Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kotak Suara

Ganjar dan Ridwan Kamil Dijodohkan untuk Pilpres 2024

Novita Rahmawati oleh Novita Rahmawati
29 Oktober 2022
A A
ganjar dan ridwan kamil mojok.co

Ilustrasi Ganjar Pranowo (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menjodohkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil untuk berpasangan dalam pemilihan presiden (Pilpres) 2024. Menurut Bima Arya, kedua sosok ini adalah pasangan yang cocok.

Hal ini disampaikan Bima Arya dalam pernyataan penutupnya di acara “Welcome Dinner Y20” di Pura Mangkunegaran pada Jumat (28/10/2022) malam. Acara ini dihadiri oleh beberapa tokoh muda kenamaan di Indonesia.

Selain Ganjar dan Ridwan Kamil atau yang akrab disapa Emil, Bima Arya dan sederet tokoh lainnya juga hadir. Di antaranya adalah Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak, dan KGPAA Mangkunegara X.

Menurutnya Bima, Ganjar dan Emil cocok berpasangan. Sebab keduanya memiliki latar belakang yang saling melengkapi. “Mas Ganjar siap nggak berpasangan dengan Kang Emil? Kang Emil siap nggak berpasangan dengan Mas Ganjar? Dan untuk Mas Gibran siap nggak mendukung mereka berdua?” kata Bima Arya yang kemudian disambut dengan tepuk tangan para tamu undangan.

Bima Arya kemudian memaparkan latar belakang kedua orang pemimpin ini. Kang Emil menurutnya merupakan sosok yang dekat dengan pesantren dan keislaman yang kental. Sementara Ganjar terkenal sebagai sosok aktivis dan nasionalis. Ia menganggap keduanya merupakan sosok yang saling melengkapi.

“Mas Ganjar ini berasal dari etnis Jawa, yang paling banyak, mayoritas (pemilih) di Indonesia. Dan Kang Emil Sunda, berbeda tapi saling melengkapi. Benar nggak?” katanya.

Dia kemudian menitipkan dua hal penting untuk Ganjar dan Emil jika maju dalam Pilpres 2024 mendatang. Poin pertama yang dititipkan yakni pada tahun 2045  mendatang, di mana usia Indonesia sudah 100 tahun. Diharapkan di tahun itu Indonesia bisa menjadi negara yang digdaya. Tanpa kepemimpinan yang kuat dan kokoh, hal tersebut tidak akan bisa dicapai.

“Kita titipkan pada mereka [Ganjar dan Emil] agar anak muda di Indonesia bisa dirangkul, diberi panggung, dan ruang dalam semua level,” ucapnya.

Poin selanjutnya yakni agar keduanya bisa mempersatukan Indonesia sehingga tidak menjadi bangsa yang terpecah. “Kita nggak mau terpecah, harus bersama harus kompak, jadi memudakan indonesia dan mempersatukan, itu titipan kita,” ujarnya.

Saat namanya disebut, Ganjar dhanya tersenyum tanpa memberikan respon lain. Sementara Emil memberikan tanggapan dengan menyatakan bahwa semua hal tersebut adalah takdir.

“Semua sudah ada takdirnya dari Allah, sudah digariskan. Kita mah hanya bisa saling mendoakan, yang penting Indonesia bisa lebih keren,” pungkasnya.

Reporter: Novita Rahmawati
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Ridwan Kamil jadi Cawapres: Saya Siap Saja Kalau Takdir Allah

Terakhir diperbarui pada 5 Desember 2022 oleh

Tags: ganjar pranowoPemilu 2024Pilpres 2024ridwan kamil
Novita Rahmawati

Novita Rahmawati

Kontributor Solo

Artikel Terkait

Ide Bodoh Ridwan Kamil untuk Atasi Kemacetan Jakarta MOJOK.CO
Esai

Ide Nggak Masuk Akal Ridwan Kamil: Datangkan Psikolog dan Ustaz Keliling untuk Atasi Kemacetan Jakarta

3 September 2024
Rasanya Satu Kelompok KKN dengan Anak Caleg, KKN Undip.MOJOK.CO
Kampus

Rasanya Satu Kelompok KKN dengan Anak Caleg, Semua Urusan Jadi Mudah Meski Suasana Bikin Tak Betah

14 Juli 2024
Tanggapan Mahasiswa Soal Pilpres 2024: Kecurangan Sudah Jadi Rahasia Umum!
Video

Tanggapan Mahasiswa Soal Pilpres 2024: Kecurangan Sudah Jadi Rahasia Umum!

23 Februari 2024
Komeng: Olok-Olok Rakyat Biasa untuk Menertawakan Politik MOJOK.CO
Esai

Komeng Adalah Bentuk Olok-Olok Paling Menohok yang Mewakili Lapisan Masyarakat Biasa untuk Menertawakan Politik

19 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pekerja gen Z matikan centang biru WhatsApp dicap kepribadian buruk

Pekerja Gen Z Matikan Centang Biru WhatsApp demi Privasi, Malah Dicap Kepribadian dan Etos Kerja Buruk padahal Berusaha Profesional

5 April 2026
Ikuti paksaan orang tua kuliah jurusan paling dicari (Teknik Sipil) di sebuah PTN Semarang biar jadi PNS. Lulus malah jadi sopir hingga bikin ibu kecewa MOJOK.CO

Kuliah di Jurusan Paling Dicari di PTN, Setelah Lulus bikin Ortu Kecewa karena Kerja Tak Sesuai Harapan

7 April 2026
Di umur 30 cuma punya motor Honda Supra X 125 kepala geter. Dihina tapi jadi motor tangguh yang bisa bahagiakan orang tua MOJOK.CO

Kerja Tahunan Cuma Bisa Beli Honda Supra X 125 Kepala Geter di Umur 30, Dihina Anak Gagal tapi Jadi Motor Tangguh Simbol Keluarga Bahagia

8 April 2026
Kerja di Pabrik, Kuliah S2, dan Dihajar Asam Lambung MOJOK.CO

Kerja di Pabrik, Kuliah S2, dan Dihajar Asam Lambung

6 April 2026
Geger Sepehi 1812: Bukti Keteguhan Sri Sultan Hamengkubuwono II Menolak Tunduk pada Penjajah.MOJOK.CO

Geger Sepehi 1812: Bukti Keteguhan Sri Sultan Hamengkubuwono II Menolak Tunduk pada Penjajah

5 April 2026
slow living, desa, warga desa.MOJOK.CO

Buka Bisnis di Desa Menggiurkan, Tapi Bukannya Slow Living Malah Dibayangi Sengsara karena Kebiasaan Warga

9 April 2026

Video Terbaru

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.