Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kotak Suara

Kalau Pilpres Cuma Ada Satu Paslon, Apa yang Akan Terjadi?

Kenia Intan oleh Kenia Intan
5 April 2023
A A
paslon mojok.co

Ilustrasi kotak kosong (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Beberapa sosok sudah mendeklarasikan diri akan maju pada Pilpres 2024. Kendati begitu, hingga saat ini belum ada pasangan calon presiden dan wakil presiden yang muncul. Kalau di Pemilu 2024 hanya ada satu pasangan calon presiden dan wakil presiden, apa yang akan terjadi?

Bukan tidak mungkin dalam suatu penyelenggaraan pemilihan hanya ada satu pasangan calon yang maju. Kejadian semacam ini beberapa kali terjadi di pemilihan kepala daerah, tapi tidak pernah terjadi pada pemilihan presiden.

Iklan

Lantas, kalau hanya ada pasangan tunggal yang maju pada Pilpres 2024, apa yang akan terjadi?

Melansir Undang-Undang 7/2017 tentang Pemilihan Umum (Pemilu) Pasal 235 Ayat 4, Komisi Pemilihan Umum (KPU) mesti memperpanjang jadwal pendaftaran pasangan calon. Jadwalnya diundur selama dua minggu alias 14 hari. Lalu pada ayat 6 diungkapkan, Apabila hingga batas waktu yang ditentukan tetap tidak ada paslon yang mendaftar, Pemilu tetap dilaksanakan seperti diatur dalam undang-undang.

Adapun untuk pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, aturannya tertuang dalam pasal 416 ayat 1. Pasal itu menjelaskan bahwa mereka yang terpilih adalah yang memperoleh suara lebih dari 50 persen dari jumlah suara dalam Pemilu Presiden dan Wakil presiden. Sedikitnya 20 persen suara di setiap provinsi tersebar di lebih dari setengah jumlah provinsi di Indonesia.

Prediksinya ada tiga paslon

Kendati UU mengakomodasi pemilihan presiden hanya satu paslon, pada Pilpres 2024 prediksinya tak hanya ada satu paslon. Direktur Lembaga Kajian Politik Nusakom Pratama Ari Junaedi memperkirakan Pilpres 2024 akan muncul tiga calon presiden yakni Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, dan Anies Baswedan.

“Saya tetap haqqul yaqin Pilpres 2024 akan diikuti 3 pasang capres cawapres,” kata Direktur Lembaga Kajian Politik Nusakom Pratama Ari Junaedi kepada Kompas.com, Selasa (28/2/2023).

Menurutnya, Anies akan diusung oleh Koalisi Perubahan yang terdiri dari Partai Nasdem, Partai Demokrat, dan PKS. Prabowo diyakini akan maju lewat koalisi Kebangkitan Indonesia Raya yang terdiri atas Partai gerindra dan PKB. Sementara Ganjar Pranowo diprediksi akan diusung oleh PDI Perjuangan yang diperkirakan akan berkoalisi dengan KIB besutan Partai Golkar, PAN, dan PPP.

Sejauh ini memang baru nama-nama capres yang bisa terpetakan. Sementara untuk nama cawapresnya masih samar. Ada beberapa nama yang muncul seperti Menteri BUMN Erick Thohir dan Gubernur Jawa Timur Khofidah. Lalu, ada juga Muhaimin Iskandar prediksinya akan maju untuk mendampingi Prabowo.

Penulis: Kenia Intan
Editor: Purnawan Setyo Aji

BACA JUGA Ada Dua Isu yang Jadi Perhatian Anak Muda di Pemilu 2024, Apa Saja?

 

Terakhir diperbarui pada 5 April 2023 oleh

Tags: Caprespaslon pilpresPemilu 2024Pilpres 2024
Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

Rasanya Satu Kelompok KKN dengan Anak Caleg, KKN Undip.MOJOK.CO
Kampus

Rasanya Satu Kelompok KKN dengan Anak Caleg, Semua Urusan Jadi Mudah Meski Suasana Bikin Tak Betah

14 Juli 2024
Tanggapan Mahasiswa Soal Pilpres 2024: Kecurangan Sudah Jadi Rahasia Umum!
Video

Tanggapan Mahasiswa Soal Pilpres 2024: Kecurangan Sudah Jadi Rahasia Umum!

23 Februari 2024
Komeng: Olok-Olok Rakyat Biasa untuk Menertawakan Politik MOJOK.CO
Esai

Komeng Adalah Bentuk Olok-Olok Paling Menohok yang Mewakili Lapisan Masyarakat Biasa untuk Menertawakan Politik

19 Februari 2024
bayi prabowo gibran di sumatera selatan.MOJOK.CO
Ragam

Kisah Bidan yang Membantu Persalinan Bayi Bernama Prabowo Gibran di Sumatera Selatan

16 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

MLSC, Yogyakarta.MOJOK.CO

Redemsi Yogyakarta All Stars, Menolak Pulang Lebih Awal

26 Juni 2026
dosen.MOJOK.CO

Butuh Biaya Puluhan Juta Demi Ijazah S2-S3, tapi Negara Malah “Melegalkan” Dosen Digaji di Bawah UMR

23 Juni 2026
Menurut Pakar UGM, Pelatihan Dasar Militer (Latsarmil) calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah putih/KDMP) harus dievaluasi MOJOK.CO

Pelatihan Militer ke Manajer Kopdes Merah Putih Perlu Didesain Ulang, Harus Lebih Relevan dengan Tata Kelola Koperasi agar Tak Ada Korban Lagi

29 Juni 2026
Konsolidasi InJourney dengan Hotel BUMN untuk perkuat ekosistem pariwisata dan perhotelan nasional MOJOK.CO

Konsolidasi InJourney dengan Hotel BUMN: Perkuat Ekosistem Pariwisata Indonesia agar Lebih Kompetitif di Tingkat Global

28 Juni 2026
Umbul Wadon Plunyon, Kalikuning. MOJOK.CO

Umbul Wadon: Jantung Air Kota Jogja di Balik Panorama Indah Plunyon Kalikuning yang Terkesan Seram

26 Juni 2026
Gojek Hadirkan Kurasi Jalan Jajan di Aplikasi dan Latih 500 Mitra Driver Lewat Program Sadar Wisata Bersama Pemkot Jogja MOJOK.CO

Gojek Hadirkan Kurasi Jalan Jajan di Aplikasi dan Latih 500 Mitra Driver Lewat Program Sadar Wisata Bersama Pemkot Jogja

24 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.