Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Konter

Klaim Omong Kosong Pengguna iPhone Pindah ke Xiaomi 13, Mending ke Samsung, lah

Aditia Purnomo oleh Aditia Purnomo
14 April 2023
A A
Klaim Omong Kosong Pengguna iPhone Pindah ke Xiaomi 13, Mending ke Samsung, lah MOJOK.CO

Ilustrasi Klaim Omong Kosong Pengguna iPhone Pindah ke Xiaomi 13, Mending ke Samsung, lah. (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Begini, hape-hape yang dirilis Xiaomi ini memang bagus, harganya pun bersaing. Tapi, kalau disuruh membeli flagship Xiaomi, saya ya masih mikir beberapa kali juga. Karena dengan uang belasan juta, saya sudah bisa membeli hape dari dua merek yang sudah pasti kualitasnya: Samsung dan iPhone. Kalau hape entry atau midrange, barulah ponsel keluaran Xiaomi boleh dijagokan. 

Ingat, uang belasan juta itu tidak sedikit. Tentu yang mengeluarkan bakal pikir lebih untuk beli yang dianggap terbaik. Hape Xiaomi ini, meski bagus di spesifikasi, belum tentu memberikan pengalaman penggunaan yang bisa memuaskan semua orang. Jangankan pengguna umum ya, MiFans saja masih banyak kok yang tidak membeli seri flagship Xiaomi, kebanyakan masih pake Redmi atau Poco. 

Ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan utama untuk membeli ponsel flagship. Pertama, tentu pengalaman penggunaan. Mau digimanain juga, iPhone dengan iOs-nya tuh seamless banget buat dipakai semua orang. Mau dipakai main game berat aja enak, apalagi cuma kebutuhan sehari-hari. Kalau boleh klaim, iPhone itu adalah hape yang cocok digunakan oleh siapa saja. Casual bisa, gaming pun jadi. 

Kemudian, ekosistemnya. iPhone ini nggak bisa diragukan lagi perkara ekosistem. Semua produk Apple ini bisa terkoneksi satu sama lain. Mau transfer data gampang, file pun bisa terhubung satu sama lain. Di Android, ya baru Samsung yang bisa dibandingin sama iPhone. Soalnya mereka punya banyak produk yang bisa dikoneksi dengan hape, dan itu enak banget. 

Kalau cuma mengunggulkan spesifikasi mah, itu udah nggak menarik perhatian orang yang beli hape flagship. Namanya aja hape terbaik, spesifikasi pasti terbaik. Kalau ada yang beda, ya tipis saja, tapi kualitas harus sudah yang paling oke. Dan iPhone, nggak perlu diragukan lagi deh. Jadi, kalau mau ribut soal ini, ya levelnya masih di hape midrange aja paling. 

Sistem antarmuka Xiaomi kalah dibanding Samsung

Suka atau tidak, sejauh ini sistem antarmuka Xiaomi masih kalah dibanding One UI milik Samsung. Optimalisasi yang diberikan One UI ini masih jadi yang terbaik sih buat Android. Hal ini membuat hape-hape Samsung, walau spek kentang, tapi mampu memberi pengalaman penggunaan yang memuaskan. Sementara MiUI, aduh gimana ya, ya masih gitu-gitu aja sih. 

Jadi kalau ditanya, benarkah klaim pengguna iPhone pindah ke Xiaomi 13, ya mungkin saja terjadi di pasar Cina. Apalagi kalau disuruh membahas nasionalisme, ya publik Cina kudu banget pake Xiaomi 13. Namun untuk pasar global, terutama Indonesia, ya itu masih angan-angan aja sih. 

Kalau di Indonesia nih ya, yang ada malah orang-orang jualin hapenya buat diganti ke iPhone. Mau Cuma pake iPhone 8 atau iPhone XR yang sudah jadul itu, selama ada logo Apple-nya, pasti lebih dicari ketimbang Xiaomi 13. Toh pasar iPhone second di Indonesia itu sungguh luar biasa peminatnya. 

Toh kalau mau lebih adil, melihat posisi pasar berdasar data analis, Samsung dan Apple masih jadi ponsel penguasa pasar global di 2022. Baru setelahnya ada Xiaomi yang mengungguli Vivo dan Oppo. Sementara di Indonesia, justru Oppo yang menjadi penguasa pasar ponsel dengan kehebatan genjutsu dari sales mereka. Samsung yang sebelumnya berkuasa harus turun takhta, sementara Xiaomi ya cukup di posisi empat saja. 

