Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Komen Status

Kala Presiden Jokowi Menyerahkan Posisi Kepresidenannya Selama 5 Menit

Redaksi oleh Redaksi
13 Februari 2018
A A
Jokowi-Gantian-MOJOK.CO
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

[MOJOK.CO] “Jokowi dua periode? Nyoooh~”

Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menjadi perbincangan usai menghadiri Puncak Peringatan Hari Pers Nasional Tahun 2018 di Danau Cimpago, Kota Padang, Sumatera Barat. Berdiri di atas panggung, Presiden Jokowi mengundang salah satu wartawan untuk naik ke atas di sela-sela pidatonya sendiri.

Iklan

Adalah Muhammad Yusri Nur Raja Agam, wartawan asal Surabaya yang beruntung berbincang langsung dengan Presiden. Kala itu, Presiden Jokowi dan Yusri, wartawan tersebut, sempat pula bertukar peran antara wartawan dan presiden, sebagaimana ditampilkan dalam video yang sontak viral sejak beberapa hari lalu di akun Facebook Rakyat Sosmed.

https://www.facebook.com/suarasosmed/videos/946401215510500/

Presiden Jokowi diduga “curcol” alias curhat colongan pada kesempatan itu. Gimana nga, Presiden Jokowi memulai perbincangan mereka dengan, “Saya tuh sering ya didadak wartawan, ditanyakan, dan kita belum siap. Sering, kita nggak siap. Oleh sebab itu, pada kesempatan yang baik ini, saya minta Pak Yusri jadi presiden, saya yang jadi wartawan. Nanti, saya tanya. Gantian, mumpung Hari Pers.”

Permintaan Presiden Jokowi disambut gelak tawa tamu undangan dan Yusri. Menanggapi permintaan Presiden, Yusri segera bersiap dan langsung menghayati peran sebagai presiden, walau hanya sekian menit~

“Baik, Saudara wartawan. Apa yang mau ditanyakan?”

Dalam video berdurasi 5:32 tersebut, Jokowi yang berpura-pura menjadi wartawan pun melemparkan pertanyaan pada “Presiden” Yusri.

Jokowi  :   Dari 34 menteri, menteri mana yang menurut Bapak paling penting?

Yusri      :   Sebenernya semua penting, tapi yang paling penting itu menteri yang bisa membuat presidennya nyaman.

Jokowi  :   Berarti menteri apa, Pak? To the point aja, Bapak jangan muter-muter gitu. Saya belum bisa nulis, belum bisa nangkep.

Yusri      :   Baik, menteri yg ngurusin wartawan, Pak.

Jokowi  :   Menteri apa itu?

Yusri      :   Kalau sekarang namanya Kominfo.

Iklan

Jokowi  :   Kenapa?

Yusri      :   Supaya informasi disampaikan mulai dari kota sampai ke desa, maupun dari desa balik ke kota. (Jadi), semua menerima informasi dan komunikasi.

Tidak berhenti sampai di situ, Jokowi kembali melemparkan pertanyaan yang mengundang tawa. Nampaknya, presiden kita memang sedang ingin curhat, my lov. Xixixi~

Jokowi  :   Nah, sekarang saya tanya ke Pak Presiden: media apa yang paling menyebalkan, yang sering (bikin) Bapak jengkel?

Yusri      :   Media abal-abal.

Jokowi  :   Di lingkungan istana ngga ada media abal-abal; resmi semua. Tapi, banyak yang menyebalkan. Sampaikan saja, Bapak kan tiap hari diwawancarai di istana.

Yusri      :   Yang paling menyebalkan itu Rakyat Merdeka.

Jawaban ini diikuti ketawa Presiden Jokowi hingga 11 detik. Selain terlihat bahagia dan puas, Jokowi menambahkan kalimat closing, “Pak Presiden ini blak-blakan seperti perasaan saya, sama persis.”

Lebih lanjut, Yusri menyebutkan alasannya memilih media Rakyat Merdeka sebagai media menyebalkan, “Kalau rakyat merdeka, pemimpinnya susah. (Mereka) terlalu merdeka, semua dianggap merdeka. Padahal, ada aturan kemerdekaan agar lebih beradab.”

