Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kotak Suara

Kedekatan dengan Kiai Bikin Anies-Imin Unggul di Madura 

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
13 Oktober 2023
A A
Melihat Nasib Anies-Cak Imin Melalui Weton, Benarkah Gampang Cerai? MOJOK.CO

Anies Baswedan dan Cak Imin.

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Elektabilitas Anies Baswedan di Jawa Timur memang masih kalah jauh dari dua lawannya, Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo. Namun, di wilayah Madura, pasangan Muhaimin Iskandar ini justru unggul. Kira-kira, apa faktornya?

Per Rabu (11/10/2023) kemarin, lembaga riset Poltracking baru saja merilis hasil surveinya terkait elektabilitas bakal calon presiden alias bacapres Pemilu 2024. Hasilnya, Prabowo unggul di Jawa Timur, meski persaingannya dengan Ganjar masih sangat ketat.

Dalam survei tersebut, elektabilitas Prabowo menyentuh angka angka 40,6 persen. Kemudian ada Ganjar menyusul di posisi kedua dengan angka 38,2 persen dan Anies di posisi tiga dengan 13,6 persen.

 

Secara umum, Prabowo unggul di kawasan Tapal Kuda (Pasuruan, Probolinggo, Bondowoso, Banyuwangi, Situbondo, Jember, Lumajang). Sementara Ganjar menang di wilayah Mataraman (Blitar, Kediri, Madiun, Magetan, Nganjuk, Ngawi, Pacitan, Ponorogo, Trenggalek, dan Tulungagung) dan kawasan “Arek” (Surabaya, Sidoarjo, Jombang, Mojokerto, Malang, dan Batu).

Yang menarik adalah, meski elektabilitasnya kecil, Anies berhasil melesat di wilayah Madura. Elektabilitasnya bahkan menyentuh 44,8 persen. Ia pun berhasil mengungguli Prabowo (42,5 persen) dan Ganjar (9,2 persen) di Madura.

Lantas, apa yang bikin Anies unggul di wilayah ini?

Faktor kedekatan dengan kiai

Peneliti Poltracking Masduri Amrawi menyebut, salah satu faktor keunggulan Anies di wilayah Madura karena kawasan tersebut merupakan basis PKB. Seperti yang kita tahu, Anies sendiri telah mendeklarasikan Ketua Umum PKB Cak Imin sebagai cawapresnya.

“Tentu hal tersebut memiliki konsekuensi politik terhadap pasangan AMIN (Anies-Muhaimin),” ujar Masduri, Kamis (12/10/2023).

Lebih lanjut, ia juga menilai bahwa telah ada kedekatan antara para kiai dan ulama di Madura dengan Anies–khususnya pasca-deklarasi AMIN. Hal ini, menurut Masduri, tentu bikin Anies sebagai magnet baru di wilayah Madura.

“Faktor Anies yang berhasil memikat pemilih Madura lewat kedekatan dengan ulama, kiai, dan termasuk pilihan pasangan dengan Muhaimin ini mempengaruhi sekali elektabilitasnya di Madura,” jelasnya.

Tapi masih bisa disalip Prabowo

Meski sejauh ini unggul, Masduri menilai Anies belum sepenuhnya menang. Kata dia, antara Anies dan Prabowo masih cukup berimbang di Madura.

Dengan demikian, Ketua Umum Gerindra tersebut masih punya kans buat menyalip Anies di Madura. Apalagi, jika Prabowo nanti memilih cawapres yang berafiliasi dengan NU dan memiliki kedekatan khusus dengan kiai di Madura.

“Pemilih solid Prabowo di Madura juga besar, apalagi misalnya nanti Prabowo mendapatkan calon wakil presiden yang terasosiasi kuat dengan NU misalnya. Sangat mungkin basis pemilih 2014 dan 2019 akan solid kembali pada Prabowo,” pungkasnya.

Iklan

Penulis: Ahmad Effendi
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Tiga Capres Rebutan Jatim: Ganjar Kuasai Mataraman, Prabowo Menang di Tapal Kuda, Anies Rebut Madura

Cek berita dan artikel Mojok lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 15 Oktober 2023 oleh

Tags: Jawa Timurkotak suaraPemilu 2024
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.

Artikel Terkait

Pulau Bawean Begitu Indah, tapi Menjadi Anak Tiri Negeri Sendiri MOJOK.CO
Esai

Pengalaman Saya Tinggal Selama 6 Bulan di Pulau Bawean: Pulau Indah yang Warganya Terpaksa Mandiri karena Menjadi Anak Tiri Negeri Sendiri

15 Desember 2025
12 Hari Belajar Bahagia di Perkebunan Kalijompo Jember MOJOK.CO
Esai

12 Hari Tinggal di Perkebunan Kalijompo Jember, Belajar Menjadi Manusia yang Selalu Bersyukur dan Merasa Cukup meski Keterbatasan Ada di Depan Mata

29 September 2025
Sound horeg di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. MOJOK.CO
Ragam

Sound Horeg bikin Kaca Jendela Rumah Pecah, Langsung Labrak Tetangga dengan Cara Elegan

23 Juli 2025
Hati nelangsa lihat ibu dan adik perempuan joget erotis di karnaval sound horeg di Jawa Timur MOJOK.CO
Ragam

Karnaval Sound Horeg Ubah Ibu dan Anak Perempuan: Rela Menor dan Joget Erotis demi Jadi Sorotan, Ditegur Tak Mempan

22 Juli 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

ilustrasi sepeda klaten.MOJOK.CO

Belajar Makna “Paseduluran” dari Penjual Onthel Lawas yang Sudah Tiga Dekade Hidup dari Pit Kebo

2 Juni 2026
Katanya Sekolah Itu Tiket VIP Hidup Mapan, Ternyata Jadi Ibu Rumah Tangga yang Bikin Goyah Negara MOJOK.CO

Katanya Sekolah Itu Tiket VIP Hidup Mapan, Ternyata Jadi Ibu Rumah Tangga yang Bikin Goyah Negara

5 Juni 2026
Usai lulus SMA jadi fotografer di Kota Lama Surabaya. MOJOK.CO

Jadi Fotografer Lepas di Kota Lama Surabaya usai Lulus SMA, Gaji Tak Seberapa asal Bisa Menabung untuk Masa Depan yang Lebih Cerah

4 Juni 2026
Adegan horor tiap awal bulan di kehidupan dewasa. Gajian ludes seketika karena kebutuhan MOJOK.CO

Awal Bulan di Kehidupan Dewasa Itu Horor: Setelah Gajian Gaji Langsung Ludes di Kalkulator

2 Juni 2026
Ambisnya Orang Tua di Jogja Demi Sekolah Favorit untuk Anaknya MOJOK.CO

Ambisnya Orang Tua di Jogja demi Sekolah Favorit untuk Anaknya

1 Juni 2026
Organisasi Nahdlatul Ulama (NU) perlu menghidupkan kembali adab yang selama ini menjadi ciri khas pesantren, tidak cukup perbaikan sistem MOJOK.CO

NU Perlu Hidupkan Tata Krama Organisasi di Tengah Dinamika yang Semakin Kompleks, Perbaikan Sistem Saja Tak Cukup

7 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.