Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kotak Suara

3 Faktor Penyebab Elektabilitas Ganjar Kembali Melesat di Survei SMRC

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
17 April 2023
A A
elektabilitas ganjar mojok.co

Ganjar Pranowo (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Elektabilitas Ganjar Pranowo kembali melesat naik dalam survei terbaru yang dirilis SMRC. Pengamat menyebut ada tiga faktor yang menjadi pendorongnya. Apa saja itu?

Lembaga survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), baru saja merilis hasil survei terkait Pilpres 2024.

Dalam survei tersebut, elektabilitas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kembali mengalami kenaikan setelah sempat terjun bebas akibat penolakannya terhadap Timnas Israel di Piala Dunia U-20.

“Ganjar Pranowo mendapatkan dukungan sebesar 16,5 persen, sangat dekat dengan perolehan suara Prabowo Subianto [posisi 2] yang mencapai 16,3 persen,” kata Direktur Riset SMRC, Deni Irvani, dalam keterangan resminya Sabtu (15/4/2023) lalu, mengutip dari CNN Indonesia.

Adapun, nama Anies Baswedan masih bertahan di posisi tiga dengan dukungan sebesar 9,8 persen.

Sebagaimana Deni jelaskan, dukungan kepada Ganjar mengalami kenaikan sebesar 3,5 persen. Pada minggu pertama April, dukungan terhadap Ganjar tercatat hanya sebesar 13 persen, tapi naik menjadi 16,5 persen pada minggu kedua.

Sementara dukungan untuk Prabowo, lanjut Deni, justru mengalami pelemahan dari 18,3 persen menjadi 16,3 persen dalam periode yang sama.

“Sedangkan dukungan untuk Anies Baswedan cenderung stagnan, dengan perolehan suara yang bergerak dari 10,7 persen menjadi 9,8 persen,” ucap Deni.

Lebih lanjut, dalam format semi terbuka dengan daftar 30 nama dan kesempatan bagi responden untuk menyebutkan nama lain di luar daftar tersebut, dukungan terhadap Ganjar Pranowo justru semakin besar, yakni mencapai 24,3 persen.

Kemudian, untuk simulasi dengan enam nama, Ganjar tetap memimpin dengan perolehan suara sebesar 26,8 persen, kemudian ada Prabowo dengan 25,4 persen.

“Dalam keseluruhan, suara Ganjar yang sempat turun mulai kembali menguat. Dukungan publik pada Ganjar mulai pulih,” pungkasnya.

Lantas, apa yang bikin elektabilitas Ganjar kembali alami kenaikan?

#1 Pemilih sudah lupa dengan kesalahan Ganjar

Pengamat politik Adi Prayitno mengungkapkan, ada tiga faktor yang membuat nama Ganjar kembali melejit dalam survei terbaru SMRC.

Faktor pertama, menurut Adi, para pemilih itu cepat melupakan dan memaafkan Ganjar ihwal gagalnya Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20, yang sempat membuat elektabilitasnya merosot.

Iklan

“Pemilih kita itu ‘kan memorinya pendek, cepat marah tetapi cepat pula memaafkan, cepat pula memilih orang yang sempat ia benci itu,” paparnya kepada Antara, Senin (17/4/2023).

“Banyak kasus, banyak kejadian di negara ini, partai, elite ataupun calon itu dibenci, dibully, tetapi sifatnya sesaat. Setelah itu publik lupa dan kembali dipilih,” sambung Adi.

#2 Mesra dengan Jokowi

Sementara faktor kedua adalah kemesraan yang Ganjar tampilkan dengan Presiden Jokowi, saat mereka seharian berada di Solo, Jawa Tengah beberapa waktu lalu.

Kata Adi, kemesraan tersebut menjadi jawaban sekaligus menepis isu keretakan yang terjadi di antara kedua figur PDIP itu.

Alhasil, hal itu pun menjadi aspek penting yang membuat para pendukung Jokowi kembali melihat sosok Ganjar. Dan berbondong-bondong memilih Ganjar sebagai penerus Jokowi di 2024.

