Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Konter

Ngotot Beli iPhone Jadul Akhirnya Menyesal karena Buang Duit, Lalu Pindah ke Android dan Terbebas dari Stres

Aditia Purnomo oleh Aditia Purnomo
18 Mei 2024
A A
iPhone Jadul Dibeli demi Gengsi? Mending Beli Android Baru Aja! MOJOK.CO

Ilustrasi iPhone Jadul Dibeli demi Gengsi? Mending Beli Android Baru Aja! (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Memaksakan diri membeli iPhone jadul karena bakal buang duit demi ngasih makan gengsi itu perbuatan bodoh. Mending beli Android terbaru saja.

Beli iPhone second itu bukan perbuatan dosa. Bahkan, kegiatan ini bisa menjadi salah satu cara untuk mendapatkan produk Apple dengan cara yang terbaik. Persoalannya, kalau beli second, jangan cari yang yang paling jadul dan paling murah. Percuma, sama sekali tidak layak dan cuma buang-buang duit. Daripada begitu, mending beli Android kelas mid-end yang kualitasnya pilih tanding. 

Entah sejak kapan, tapi saya sering melihat orang-orang memaksakan diri membeli iPhone. Misalnya, mereka yang membeli iPhone 5s di 2018 atau mereka yang membeli iPhone XR di 2024. Ya ampun, kedua hape tadi sudah tergolong artefak di tahun pembeliannya. Usianya sudah 5 tahun atau lebih, dan sama sekali tidak layak untuk dibeli karena masa penggunaannya relatif pendek. 

Masalahnya, mental manusia kita kerap berpikiran pendek. Mereka tipikal manusia yang tidak berpikir jangka panjang. Pokoknya asal punya iPhone walau yang paling murah dan jelek. Mereka tetap akan membelinya asal masuk budget. Namanya saja memberi makan gengsi. Pokoknya asal Apple, segala persoalan selesai karena urusan gengsi telah selesai dengan logo apel kroak di bodi belakang ponsel. 

Ketimbang beli iPhone jadul, akan lebih berguna beli Android baru

Asal kalian tahu ya, ketimbang beli iPhone XR atau iPhone 11 di 2024, tentu akan lebih berguna jika kalian membeli Android Samsung Galaxy A55 atau Xiaomi 13T. Masa guna kedua hape ini tentu saja panjang. Kualitasnya saya kira juga lebih baik ketimbang 2 iPhone pra-sejarah yang saya sebut di awal. 

Begini, secara harga, mungkin ya Android mid-end dianggap mahal karena labelnya Android. Padahal, Galaxy A55 dengan harga Rp5,5 juta itu bisa digunakan setidaknya untuk 4 tahun ke depan. Apalagi, secara kualitas, sekali lagi, Galaxy A55 tentu pilih tanding dengan iPhone jadul tadi. Dan, tipikal Android Samsung ini kemampuannya bagus di segala sisi teknis. 

Di sisi performa, Android Samsung Galaxy A55 mendapat AnTuTu skor di sekitar angka 710 ribu. Di sisi ini, iPhone XR memang terlihat unggul. Namun, dari sisi teknis lain tentu akan tertinggal. 

Misalnya, kalian nggak akan kerepotan harus mengecek berapa banyak baterai yang tersisa di hape Android yang satu ini. Selain baterainya lumayan besar, ini hape baru, Bos! Nggak ada itu ceritanya pengguna Android mental health-nya rusak gara-gara rungkad sama battery health iPhone jadul. 

Yang mid-end saja sudah berani multitasking

Secara umum, penggunaan Android mid-end untuk multitasking ini pasti berani uji. Apalagi Samsung membekali Galaxy A55 One UI 6 yang menjadi antarmuka terbaik dari Android saat ini. Kalau mau ngadu smooth mah berani saja. Tentunya dengan layar Amoled dengan refresh rate 120Hz, Galaxy A55 akan lebih responsif ketimbang iPhone jadul. 

Sementara di sisi kamera, saya kira Galaxy A55 sudah sangat cukup untuk dibandingkan dengan iPhone XR. Mungkin sebagian orang menganggap jika hasil rekaman video XR lebih oke. Namun, jika hanya untuk kebutuhan medsos, ya Galaxy A55 ini juga sudah cukup banget. Lagipula, urusan kamera ini sebenarnya relatif, selama man behind the gun-nya jago, ya hasil videonya bagus-bagus saja.  

Kalau mau ngadu kamera, tenang saja, masih ada Xiaomi 13T yang sayangnya gaib itu. Berbekal label Leica, hasil gambar dari Android yang satu ini adalah salah satu yang terbaik di pasaran. Mau foto atau video, ya masih lebih bagus ketimbang hape jadul, lah. Urusan skor AnTuTu ya tinggian Xiaomi 13T dengan nilai 900 ribuan. 

Dan yang paling penting, kedua hape ini dijamin bakal mendapat update software hingga 4 dan 5 tahun update security patch. Jadi, setidaknya ya, kedua hape ini masih bisa dipakai dengan nyaman hingga 4 tahun ke depan. Sementara iPhone XR akan mendapatkan update software terakhir di tahun ini, jadi masa gunanya paling bagus di satu (mentok 2) tahun ke depan. 

Beli hape untuk jangka panjang

Kebanyakan orang itu membeli ponsel untuk jangka waktu yang cukup panjang. Bahkan ada beberapa teman yang belum mau mengganti hapenya sebelum ada di kondisi rusak yang parah. Karenanya, masa penggunaan jadi sangat penting bagi orang yang akan membeli hape, entah baru atau second. 

