Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kotak Suara

Lestari Moerdijat Perjuangkan Ratu Kalinyamat sebagai Pahlawan Nasional

Kenia Intan oleh Kenia Intan
30 Januari 2023
A A
ratu kalinyamat

Ilustrasi Ratu Kalinyamat (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Sejak beberapa tahun terakhir Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mendorong Ratu Kalinyamat menjadi pahlawan nasional. Ia ingin perjuangan tokoh perempuan asal Jepara itu dikenal dan menjadi inspirasi. 

Ratu Kalinyamat merupakan sosok penting bagi masyarakat Jepara. Dilansir dari Solopos, ia  berjasa dalam membudayakan seni ukir yang hingga saat ini menjadi andalan utama ekonomi Jepara. Di sisi lain, putri dari Raja Demak Trenggana itu menjadi satu-satunya pemimpin wanita pada abad ke-16 yang mampu mengonsolidasikan sejumlah kerajaan di nusantara untuk menyokong poros maritim.

Melihat peran Ratu Kalinyamat yang begitu penting, sudah sejak lama Rerie, panggilan akrab Lestari Moerdijat, ingin menjadikan sosok tersebut sebagai pahlawan nasional. Dilansir dari Kompas, ia pernah mengajukan Ratu Kalinyamat untuk diangkat menjadi pahlawan pada 2009 sebelumnya. Namun, permintaannya ditolak karena sosok itu dianggap tokoh fiktif. Padahal, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Kabinet Pembangunan III periode 1978-1983 Daud Jusuf pernah memugar makam Ratu Kalinyamat. Fakta ini menunjukkan bahwa Ratu Kalinyamat bukanlah tokoh fiktif. 

Guna membuktikan perjuangan Ratu Kalinyamat bukanlah tokoh fiktif, masyarakat Jepara menginisiasi riset akademis yang didukung oleh pemerintahan setempat. Berkaca dari pengalaman itu, Lestari merasa penting membangun kearsipan nasional. Apalagi sejarah Ratu Kalinyamat dapat menginspirasi dan memperkuat bangsa Indonesia sebagai negara maritim. 

“Pekerjaan rumah kita masih banyak. Tidak hanya bagaimana membangun poros maritim, lebih dari itu bagaimana membangun bank data, kearsipan nasional yang lengkap terkait keberadaan kita sebagai bangsa maritim untuk melestarikan semangat kemaritiman setiap anak bangsa,” kata Lestari di Seminar Nasional Dharma Samudera Pejuang Wanita Negara Poros Maritim Dunia, Selasa (17/1), seperti dikutip dari Kata Kini. 

Siapa Ratu Kalinyamat?

Ratu Kalinyamat begitu berjasa bagi masyarakat Jepara. Di bawah kekuasaannya, seni ukir Jepara berkembang hingga menjadi pusat perdagangan di Pulau Jawa yang melayani ekspor-impor. Seni ukir yang hingga saat ini menjadi kekuatan ekonomi warga Jepara itu memadukan ukiran Majapahit dengan seni ukir Patih Badarduwung yang berasal dari Negeri Cina. Pada saat pemerintahannya, Jepara menjadi daerah yang sejahtera. 

Ratu Kalinyamat menjadi satu-satunya pemimpin perempuan yang mampu mengonsolidasikan sejumlah kerajaan di nusantara untuk membangun poros maritim. Ia membangun pakta pertahanan dengan Cirebon, Banten, Palembang, Aceh, Malaka, serta Tidore untuk menyerang Portugis. Ratu Kalinyamat mengirimkan armada perangnya ke Malaka pada 1551 dan 1574 guna menggempur Portugis.  

