Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kotak Suara

131 Warga Sleman yang Sudah Meninggal Masih Tercatat di Daftar Pemilih

Kenia Intan oleh Kenia Intan
17 April 2023
A A
131 Warga Sleman yang Sudah Meninggal Masih Tercatat di Daftar Pemilih. MOJOK.CO

131 Warga Sleman yang Sudah Meninggal Masih Tercatat di Daftar Pemilih. MOJOK.CO

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Sebanyak 131 warga yang sudah meninggal dunia masih tercatat dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS). Pemilih yang meninggal dunia itu masih terdaftar karena tidak adanya akta kematian dari yang bersangkutan. 

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sleman, M Abdul Karim Mustofa mengatakan, pihaknya menemukan 131 pemilih meninggal dunia. Itu berasal dari hasil pemutakhiran data pemilih dan penyusunan daftar pemilih Pemilu 2024 yang Komisi Pemilihan Umum (KPU) temukan.

Iklan

Temuan itu hampir merata di seluruh kapanewon atau kelurahan, tetapi paling banyak di ditemukan di Kapanewon Depok

Adapun KPU masih mencantumkan data pemilih yang sudah meninggal dunia dalam DPS karena tidak mendapatkan akta kematian dari identitas tersebut.  Menurut KPU akta kematian merupakan sumber data paling valid untuk menunjukkan kematian seseorang.

“Kita sarankan kepada KPU agar bagaimana Disdukcapil ini tidak menerbitkan angka kematian. Maka berkonsultasilah kepada KPU provinsi bagaimana mendapatkan angka kematian ini. Apakah dengan surat pernyataan ketua RT, ketua RW, atau Pak lurah apakah ini sudah cukup. Maka itu akan diakomodir pada proses selanjutnya,” jelas Abdul Karim Mustofa, Rabu (12/4/2023). 

Asal tahu saja, sampai saat ini jumlah DPS yg ditetapkan KPU Kabupaten Sleman sebanyak 850.838 pemilih yang tersebar di 3.446 TPS. 

Bawaslu RI temukan delapan kesalahan dari daftar pemilih

Sebelumnya, Komisioner Bawaslu RI Lolly Suhenty sempat mengungkapkan, tercatatnya orang yang meninggal dunia menjadi salah satu dari delapan kesalahan yang Bawaslu RI temukan dari daftar pemilih hasil pemutakhiran. Tercatat ada sebanyak 868.545 orang meninggal yang masuk dalam daftar pemilih.   

Selain pemilih yang meninggal dunia, kesalahan lain adalah salah penempatan TPS. Pemilih tidak dikenali, pemilih sudah pindah domisili, pemilih di bawah umur, pemilih merupakan prajurit TNI. Dan anggota Polri aktif masuk ke dalam daftar pemilih. 

Asal tahu saja, KPU RI melakukan pemutakhiran dengan menurunkan Panitia Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) ke rumah rumah warga sejak 12 Februari -14 Maret 2023. Panitia tersebut bertugas melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) antara data pemilih potensial dan fakta lapangan.

Bagi pemilih yang sudah terverifikasi, datanya akan dimasukkan ke dalam Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran. Selama proses itu, Bawaslu lewat Panwaslu Kelurahan/Desa (PKD) melakukan uji petik. 

Penulis: Kenia Intan
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Daftar Pemilih Belum Beres, Lebih dari 6 Juta Pemilih Tidak Memenuhi Syarat dan tulisan menarik lainnya di Kanal Pemilu.

Terakhir diperbarui pada 17 April 2023 oleh

Tags: PemilihPemilu 2024sleman
Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

Konten “Ke Jogja tapi Nggak Ke Malioboro” Adalah Kabar Baik MOJOK.CO
Pojokan

Konten “Ke Jogja tapi Nggak Ke Malioboro” Adalah Kabar Baik, Membuat Derak Roda Ekonomi Bergerak ke Seluruh Pelosok DIY

26 April 2026
Naik Travel dari Jogja ke Surabaya Penuh Derita, Nyawa Terancam (Unsplash)
Pojokan

Naik Travel dari Jogja ke Surabaya, Niatnya Ingin Tenang Berakhir Penuh Derita dan Nyawa Terancam

13 Maret 2026
Anak rantau di Jogja pilih jadi marbot. MOJOK.CO
Sehari-hari

Derita Anak Rantau di Jogja: Sulit Cari Kos Murah, Nyaris Terjebak Dunia Gelap, hingga Temukan “Berkah” di Masjid

6 Maret 2026
Gamplong Studio Alam, Tempat Wisata Sleman yang Unik, tapi Nggak Perlu Diulang Dua Kali Mojok.co
Pojokan

Gamplong Studio Alam, Tempat Wisata Sleman yang Unik, tapi Nggak Perlu Diulang Dua Kali

27 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) meraih penghargaan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Program E-Learning Aparatur Negara (ASN) Berintegritas MOJOK.CO

ASN Jateng Dididik agar Tidak Berperilaku Menyimpang untuk Jaga Marwah Instansi, KPK Beri Penghargaan

18 Juni 2026
Rembang semakin tidak layak dicintai MOJOK.CO

Semakin Tak Punya Alasan untuk Tinggal dan Mencintai Kabupaten Rembang: Tak Beranjak ke Mana-mana, Kolotnya Dipelihara

17 Juni 2026
Jika kantin sekolah dilibatkan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), maka bisa meningkatkan efektivitas dan memberi dampak ekonomi nyata. MOJOK.CO

Jika Kantin Sekolah Dilibatkan MBG: Bisakah Tekan Anggaran dan Apa Dampaknya bagi Ekonomi Warga?

17 Juni 2026
Gotong Royong ala Serigala Putih: Napas Kultural Uzbekistan di Pentas Piala Dunia.MOJOK.CO

Sepak Bola Gotong Royong Bernama Mahalla, Senjata Taktis Uzbekistan di Piala Dunia

17 Juni 2026
Warung Kopi Aceh: Tempat Orang Terlihat Sibuk, Padahal Cuma Ngopi MOJOK.CO

Warung Kopi Aceh: Tempat Orang Terlihat Sibuk, Padahal Cuma Ngopi

19 Juni 2026
Orang desa tidak mengenal konsep pensiun dan menua dengan tenang (slow living). Itu hanya konsep orang kota MOJOK.CO

Pensiun Ala Orang Desa Tak Seperti Bayangan Orang Kota: Bukan karena Rencana Slow Living tapi Dipaksa Keadaan Getir

19 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.