“Kemesraan Jokowi dan Ganjar tentu jadi variabel yang cukup penting, terutama bagi pendukung Jokowi melihat Ganjar sebagai sosok yang kembali mesra dengan Jokowi dan tidak ada persoalan apapun yang signifikan. Basis loyalis Jokowi itu kembali berbondong-bondong memilih Ganjar Pranowo,” jelas Adi.

#3 Bertanggungjawab hadapi protes

Kembalinya suara para pemilih Ganjar juga tak lepas dari faktor ketiga. Faktor itu adalah sikap tegas saat mengeluarkan pernyataan politik yang menolak Israel bermain di Piala Dunia U-20 dan membuat Indonesia batal menjadi tuan rumah.

Menurut Adi, keberanian Ganjar untuk bertanggungjawab dan menghadapi protes publik menjadi poin tambah tersendiri untuk Ganjar. Ini pula yang membuatnya kembali menerima simpati para pemilih.

“Artinya, keberanian menghadapi persoalan yang blunder, persoalan yang ia hadapi, adalah bagian dari nilai positif yang Ganjar miliki,” jelas Adi.

“Jadi sebenarnya kegaduhan, bully-bully itu tidak selamanya negatif. Kalau bisa jelaskan ke publik dengan baik, hadapi dengan baik, ya secara perlahan masyarakat akan simpati,” pungkasnya.

Penulis: Ahmad Effendi
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA 131 Warga Sleman yang Sudah Meninggal Masih Tercatat di Daftar Pemilih

Terakhir diperbarui pada 17 April 2023 oleh

Tags: ganjar pranowoPemilu 2024survei capressurvei SMRC
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.

Artikel Terkait

Rasanya Satu Kelompok KKN dengan Anak Caleg, KKN Undip.MOJOK.CO
Kampus

Rasanya Satu Kelompok KKN dengan Anak Caleg, Semua Urusan Jadi Mudah Meski Suasana Bikin Tak Betah

14 Juli 2024
Komeng: Olok-Olok Rakyat Biasa untuk Menertawakan Politik MOJOK.CO
Esai

Komeng Adalah Bentuk Olok-Olok Paling Menohok yang Mewakili Lapisan Masyarakat Biasa untuk Menertawakan Politik

19 Februari 2024
bayi prabowo gibran di sumatera selatan.MOJOK.CO
Ragam

Kisah Bidan yang Membantu Persalinan Bayi Bernama Prabowo Gibran di Sumatera Selatan

16 Februari 2024
Menyaksikan Coblosan di Wotawati, Kampung Warisan Majapahit yang Mataharinya Tenggelam Pukul 15.00 MOJOK.CO
Aktual

Menyaksikan Coblosan di Wotawati, Kampung Warisan Majapahit yang Mataharinya Tenggelam Pukul Tiga Sore

14 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Orang Jakarta pilih bayar iPhone dengan cicilan

Tren “Aneh” Orang Jakarta: Nyicil iPhone Bukan karena Butuh, Alasannya Susah Dipahami Orang Miskin

14 April 2026
Skripsi Jurusan Antropologi Unair susah. MOJOK.CO

Kecintaan Mengerjakan Skripsi di Jurusan Antropologi Unair, Malah Jadi “Donatur Tetap” dan Tersadar karena Nasihat Timothy Ronald

14 April 2026
Habis Doa Langsung Goyang- Cara Orang Indonesia Menjalani Agama yang Bikin Orang Pakistan Iri MOJOK.CO

Habis Doa Langsung Goyang: Cara Orang Indonesia Menjalani Agama yang Bikin Orang Pakistan Iri

17 April 2026
Bekerja di Jakarta vs Jogja

Meninggalkan Jogja demi Mengejar Financial Freedom di Jakarta, Berhasil Dapatkan Gaji Besar meski Harus Mengorbankan Kesehatan Mental

13 April 2026
Derita tak punya motor dan tidak bisa naik motor di tongkrongan laki-laki MOJOK.CO

Derita Tak Punya Motor Sendiri dan Tak Bisa Nyetir di Tongkrongan Laki-laki: Dianggap Beban hingga Ditinggal Diam-diam

16 April 2026
Journaling

Journaling, Ringankan Beban Pikiran dan Perasaan untuk Lebih Berani Menikmati Hidup

13 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.