Perlu diingat, jika iPhone jadul murah yang kalian beli itu hape second. Apalagi kombinasi jadul dan harga murah itu perlu kalian waspadai sebagai produk rekondisi. Sejak dulu ada begitu banyak iPhone jadul yang diperbaiki dulu sebelum kembali dijual. Entah baterainya yang diganti, atau malah layarnya. 

Iklan

Meski masih berfungsi, tapi kemampuannya akan menurun hingga 70% ketimbang performa awalnya. Karena itu, meski di atas kertas terlihat keren, tetap saja iPhone jadul adalah barang pra-sejarah yang selayaknya dimuseumkan. 

Beda hal tentu saja, jika di 2024 ini, kalian dengan cerdas memilih membeli iPhone 13 yang masa pakainya relatif masih panjang. Harganya juga sudah turun lumayan drastis. Meski tentu saja tetap harus berhati-hati jika beli second, saya kira iPhone 13 adalah seri paling worth to buy Apple untuk tahun ini. Apalagi, di seri ini, iPhone dengan ukuran mini masih hadir untuk Apple User.

Jangan beli karena gengsi karena bakal buang duit 

Ketimbang kalian membeli gengsi dengan iPhone jadul, tentu akan lebih baik membeli Android sesuai budget dan kebutuhan. Kalau kalian hidup di masa 10 tahun yang lalu, ketika Android masih busuk, ngotot beli iPhone sih ngga ada masalah ya. Namun di masa sekarang, saya kira Android sudah bisa bersaing dalam banyak hal, terutama untuk urusan pengalaman penggunaan. 

Ingat, kalian beli hape itu bukan untuk dicas 3 hingga 4 kali sehari karena sering digunakan. Kalian beli hape itu bukan untuk stres melihat battery health terus turun secara drastis. Dan kalian membeli hape itu untuk menunjang kebutuhan sehari-hari, bukan menunjang gengsi. Kalau memang nggak mampu beli iPhone, ya jangan memaksakan diri. Sudah, beli Android saja.

Penulis: Aditia Purnomo

Editor: Yamadipati Seno 

BACA JUGA Meninggalkan iPhone dan Pindah Sepenuhnya ke Android Adalah Langkah yang Tepat karena Saya Jadi Lebih Produktif ketika Bekerja dan analisis menarik lainnya di rubrik KONTER.

Terakhir diperbarui pada 19 Mei 2024 oleh

Tags: androidGalaxy A55iPhoneiphone 13iPhone 5siphone bekasiPhone XRSamsungsamsung galaxyXiaomi 13T
Aditia Purnomo

Aditia Purnomo

Asli Tangerang, tinggal di Jogja. Tukang review hape baru. Pernah ganti hape 50 kali dalam 3 tahun.

Artikel Terkait

iphone 11, jasa sewa iphone jogja.MOJOK.CO
Sehari-hari

User iPhone 11 Dicap Kuno dan Aneh karena Tak Mau Upgrade, Pilih Dihina Miskin daripada Pusing Dikejar Pinjol

14 Maret 2026
Sewa iPhone biar dianggap keren daripada pengguna Android
Sehari-hari

Pakai iPhone Dianggap Keren, Rela Sewa Harian sampai Rp120 Ribu demi Gengsi dan Memberi “Makan Konten” Media Sosial

3 Maret 2026
Xiaomi POCO ternyata lebih berguna ketimbang Samsung Galaxy. MOJOK.CO
Sehari-hari

Kecewa dengan Penyakit “Kronis” Samsung Galaxy yang Habiskan Duit Berjuta-juta, Ternyata Merek “Murahan” Lebih Berguna

2 Maret 2026
Pakai hp android Samsung S26 terintimidasi user iPhone. Tapi tak berpaling karena Samsung lebih berguna dari iPhone yang hanya memperdaya pengguna MOJOK.CO
Sehari-hari

Pakai Samsung Terintimidasi User iPhone, Tak Berpaling karena Lebih Berguna dari iPhone yang Memperdaya Penggunanya

26 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kuliner khas Minang, rendang, di rumah makan Padang di Jogja rasanya berubah jadi kuliner Jawa

Nasi Padang Versi Jogja “Aneh” di Lidah, Makan Rendang Tanpa Cita Rasa Gurih dan Asin karena Dominasi Kuliner Manis Jawa

16 Maret 2026
Mahasiswa UGM hidup nomaden sambil kuliah di Jogja demi gelar sarjana

Mahasiswa UGM Kena DO dan Tinggal Nomaden karena Kendala Ekonomi, Kini Raih Gelar Sarjana Berkat “Menumpang” di Kos Teman

17 Maret 2026
Suasana Kampung Ramadan Masjid Mlinjon, Klaten. MOJOK.CO

“Jajanan Murah” yang Tak Pernah Surut Pembeli di Kampung Ramadan Masjid Mlinjon Klaten

17 Maret 2026
Sekolah penerima manfaat beasiswa JPD Pemkot Jogja

Beasiswa JPD Jadi Harapan Siswa di Jogja untuk Sekolah, padahal Hampir Berhenti karena Broken Home

17 Maret 2026
Hidup mati pekerja Jakarta harus tetap masuk, menerjang arus dari Bekasi

Nasib Suram Pekerja Jakarta Rumah di Bekasi, Dituntut Bekerja dan Pulang ke Rumah sampai Nyaris “Mati” karena Tumbang Mental dan Fisik

17 Maret 2026
Kursi kereta eksekutif dibandingkan kereta ekonomi premium lebih nyaman untuk mudik Lebaran

Saya Tak Sudi Mudik dengan Kereta Ekonomi Premium, Ditipu Embel-embel Mirip Eksekutif padahal Hampir “Mati” Duduk di Kursi Tegak

15 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.