Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Komen Versus

Hobi Titip Beli Ini Itu, Gimana Cara Ngomongnya Pakai Bahasa Inggris?

Aprilia Kumala oleh Aprilia Kumala
16 Agustus 2019
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Kebiasaan kita adalah titip beli dan bawain ini itu kalau ada orang yang mau pergi. Coba, deh, kalau pakai bahasa Inggris, gimana cara bilangnya?

Saya pernah sakit kepala mendadak waktu sudah sampai kantor dan merasa butuh minum obat secepatnya. Karena nggak kuat keluar untuk mampir warung, saya langsung mengontak salah seorang rekan kerja untuk mampir ke warung/apotek/Indomaret demi sebaris paracetamol.

Iklan

Salah seorang anak magang pernah izin keluar untuk makan siang, lalu dihujani permintaan tolong untuk titip beli rokok dan gorengan. Hal yang sama terjadi kalau salah seorang dari kami pergi di saat waktu istirahat tiba: Orang-orang pada titip beli ini itu.

Titip-titipan ini memang jadi hal yang “sangat Indonesia”. Maksudnya, kata “titip” sangat umum ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan, kalau kita sekeluarga mau pergi ke luar kota, nggak jarang juga orang tua kita ngomong ke tetangga, “Titip rumahnya, ya, Pak, Bu,” entah untuk berbasa-basi atau memang secara literal diserahi kepercayaan menjaga rumah sembari menitipkan kunci pintu.

Baru kemarin, seorang teman datang dan meminta tolong bantuan untuk menerjemahkan naskah drama. Gara-gara ini, kami malah berakhir pada bahasan soal istilah-istilah umum di bahasa Indonesia yang tidak punya padanan katanya dalam bahasa Inggris, atau sebaliknya.

“Makan siang itu lunch. Makan malam itu dinner. Tapi, coba lihat, cuma kata breakfast yang punya padanan khusus, yaitu ‘sarapan’,” kata teman saya. Saya ngangguk-ngangguk.

“Kata ‘titip’ itu ya sama saja. Ada banyak ekspresi untuk menjelaskan permintaan tolong untuk titip beli atau titip bawain sesuatu, tapi nggak mutlak jadi padanan, seperti ‘sarapan’ dan breakfast,” sambungnya lagi.

Dari beberapa terjemahan bebas, kata “titip” dalam bahasa Indonesia sering disamakan dengan kata entrust dalam bahasa Inggris. Dalam Cambridge Dictionary, kata entrust sendiri bermakna: “to give someone a thing or a duty for which they are responsible”.

Membuat seseorang bertanggung jawab terhadap sesuatu, bagi saya, jauh terkesan lebih formal dan agak berlebihan kalau di-compare dengan permintaan tolong titip beli gorengan. Jadi, alih-alih menggunakan kata entrust, ekspresi-ekspresi ini bisa dijadikan alternatif:

1. Kamu mau ke Alfamidi, ya? Aku titip batagor, dong.

Are you going to Alfamidi? Can you please get me some batagors?

2. Eh, kalau kamu jadi ke Jakarta, aku titip beliin baju, ya.

Can you please buy me some clothes if you go to Jakarta?

3. Aku mau pergi ke Jepara. Tolong titip jagain rumahku, ya.

Iklan

I will go to Jepara. Please take care of my house.

Kata entrust, sementara itu, sifatnya lebih “serius”. Bukan sekadar titip beli atau titip bawain, kata ini cenderung memiliki makna “mempercayakan” sesuatu.

Kayaknya bakal jadi kaku kalau kita tiba-tiba mendatangi teman dan berkata, “I entrust you to buy me a cup of coffee this afternoon.” Maksud saya, tidakkah itu terasa seperti sebuah misi rahasia, alih-alih minta tolong biasa?

Tapi, kalau kamu mau pakai kata entrust ya boleh-boleh saja. Toh, kata ini memang diciptakan untuk dipakai. Beberapa contoh penggunaannya adalah:

1. Kami telah memercayakan uang kami kepada pihak travelling agent untuk mengatur perjalanan liburan kami.

We have entrusted our money to the travelling agent to help us arranging the trip for the holiday.

2. Bisa nggak, sih, aku memercayakan hatiku untuk dia?

Can I just entrust him with all my heart?

Yah, dari contoh kalimat terakhir saja seharusnya kita tahu: Ada beberapa perihal titip-titipan yang harus dipertimbangkan dengan lebih serius, bukan sekadar titip beli atau bawain barang. Kalau dari segi bahasa, kita nggak akan bisa dengan gampangnya pakai istilah “take care of” karena memang kedua belah pihak harus saling “entrust”.

Udah ah, sampai ketemu di Versus minggu depan!

Terakhir diperbarui pada 16 Agustus 2019 oleh

Tags: bahasa inggrisentrustget meoleh-olehterjemahantitip beli
Aprilia Kumala

Aprilia Kumala

Penulis lepas. Pemain tebak-tebakan. Tinggal di Cilegon, jiwa Banyumasan.

Artikel Terkait

4 Oleh-Oleh “Red Flag” Gunungkidul yang Sebaiknya Dipertimbangkan Ulang sebagai Buah Tangan Mojok.co
Pojokan

4 Oleh-Oleh Gunungkidul yang Sebaiknya Dipertimbangkan Berkali-kali sebelum Dibeli

29 Maret 2026
4 Oleh-Oleh Khas Bantul yang Sebaiknya Dipikir Ulang Sebelum Dijadikan Buah Tangan Mojok.co
Pojokan

4 Oleh-Oleh Khas Bantul yang Sebaiknya Dipikir Ulang Sebelum Dijadikan Buah Tangan

25 Maret 2026
4 Oleh-Oleh Malioboro Jogja Sebaiknya Dipikir Ulang Sebelum Membeli Mojok.co
Pojokan

4 Oleh-Oleh Khas Malioboro Jogja yang Sebaiknya Dipikir Ulang Sebelum Membeli

24 Maret 2026
Foto bakpia Jogja yang biasanya dibeli wisatawan - MOJOK.CO
Pojokan

7 Bakpia Jogja Paling Enak dan Cocok di Lidah Wisatawan

9 Oktober 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Derita 17 Hari Naik Honda Revo Jadi Penagih Utang MOJOK.CO

17 Hari Menjadi Penagih Utang dengan Risiko Kehilangan Nyawa Naik Honda Revo Biru Sudah Cukup Membuat Saya Menyerah

23 Juni 2026
Gen Z Habiskan Gaji untuk Konser K-Pop. MOJOK.CO

Gen Z Habiskan Gaji demi Konser K-Pop: “Balas Dendam” Terbaik untuk Penuhi Inner Child

25 Juni 2026
gagal jastip saat war tiket konser BTS. MOJOK.CO

Pertama Kali War Tiket Konser BTS: Trust Issue Pakai Jastip karena Selalu Gagal, Justru Hoki Berkat Teman yang FOMO

23 Juni 2026
Gen Z, membaca, buku.MOJOK.CO

Gen Z di Indonesia, Generasi Paling Aktif Membaca tetapi Paling Tak “Terliterasi”

24 Juni 2026
PNS di desa.MOJOK.CO

Jadi PNS di Desa Memang Hidup Makmur, tapi Bikin Tak Berkembang karena Budayanya Toksik dan Membosankan

22 Juni 2026
Umbul Wadon Plunyon, Kalikuning. MOJOK.CO

Umbul Wadon: Jantung Air Kota Jogja di Balik Panorama Indah Plunyon Kalikuning yang Terkesan Seram

26 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.