI, Meneruskan Sepak Terjang BJ Habibie di Bidang Eksakta

6 November 2025
Gugun El Guyanie : Awalnya Soal Skripsi, Berakhir Membongkar Dinasti
Video

Gugun El Guyanie : Awalnya Soal Skripsi, Berakhir Membongkar Dinasti

28 Oktober 2025
Republik dan Bayang Penjajahan yang Tak Usai
Video

Republik dan Bayang Penjajahan yang Tak Usai

25 Oktober 2025
Kotak Pandora Politik Terbuka: Gus Romy Ungkap Krisis di PPP
Video

Kotak Pandora Politik Terbuka: Gus Romy Ungkap Krisis di PPP

20 Mei 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Krian Sidoarjo dicap bobrok, padahal nyaman ditinggali karena banyak industri serap kerja dan biaya hidup yang masuk akal MOJOK.CO

Krian Sidoarjo Dicap Bobrok Padahal Nyaman Ditinggali: Ijazah SMK Berguna, Hidup Seimbang di Desa, Banyak Sisi Jarang Dilihat

5 Februari 2026
Hidup setelah resign dan menikah. MOJOK.CO

Dihujat ‘Salah Pilih Suami’ usai Menikah karena Terlanjur Resign dari Pramugari, Kini Jadi Pedagang Kopi Keliling

3 Februari 2026
Film "Surat untuk Masa Mudaku" tayang di Netflix. MOJOK.CO

Film “Surat untuk Masa Mudaku”: Realitas Kehidupan Anak Panti dan Lansia yang Kesepian tapi Saling Mengasihi

5 Februari 2026
Sesi mengerikan kehidupan di desa: orang tua nelangsa karena masih hidup tapi anak-anak (ahli waris) sudah berebut pembagian warisan MOJOK.CO

Nelangsa Orang Tua di Desa: Diabaikan Anak di Masa Renta tapi Warisan Diperebutkan, Ortu Sehat Didoakan Cepat Meninggal

3 Februari 2026
Rekomendasi penginapan di Lasem, Rembang. MOJOK.CO

5 Penginapan di Lasem: Dari Megahnya Bangunan Tionghoa hingga Sunyinya Pengunjung

3 Februari 2026
Pinjol Jerat Gen Z Fomo tanpa Cuan, Apalagi Tabungan MOJOK.CO

Fakta Indonesia Hari ini: Sisi Gelap Gen Z Tanpa Cuan yang Berani Utang Sampai Ratusan Juta dan Tips Lepas dari Jerat Pinjol Laknat

3 Februari 2026

Video Terbaru

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

4 Februari 2026
Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

3 Februari 2026
Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

31 Januari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.