Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Konter

Android Semakin Berkembang ketika iPhone Cuma Menang Awet Saja: Mari Menyudahi Debat Abadi yang Tidak Berguna Ini

Saya sudah berhenti menggunakan iOs sejak iPhone 13 Pro. Alasannya karena Apple masih saja menggunakan port lightning ketika semua device saya yang lain sudah pakai port USB-C. Daripada repot mending pakai Android saja.

Aditia Purnomo oleh Aditia Purnomo
2 Agustus 2023
A A
Android Semakin Berkembang, iPhone Cuma Menang Awet Saja MOJOK.CO

Ilustrasi Android Semakin Berkembang, iPhone Cuma Menang Awet Saja. (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Demi menyudahi debat abadi mana yang lebih baik, Android vs iPhone, saya menyusun analisis komprehensif berdasarkan pengalaman. Selamat membaca.

Selain persoalan bumi datar atau bulat, salah satu perdebatan paling abadi adalah mana yang lebih baik: Android atau iPhone? Padahal, sama seperti perdebatan lainnya, membandingkan dua hal ini sudah tak lagi relevan dan harusnya segera disudahi. 

Mendebat mana yang lebih baik antara dua jenis ponsel berbeda sistem operasi ini mungkin masih relevan jika kamu melakukannya 5 tahun yang lalu. Ketika kamu melakukannya di masa Samsung belum punya OneUI, dan pengalaman penggunaan serta konfigurasi antarmuka Android masih begitu-begitu saja. Namun kini, banyak inovasi justru lahir dari Android. Dan iPhone serta iOs, justru kian hari kian tidak menarik dan begitu-begitu saja. 

Inovasi, kunci Android berkembang pesat

Jika membandingkan keduanya sekarang, ketika Android sudah amat jauh berkembang, kamu akan menemukan sebuah fakta. Ketahuilah, bahwa di beberapa aspek, ponsel Android justru menang telak dari iPhone yang selalu dibanggakan itu. 

Misalnya, teknologi layar lipat yang dihadirkan beberapa merek ponsel Android, seperti Samsung misalnya. Ini adalah satu dari sekian hal yang belum mampu dilakukan Apple dan iPhone tatkala Suga BTS sudah hadir di peluncuran Galaxy Z Fold generasi ke-5. 

Inovasi, menjadi hal yang sangat. Aduh, gimana bilangnya ya. Sangat langka inovasi adalah pikiran yang muncul ketika melihat beberapa generasi iPhone terbaru. Kini, iPhone lebih sering menghadirkan gimmick yang nggak prinsipil dari sisi inovasi teknologi. Meski memang, tetap menarik minat bagi banyak penyukanya. 

Beberapa hal yang tidak prinsipil, misalnya, tidak ada pemindai sidik jari dalam layar dan tak ada upaya memutakhirkan kamera depan di dalam layar. Yang ada hanya menghadirkan ponsel dengan warna kuning yang di-branding dengan sebegitu rupa. 

Saya kira, satu-satunya inovasi terbaik Apple dalam beberapa tahun terakhir adalah kehadiran chipset Apple M1 yang hadir di Macbook dan iMac. SoC berbasis arsitektur ARM ini adalah sebuah langkah revolusioner Apple bagi dunia teknologi yang memberikan laptop kekuatan komputasi dahsyat, tapi sangat efisien. Namun, yang perlu diingat, inovasi ini hadir di Macbook ya, bukan iPhone.

Baca halaman selanjutnya: Kok iPhone malah mengekor Android? Sudah kalah terlalu telak?

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 2 Agustus 2023 oleh

Tags: androidAppleflagship androidGalaxy S21 UltraiPhoneiPhone 14PocoredmiSamsung
Aditia Purnomo

Aditia Purnomo

Asli Tangerang, tinggal di Jogja. Tukang review hape baru. Pernah ganti hape 50 kali dalam 3 tahun.

Artikel Terkait

mahasiswa penerima beasiswa KIP Kuliah ISI Jogja dihujat. MOJOK.CO
Kampus

Mahasiswa Penerima Beasiswa KIP Kuliah ISI Jogja Dihujat karena Flexing dan Dianggap Glamor, padahal Hidupnya Nelangsa

30 Oktober 2025
Penerima beasiswa KIP Kuliah bisa beli hp iPhone. MOJOK.CO
Kampus

Mahasiswa Penerima Beasiswa KIP Kuliah Banting Tulang Belajar sambil Kerja Pakai iPhone, Malah Dikira Flexing dan Nggak Cocok Hidup Layak

26 Agustus 2025
Pertama kali punya hp android Redmi 4X. Niat bergaya malah menderita MOJOK.CO
Ragam

Pertama Kali Punya HP Android: Niat Bergaya malah Menderita, Diteror Notif “Memori Penuh” hingga Layar Mati Separuh

18 Agustus 2025
Paksa dibelikan bapak iPhone 14 Pro demi gaya, kini sia-sia MOJOK.CO
Ragam

Maksa Beli iPhone demi Gaya sampai Diamkan Bapak Berhari-hari, iPhone 14 Pro Terbeli tapi Hidup Jadi “Berantakan dan Menderita”

17 Juli 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

raymond, joaquin, indonesia masters 2026.MOJOK.CO

Mimpi Masa Kecil “The Next Minions” yang Masih Tertunda

25 Januari 2026
Sungai Progo, Tragedi Sungai Sempor Tak Perlu Terjadi Jika Manusia Tidak Meremehkan Alam dan Menantang Takdir MOJOK.CO

Izin Tambang Sungai Progo Masih Mandek dengan “Aturan Jadul”

28 Januari 2026
Orang Madura sudah banyak kena stigma buruk di Surabaya dan Jogja. Terselamatkan berkat dua hal MOJOK.CO

2 Hal Sederhana yang Selamatkan Wajah Madura Kami dari Stigma Buruk Maling Besi, Penadah Motor Curian, hingga Tukang Pungli

28 Januari 2026
Kalkulator untuk lansia merencanakan pensiun. MOJOK.CO

Lebih Baik Hidup Hemat Saat Muda agar Tak Jadi Beban Keluarga dan Bisa Berfoya-foya di Masa Tua

29 Januari 2026
Cara Pamit Megadeth Agak Cringe, Tapi Jadi Eulogi Manis Buat Menutup Perjalanan Empat Dekade di Skena Thrash Metal.MOJOK.CO

Album “Pamitan” Megadeth Jadi Eulogi Manis dan Tetap Agresif, Meskipun Agak Cringe

30 Januari 2026
Menyesal pindah ke Jogja, sama saja dengan Jakarta. MOJOK.CO

Kesialan Bertubi yang Bikin Saya Merenung dan Nyaris Menyesal Pindah ke Jogja yang Penuh dengan Kebohongan

27 Januari 2026

Video Terbaru

Kebun Durian Warso Farm di Bogor, Agrowisata Edukatif dengan 16 Varietas Durian

Kebun Durian Warso Farm di Bogor, Agrowisata Edukatif dengan 16 Varietas Durian

28 Januari 2026
Sigit Susanto: Membaca Dunia lewat Perjalanan Panjang dan Sastra

Sigit Susanto: Membaca Dunia lewat Perjalanan Panjang dan Sastra

27 Januari 2026
Zainal Arifin Mochtar dan Tawa yang Tidak Sepenuhnya Bercanda

Roasting Zainal Arifin Mochtar (Bagian 2): Strategi Biar Bisa Jadi Guru Besar

24 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.