Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Kemungkinan Prabowo Gandeng Yenny Wahid, Pakar UGM: Unggul Suara NU di Jatim

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
17 September 2023
A A
Kemungkinan Prabowo Gandeng Yenny Wahid, Pakar UGM: Bisa Unggul Suara NU di Jatim

Prabowo dan Yenny Wahid usai melakukan pertemuan. (Instagram Prabowo Subianto)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Nama putri Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, Yenny Wahid, digadang-gadang bakal menjadi cawapres Prabowo Subianto. Ini jika ingin mendapatkan suara NU.

Pengamat politik UGM Arga Pribadi Imawan menilai, putri Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, Yenny Wahid, bisa jadi cawapres Prabowo Subianto. Ini setelah mereka mengadakan pertemuan pekan lalu.

Menurutnya, manuver tersebut bisa menjadi kunci Ketua Umum Partai Gerindra untuk unggul di Jawa Timur (Jatim) pada Pemilu 2024 mendatang.

“Tentu saja itu [menggandeng Yenny] menjadi salah satu rasionalitas Prabowo untuk dapat memecah suara di kawasan Jawa Timur, yang mayoritas banyak pemilih dari kalangan NU,” kata Arga kepada Mojok, Jumat (15/9/2023). Dengan kata lain, Prabowo bisa meraup suara NU.

Memang, dalam beberapa hasil survei terakhir, elektabilitas Prabowo unggul di Jatim ketimbang dua nama lain, Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan. Namun, dukungan itu masih fluktuatif: selisihnya amat kecil, dan masih mungkin disalip.

Misalnya, dalam hasil survei Surabaya Research Syndicate pada Agustus 2023 lalu, Prabowo hanya unggul tipis 25,8 persen berbanding 23,1 persen dengan Ganjar. Bahkan, dalam dua hasil survei dari Surabaya Survei Center (SSC) dan Laboratorium Ilmu Politik UMM, Ganjar berhasil mengungguli Prabowo.

Terlebih, setelah deklarasi Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, peta persaingan di Jatim akan makin ketat lagi mengingat background Cak Imin yang merupakan figur penting NU, ceruk suara NU terbesar di sana,

“Tentu, harusnya itu menjadi kalkulasi Prabowo. Meminang Yenny Wahid bakal membuat dukungannya di Jawa Timur jadi lebih kuat, karena beliau juga tokoh disegani (oleh NU),” sambungnya.

Rebut suara NU dan perempuan

Selain keunggulan di Jatim, hal lain yang bakal menguntungkan Prabowo jika menggandeng Yenny Wahid adalah soal narasi kesetaraan gender dan perempuan.

Jika akhirnya menjadi pasangan Prabowo, Yenny kemungkinan bakal jadi satu-satunya perempuan yang masuk kotak suara Pilpres 2024. Tentu ini bakal menjadi narasi kuat di kalangan pemilih perempuan, terlebih di era kesetaraan gender yang makin kencang disuarakan.

“Jika pada akhirnya berpasangan dengan Yenny Wahid, jelas yang paling utama adalah berkaitan dengan kesadaran publik atas kesetaraan gender dan pentingnya perempuan untuk menjadi pemimpin. Publik akan sadar soal itu,” kata Arga.

Yenny Wahid selama ini aktif dalam gerakan perempuan di desa-desa. Termasuk ia menjadi salah satu inisiator gerakan Desa Damai yang ia prakarsai bersama UN Woman. Dengan demikian, ceruk suara yang bisa Prabowo dapatkan pun bisa beragam dan luas jika akhirnya meminang Yenny Wahid.

Arga menilai, jika Prabowo dan Yenny Wahid berpasangan, bukan sekadar hanya akan mendapatkan suara NU.

“Saya kira nantinya pemilih mereka tidak hanya dari kalangan pemilih yang berlatarbelakang NU saja. Namun, juga dari perempuan, bahkan mungkin pemilih muda. Kemungkinan itu sangat terbuka,” pungkasnya.

Iklan

Reporter: Ahmad Effendi
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Pengamat Ungkap Wilayah di Jawa Timur yang Bisa ‘Dikeruk’ Anies-Muhaimin, di Mana Saja?

Cek berita dan artikel Mojok lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 17 September 2023 oleh

Tags: Jawa TimurKanal PemiluPemilu 2024prabowoYenny Wahid
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Reporter Mojok.co

Artikel Terkait

Mens Rea, Panji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme MOJOK.CO
Esai

Mens Rea, Pandji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme

12 Januari 2026
Pulau Bawean Begitu Indah, tapi Menjadi Anak Tiri Negeri Sendiri MOJOK.CO
Esai

Pengalaman Saya Tinggal Selama 6 Bulan di Pulau Bawean: Pulau Indah yang Warganya Terpaksa Mandiri karena Menjadi Anak Tiri Negeri Sendiri

15 Desember 2025
kapitalisme terpimpin.MOJOK.CO
Ragam

Bahaya Laten “Kapitalisme Terpimpin” ala Prabowonomics

21 Oktober 2025
12 Hari Belajar Bahagia di Perkebunan Kalijompo Jember MOJOK.CO
Esai

12 Hari Tinggal di Perkebunan Kalijompo Jember, Belajar Menjadi Manusia yang Selalu Bersyukur dan Merasa Cukup meski Keterbatasan Ada di Depan Mata

29 September 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Film Semi Jepang Bantu Mahasiswa Culun Lulus dan Kerja di LN (Unsplash)

Berkat Film Semi Jepang, Mahasiswa Culun nan Pemalas Bisa Lulus Kuliah dan Nggak Jadi Beban Keluarga

14 Januari 2026
Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
nongkrong di kafe, jakarta selatan.MOJOK.CO

Nongkrong Sendirian di Kafe Menjadi “Budaya” Baru Anak Muda Jaksel Untuk Menjaga Kewarasan

14 Januari 2026
franz kafka, pekerja urban, serangga.MOJOK.CO

Kita Semua Cuma Kecoa di Dalam KRL Ibu Kota, yang Bekerja Keras Hingga Lupa dengan Diri Kita Sebenarnya

15 Januari 2026
Ngerinya jalan raya Pantura Rembang di musim hujan MOJOK.CO

Jalan Pantura Rembang di Musim Hujan adalah Petaka bagi Pengendara Motor, Keselamatan Terancam dari Banyak Sisi

12 Januari 2026
Dracin Disukai Dunia karena di Surabaya Kaos Oblong dan Sandal Jepit Simbol Kekayaan, di Cina Tanda Orang Bangkrut MOJOK.CO

Dracin Disukai Dunia karena di Surabaya Kaos Oblong dan Sandal Jepit Simbol Kekayaan, di Cina Tanda Orang Bangkrut

14 Januari 2026

Video Terbaru

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.