Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kotak Suara

Pengamat Ungkap Wilayah di Jawa Timur yang Bisa ‘Dikeruk’ Anies-Muhaimin, di Mana Saja?

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
11 September 2023
A A
anies-muhaimin mojok.co

Pasangan Anies-Muhaimin Iskandar (IG @dpp_pkb)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Pasangan Anies-Muhaimin mengicar wilayah Jawa timur sebagai basis suara mereka. Namun wilayah mana saja yang bisa “dikeruk” suaranya?

Sejak resmi dideklarasikan sebagai bacapres dan bacawapres pada akhir Agustus lalu, pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar diprediksi akan mengincar suara warga Nahdlatul Ulama (NU). Khususnya di Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Namun, misi itu tak akan mudah. Sebab, para Nahdliyin atau warga NU diprediksi tak akan sepenuhnya memberikan suara mereka untuk pasangan Anies-Muhaimin.

Direktur Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno bahkan menyebut suara Nahdliyin telah terbelah sejak pendeklarasian itu. Kata Adi, itu karena pemilih dari kalangan NU di Jawa Timur punya karakteristik split-voters. Artinya, mereka tetap loyal ke PKB (secara partai) tapi tak sepenuhnya mendukung Cak Imin di pilpres.

Kendati demikian, baru-baru ini pengamat mengungkap wilayah-wilayah di Jawa Timur mana saja yang harusnya bisa dikeruk suaranya oleh pasangan Anies-Muhaimin.

Anies-Muhaimin berpeluang mendulang suara di wilayah ‘Tapal Kuda’ dan Madura

Pengamat Politik Surabaya Survey Center (SSC) Mochtar W. Oetomo mengungkap, pasangan Anies-Imin punya peluang besar untuk mendulang suara di wilayah Tapal Kuda dan Madura.

Wilayah Tapal Kuda yang dimaksud antara lain Situbondo, Probolinggo, Pasuruan, Bondowoso, dan Banyuwangi. Sementara di Madura, pasangan tersebut diprediksi menang di Pamekasan, Sumenep, dan Sampang.

Adapun untuk wilayah-wilayah yang memiliki basis suara dari ponpes-ponpes besar yakni di Jombang, Kediri, Lamongan, hingga Tuban, Mochtar meyakini pertarungannya lebih berimbang antara tiga nama yang bertarung, yakni Prabowo, Ganjar, dan Anies.

“Jombang itu masih berat untuk Anies-Muhaimin bisa menang,” kata Mochtar kepada CNBC Indonesia, dikutip Sabtu (9/9/2023).

“Sebab, gabungan wilayah Arek dan Mataraman yang dominan masih ceruk dari Ganjar karena kedekatan warga dengan unsur nasionalis juga cukup kuat, pun termasuk di Kediri,” jelasnya.

Wilayah ponpes masih sulit direbut

Selain itu, Mochtar juga menjelaskan, dalam sejarah pilpres, tiap ponpes besar di Jawa Timur “punya banyak warna”, tergantung keluarga yang mengelola di ponpes itu. Oleh karenanya, suara ponpes-ponpes pun sangat beragam sehingga tak bisa dijadikan kiblat.

Dengan demikian, menurut Mochtar wilayah Arek dan Mataraman menjadi pekerjaan rumah berat bagi pasangan Anies-Muhaimin di Jawa Timur. Ia bahkan juga menyinggung terkait pilpres yang tidak linier dengan suara partai, di mana PKB yang notabene partai Cak Imin merupakan partai dengan suara terbesar di Jawa Timur.

“Tidak linier suara partai dan pilpres. Partai jumlahnya banyak dan kompetisinya lebih ketat dan kompleks. Bahwa PKB di Jatim kuat, memang iya. Tapi apakah memberi keuntungan buat Anies?,” pungkasnya.

Penulis: Ahmad Effendi
Editor: Purnawan Setyo Adi

Iklan

BACA JUGA Dianggap ‘Mencuri’ PKB, Ini Sejarah Konflik Cak Imin vs Gus Dur
Cek berita dan artikel Mojok lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 11 September 2023 oleh

Tags: Anies BaswedanAnis-Cak IminCak IminMuhaimin IskandarPemilu 2024pkb
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.

Artikel Terkait

Mens Rea, Panji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme MOJOK.CO
Esai

Mens Rea, Pandji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme

12 Januari 2026
Rasanya Satu Kelompok KKN dengan Anak Caleg, KKN Undip.MOJOK.CO
Kampus

Rasanya Satu Kelompok KKN dengan Anak Caleg, Semua Urusan Jadi Mudah Meski Suasana Bikin Tak Betah

14 Juli 2024
Komeng: Olok-Olok Rakyat Biasa untuk Menertawakan Politik MOJOK.CO
Esai

Komeng Adalah Bentuk Olok-Olok Paling Menohok yang Mewakili Lapisan Masyarakat Biasa untuk Menertawakan Politik

19 Februari 2024
bayi prabowo gibran di sumatera selatan.MOJOK.CO
Ragam

Kisah Bidan yang Membantu Persalinan Bayi Bernama Prabowo Gibran di Sumatera Selatan

16 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

gen z kerja merantau beban mental dan finansial.mojok.co

Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial

6 Februari 2026
Misi Mulia Rumah Sakit Visindo di Jakarta: Tingkatkan Derajat Kesehatan Mata dengan Operasi Katarak Gratis MOJOK.CO

Misi Mulia Rumah Sakit Visindo di Jakarta: Tingkatkan Derajat Kesehatan Mata dengan Operasi Katarak Gratis

31 Januari 2026
Krian Sidoarjo dicap bobrok, padahal nyaman ditinggali karena banyak industri serap kerja dan biaya hidup yang masuk akal MOJOK.CO

Krian Sidoarjo Dicap Bobrok Padahal Nyaman Ditinggali: Ijazah SMK Berguna, Hidup Seimbang di Desa, Banyak Sisi Jarang Dilihat

5 Februari 2026
kos di jakarta.MOJOK.CO

Ngekos Bareng Sepupu yang Masih Nganggur Itu Nggak Enak: Sangat Terbebani, tapi Kalau Mengeluh Bakal Dianggap “Jahat”

3 Februari 2026
Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

3 Februari 2026
Umur 23 tahun belum mencapai apa-apa: dicap gagal dan tertinggal, tapi tertinggal ternyata bisa dinikmati dan tak buruk-buruk amat MOJOK.CO

Umur 23 Belum Mencapai Apa-apa: Dicap Gagal dan Tertinggal, Tapi Tertinggal Ternyata Bisa Dinikmati karena Tak Buruk-buruk Amat

2 Februari 2026

Video Terbaru

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

4 Februari 2026
Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

3 Februari 2026
Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

31 Januari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.