Pada serangan pertamanya, sebanyak 40 kapal yang berisikan kurang lebih 5.000 orang prajurit terlibat. Sayangnya, kepungan pada saat itu gagal. Tidak patah semangat, Ratu Kalinyamat mengirimkan lagi armadanya pada 1574 ke Malaka, setidaknya 300 kapal berlayar.  Sebanyak 80 kapal di antaranya berawak hingga 15.000 prajurit pilihan. Atas patriotisme dan semangatnya yang tinggi, bangsa Portugis menyebutnya sebagai “Rainha de Jepara, senhora poderosa e rica, de kranige Dame” alias “Ratu Jepara seorang wanita yang kaya dan berkuasa, seorang perempuan pemberani”.

Penulis : Kenia Intan
Editor: Amanatia Junda

BACA JUGA Menyusuri Jejak Cinta Kalinyamat, Ratu Pemberani dari Jepara

Terakhir diperbarui pada 30 Januari 2023 oleh

Tags: Jeparalestari moerdijatmaritimPemilu 2024rarieratu kalinyamatwakil ketua mpr
Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, dorong genjot promosi destinasi wisata Karimunjawa, Jepara MOJOK.CO
Kilas

Karimunjawa Jepara Punya Spot Wisata Bernilai Jual Internasional, Promosinya Perlu Digenjot

27 Juli 2025
Rasanya Satu Kelompok KKN dengan Anak Caleg, KKN Undip.MOJOK.CO
Kampus

Rasanya Satu Kelompok KKN dengan Anak Caleg, Semua Urusan Jadi Mudah Meski Suasana Bikin Tak Betah

14 Juli 2024
Komeng: Olok-Olok Rakyat Biasa untuk Menertawakan Politik MOJOK.CO
Esai

Komeng Adalah Bentuk Olok-Olok Paling Menohok yang Mewakili Lapisan Masyarakat Biasa untuk Menertawakan Politik

19 Februari 2024
bayi prabowo gibran di sumatera selatan.MOJOK.CO
Ragam

Kisah Bidan yang Membantu Persalinan Bayi Bernama Prabowo Gibran di Sumatera Selatan

16 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jalan Lintas Sumatra Dibuat untuk Mengangkut Kekayaan ke Jawa: Tempat Lahirnya Shinobi Kriminal Jalinsum MOJOK.CO

Jalan Lintas Sumatra Dibuat untuk Mengangkut Kekayaan ke Jawa: Tempat Lahirnya Shinobi Kriminal Jalinsum

1 Juli 2026
Banyak Sekolah Menahan Ijazah Siswa, Masalah Sistemik yang Bisa Hancurkan Masa Depan Anak.MOJOK.CO

Banyak Sekolah Menahan Ijazah Siswa, Masalah Sistemik yang Bisa Hancurkan Masa Depan Anak

3 Juli 2026
Cerita awardee Beasiswa LPDP University of Edinburgh, Skotlandia, pilih pulang ke Indonesia untuk bangun bisnis brand tas kerja lokal MOJOK.CO

Pulang Kuliah dari Skotlandia Pilih Bisnis Tas Lokal di Indonesia: Buka Lapangan Kerja hingga Terlibat Pemberdayaan Perempuan

29 Juni 2026
Lurah 1.000 Baliho Penguasa Condongcatur Itu Tersandung Korupsi: Sultan Minta Proses Hukum Tanpa Toleransi MOJOK.CO

Lurah 1.000 Baliho Penguasa Condongcatur Itu Tersandung Korupsi: Sultan Minta Proses Hukum Tanpa Toleransi

3 Juli 2026
Mila lulusan Fapet UGM. MOJOK.CO

Dobrak Keraguan Perempuan Tak Pantas Jadi Peternak, Alumnus Fapet UGM Ini Berhasil Raih Rp700 Juta di Tuban

29 Juni 2026
Konsolidasi InJourney dengan Hotel BUMN untuk perkuat ekosistem pariwisata dan perhotelan nasional MOJOK.CO

Konsolidasi InJourney dengan Hotel BUMN: Perkuat Ekosistem Pariwisata Indonesia agar Lebih Kompetitif di Tingkat Global

28 Juni 2026

Video Terbaru

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.