Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kotak Suara

Jejak Netizen di Media Sosial Para Kandidat Capres 2024, Bagaimana Sentimennya?

Kenia Intan oleh Kenia Intan
15 Maret 2023
A A
jejak media sosial kandidat capresa

Ilustrasi jejak media sosial kandidat capres 2024 (Mojok.co).

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Media sosial (medsos) menjadi salah satu kekuatan potensial menjelang pesta demokrasi 2024. Medsos bisa menjadi medium untuk menggalang massa, khususnya generasi muda.

Indonesia adalah salah satu negara dengan pengguna media sosial tertinggi. Data We Are Social dan Hootsuite menunjukkan, media sosial digunakan oleh 191,4 juta pengguna di Indonesia. Setiap harinya pengguna medsos itu menghabiskan rata-rata 3 jam 14 menit di platform jejaring sosial. Jumlah tersebut naik dari data 2021 yang mencatat 170 juta pengguna aktif dengan rata-rata 3 jam14 menit setiap hari. 

Survei Kompas yang dilakukan pada Januari 2023 menunjukkan hal serupa. Ada sekitar 9,3 persen narasumber yang menjadikan berita daring sebagai rujukan utama. Jauh lebih tinggi dibanding media konvensional seperti radio (0,6 persen) dan media cetak (0,7 persen).

Melihat angka-angka tersebut, pihak yang bisa memanfaatkan medsos dan ruang digital untuk menyampaikan pesan politiknya bakal dapat keuntungan yang besar. Lalu bagaimana jejak medsos para politisi yang bakal mewarnai Pemilu 2024?

Political Insight Litbang Kompas Edisi Maret 2023 mencermati jejak medsos beberapa sosok yang digadang-gadang bakal bertarung di Pemilu 2024. Mereka adalah Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, Anies Baswedan, dan Ridwan Kamil. Pantauan itu dilakukan dari empat media sosial yakni Twitter, Facebook, YouTuber, dan Instagram sepanjang Oktober 2022 hingga 14 Februari 2023. 

Ganjar Pranowo

Hasil pantauan menunjukkan, percakapan tertinggi terjadi pada 2 Oktober 2022 ketika netizen merespons postingan Ganjar Pranowo di Instagram dengan caption “Siap”. Sentimen positif terhadap ganjar berasal dari dukungan netizen agar Ganjar menjadi capres dan ucapan ulang tahun kepada Ganjar. Sementara sentimen negatifnya banyak berasal dari netizen yang tidak mendukungnya menjadi capres. 

Prabowo Subianto

Percakapan tertinggi Prabowo Subianto terjadi pada Februari 2023. Pada saat itu banyak netizen yang membicarakan janji politik Sandiaga Uno dengan Prabowo, serta ulang tahun Partai Gerindra. Sama seperti Ganjar Pranowo, sentimen positif bersumber dari dukungan netizen untuk Prabowo menjadi capres. Sementara sentimen negatifnya berasal dari netizen yang tidak mendukung Prabowo untuk menjadi capres. 

Anies Baswedan

Percakapan tertinggi terjadi pada Oktober 2022. Netizen merespons postingan Anies mengenai ucapan perpisahannya setelah lengser dari jabatan Gubernur DKI Jakarta serta deklarasi Nasdem menjadikan Anies capres. Sentimen positif datang dari netizen yang mendukung Anies menjadi capres dan ucapan terima kasih dari netizen karena Anies telah jadi Gubernur DKI Jakarta. Sentimen negatif didapat dari netizen yang tidak mendukung Anies Baswedan menjadi capres serta netizen yang menganggap Anies Baswedan gagal menjadi Gubernur DKI.

Ridwan Kamil

Percakapan tertinggi terjadi pada Oktober 2022. Pada saat itu Ridwan Kamil mendapatkan banyak tanggapan dari netizen seperti postingan pendaftaran nikah massal gratis, ucapan selamat ulang tahun, dan postingan ucapan bela sungkawa mengenai Tragedi Kanjuruhan. 

Sentimen positif banyak didapat dari dukungan netizen agar Ridwan Kamil menjadi capres, ucapan selamat ulang tahun dari netizen, dan respon positif netizen terkait postingan Ridwan Kamil berlibur bersama anak bungsunya. Sentimen negatif diperoleh dari netizen yang tidak mendukung Ridwan Kamil jadi capres. 

Penulis: Kenia Intan
Editor: Amanatia Junda

BACA JUGA Yuk, Intip Daftar Capres Paling Sering Ngiklan di Medsos, Siapa yang Paling Gede?

Terakhir diperbarui pada 15 Maret 2023 oleh

Tags: Anies Baswedanganjar pranowomedia sosialPemilu 2024Prabowo Subiantoridwan kamilsurvei capres
Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

Anomali pengunjung toko buku sekarang bukan baca, malah foto
Sehari-hari

Anomali Pengunjung Toko Buku Hari Ini: Outfit Foto Elite, Beli Buku Sulit

11 Februari 2026
Mens Rea, Panji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme MOJOK.CO
Esai

Mens Rea, Pandji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme

12 Januari 2026
kapitalisme terpimpin.MOJOK.CO
Ragam

Bahaya Laten “Kapitalisme Terpimpin” ala Prabowonomics

21 Oktober 2025
Prabowo-Gibran.MOJOK.CO
Aktual

7 Alasan Mengapa Satu Tahun Masa Kepemimpinan Prabowo-Gibran Layak Diberi Nilai 3/10

20 Oktober 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Gagal kerja di Jakarta sebagai musisi. MOJOK.CO

Nekat ke Jakarta Hanya Modal Ambisi sebagai Musisi, Gagal dan Jadi “Gembel” hingga Bohongi Orang Tua di Kampung

11 April 2026
Derita tak punya motor dan tidak bisa naik motor di tongkrongan laki-laki MOJOK.CO

Derita Tak Punya Motor Sendiri dan Tak Bisa Nyetir di Tongkrongan Laki-laki: Dianggap Beban hingga Ditinggal Diam-diam

16 April 2026
Habis Doa Langsung Goyang- Cara Orang Indonesia Menjalani Agama yang Bikin Orang Pakistan Iri MOJOK.CO

Habis Doa Langsung Goyang: Cara Orang Indonesia Menjalani Agama yang Bikin Orang Pakistan Iri

17 April 2026
Orang Desa Nggak Cocok Jadi PNS Jika Tak Punya Ilmu Menjilat Atasan. MOJOK.CO

PNS Tinggalkan Suasana Slow Living di Desa karena Muak dengan Teman Kantor yang Suka Menjilat Atasan, Ujungnya Malah Bernasib Lebih Buruk

17 April 2026
kos eksklusif, jakarta, desa, kos.MOJOK.CO

Kabur dari Desa dan Memilih Tinggal di Kos Eksklusif Jakarta demi Ketenangan Batin, Malah Makin Kena Mental karena “Bahagia” di Kota Cuma Ilusi

15 April 2026
Bupati dan Walikota yang Korupsi Itu Lebih dari Sekadar Mengerikan MOJOK.CO

Bupati dan Wali Kota yang Korupsi Itu Lebih dari Sekadar Mengerikan

13 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.