Sambil terkekeh, Presiden Jokowi menyalami Yusri dan berterima kasih. Katanya, “Terima kasih, Pak Yusri. Saya ambil alih lagi, presidennya saya. Untuk keterusterangan ini, saya beri sepeda satu.”

Tak pelak, video ini langsung ramai ditonton netizen. Tak sedikit dari mereka ikut tergelak melihat Presiden Jokowi dan sang wartawan tadi berdialog.

Mari kita intip sedikit celotehan mereka, gaes-gaeskuuu~

Doc Holiday: Pak Yusrii sempat jd presiden untuk beberapa MENIT!!!
Rekor DUNIA!!!

Moren Sitohang: Hahahaha….cerdas bangat nih Pak Presiden… dibalik pertanyaannya. Hahaha

Febri Tri Harmoko: Pak yousri mewakili unek2 pakde .. yg kesel sm media rakyat merdeka kwkwkw.. kocak abis

Didi Prakoso: Hebat pak Jokowi ini….cara membangun komunikasi dg semua golongan pintar sekali….lanjut pak 2 periode ….

Muhammad Abidin Ilham: Mantap jokowi lebih cocok ngelawak aja. Jgn jd presiden

Drummer Robert Sitorus: Keren pak jokowi dekat banget sama rakyatnya……mantap pak jokowi…

Kadek Ani: Sekarang pak de presiden ke-9…

Jadi, my lov, di kelas Sejarah nanti, ingat-ingatlah bahwa pernah ada presiden ke-8 yang muncul selama 5 menit, namanya Presiden Yusri~

Hehe~

Terakhir diperbarui pada 13 Februari 2018 oleh

Tags: danau cimpagohari pers nasionaljokowiKominfopresidensepedaWartawan
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Tuduhan Londo Ireng di Tengah Kekerasan yang Terus Berulang MOJOK.CO
Tajuk

Tuduhan Londo Ireng di Tengah Kekerasan yang Terus Berulang

27 Juli 2026
Nasib Yamaha Byson Baru yang Dicintai Setelah Tak Bisa Dimiliki MOJOK.CO
Otomojok

Nasib Yamaha Byson dan Paradoks Benda yang Baru Dicintai Setelah Berhenti Diproduksi dan Tak Bisa Dimiliki Lagi

2 Juli 2026
ilustrasi sepeda klaten.MOJOK.CO
Eksplor

Belajar Makna “Paseduluran” dari Penjual Onthel Lawas yang Sudah Tiga Dekade Hidup dari Pit Kebo

2 Juni 2026
Ilustrasi - Anak pertama dicap gagal.MOJOK.CO
Urban

Sesal Kerja Jadi Wartawan, Label Profesi Keren tapi Realitasnya Jadi Gembel dan Simbol Anak Gagal di Keluarga

10 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

buku siswa sekolah.MOJOK.CO

Jangan Jadikan Pergantian Buku Pelajaran sebagai Proyek Politik Tahunan 

10 Agustus 2026
Daerah Istimewa Yogyakarta godok aturan pelarangan perdagangan HPR. MOJOK.CO

Yogyakarta bakal Susul Korea Selatan, Larang Perdagangan Daging Anjing demi Cegah Penyakit Menular

4 Agustus 2026
Kemiskinan DIY menurun. MOJOK.CO

Jumlah Orang Miskin di Yogyakarta Berkurang, Penurunannya Jadi yang Tertinggi di Jawa pada Maret 2026

6 Agustus 2026
Hyrox. MOJOK.CO

Panduan Selamat sebelum Menjajal Hyrox agar Nggak Celaka: Dari Latihan Angkat Beban sampai Tips Punya Asuransi Jiwa

9 Agustus 2026
Derita lansia pakai cashless seperti QRIS. MOJOK.CO

Derita Lansia Tak Bisa Beli Roti Hanya karena QRIS yang Menghantui

4 Agustus 2026
77 persen lulusan sekolah vokasi (sarjana terapan) tembus dunia kerja. Lebih dari dari lulusan S1 MOJOK.CO

Lulusan Sekolah Vokasi (Sarjana Terapan) Lebih Laris di Dunia Kerja dari S1, Industri Butuh yang Berketerampilan

7 Agustus 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.