Klaim omong kosong

Jadi, klaim kalau Apple User beralih ke Xiaomi 13 karena urusan isi baterai yang lebih kencang ini tidak akan berlaku di Indonesia, bahkan mungkin pasar global. Ya gimana mau berlaku, rilis resmi saja belum di Indonesia. Kalau di pasar global, ya namanya juga klaim kan, toh dulu Prabowo juga klaim menang pemilu, tapi akhirnya yang jadi presiden Jokowi lagi Jokowi lagi. 

Saya sih belum pernah pegang Xiaomi 13 ya, tapi kalau dilihat dari Xiaomi 12 yang rilis tahun lalu, dan seandainya MiUI masih gitu-gitu aja, tentu saya nggak bakal beli atau merekomendasikannya. Ya gimana, hape flagship tapi pengalaman penggunanya sama aja kaya pakai Redmi. Iklan di aplikasi GetApps-nya itu, aduh nyebelin banget. Apalagi iklan di lockscreen-nya, bawaannya pengin bilang: dah, mending beli Samsung lah.

Penulis: Aditia Purnomo

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Hal-hal Menyebalkan di iPhone yang Bikin Saya Mikir untuk Kembali ke Android dan artikel menarik lainnya di rubrik KONTER. 

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 14 April 2023 oleh

Tags: Appleflagship samsungflagship XiaomiiOSiPhoneSamsungXiaomi 13
Aditia Purnomo

Aditia Purnomo

Asli Tangerang, tinggal di Jogja. Tukang review hape baru. Pernah ganti hape 50 kali dalam 3 tahun.

Artikel Terkait

Pakai hp android Samsung S26 terintimidasi user iPhone. Tapi tak berpaling karena Samsung lebih berguna dari iPhone yang hanya memperdaya pengguna MOJOK.CO
Sehari-hari

Pakai Samsung Terintimidasi User iPhone, Tak Berpaling karena Lebih Berguna dari iPhone yang Memperdaya Penggunanya

26 Februari 2026
Perbandingan pengguna iPhone vs Android (Infinix dan Samsung)
Catatan

8 Tahun Pakai iPhone, Ternyata Saya Dibutakan Gengsi padahal Android Lebih Praktis dan Nyaman

25 Februari 2026
mahasiswa penerima beasiswa KIP Kuliah ISI Jogja dihujat. MOJOK.CO
Kampus

Mahasiswa Penerima Beasiswa KIP Kuliah ISI Jogja Dihujat karena Flexing dan Dianggap Glamor, padahal Hidupnya Nelangsa

30 Oktober 2025
Penerima beasiswa KIP Kuliah bisa beli hp iPhone. MOJOK.CO
Kampus

Mahasiswa Penerima Beasiswa KIP Kuliah Banting Tulang Belajar sambil Kerja Pakai iPhone, Malah Dikira Flexing dan Nggak Cocok Hidup Layak

26 Agustus 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pemuda Jakarta kerja di Jepang untuk bayar utang keluarga. MOJOK.CO

Gila-gilaan Kerja di Jepang tapi Tak Bisa Menikmati Upah Besar, sebab Saya Generasi Sandwich yang Harus Tebus Utang Keluarga

26 Februari 2026
Kos di Jogja

Rasanya Tinggal di Kos “Medioker” Jogja: Bayar Mahal, tapi Nggak Dapat Sinar Matahari

19 Februari 2026
Wawancara beasiswa LPDP

Niat Daftar LPDP Berujung Kena Mental, Malah Diserang Personal oleh Pewawancara dan Tak Diberi Kesempatan Bicara

20 Februari 2026
Mall Kokas di Jakarta Selatan (Jaksel) macet

Mall Kokas, Tempat Paling Membingungkan di Jakarta Selatan: Bikin Pekerja “Mati” di Jalan, tapi Diminati karena Bisa Cicipi Gaya Hidup Elite

20 Februari 2026
Pertama kali merantau ke Jogja: kerja palugada di coffee shop dengan gaji Rp10 ribu MOJOK.CO

Pertama Kali Merantau ke Jogja: Kerja di Coffee Shop 12 Jam Gaji Rp10 Ribu Perhari, Capek tapi Tolak Pulang karena Gengsi

24 Februari 2026
Bertahun-tahun Jadi User Motor Matic, Memilih Beralih ke Honda Revo yang Nggak “Good Looking” demi Selamatkan Dompet dan Nyawa MOJOK.CO

Bertahun-tahun Jadi User Motor Matic, Memilih Beralih ke Honda Revo yang Nggak “Good Looking” demi Selamatkan Dompet dan Nyawa

24 Februari 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

25 Februari 2026
Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026
Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

21 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.