Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Komen Sensus

Menghimpun Program KKN Andalan yang Harus Ada

Redaksi oleh Redaksi
7 Juli 2019
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Mojok Institute melakukan sensus kepada para netizen Twitter, Facebook, dan Instagram untuk mencari tahu program KKN apa saja yang bisa dilakukan?

Kuliah Kerja Nyata merupakan program kebanggaan bagi sebagian universitas. Ada yang menjadikan program ini sebagai program wajib sebelum bisa mengambil skripsi. Ada pula yang menjadikannya sebagai program pilihan. Berbeda dengan skripsi atau tugas akhir, nggak semua mahasiswa di Indonesia bakal merasakan pengalaman KKN yang terkenal dengan pengabdian sekaligus cinta lokasinya tersebut.

Iklan

Nah, selain memang pengin merasakan pengalaman baru di pelosok-pelosok tanah air, atau pengin sekalian liburan, tentu ada idealisme tertentu yang pengin kalau kehadiran kita nanti bermanfaat bagi masyarakat di sana. Meskipun soal pengin bermanfaat itu sebetulnya keinginan yang terlalu muluk-muluk, sih. Lha wong, bisa survive dan sanggup bersosialisasi serta diterima masyarakat sekitar saja sudah alhamdulillah dan cukup bikin hati tenang.

Iyalah, apa sih, yang bisa kita harapkan dari kehadiran kita di sana hanya dalam satu atau dua bulan? Mengubah perspektif mereka tentang dunia? Aduh, itu terlalu jauh, Kisanak!

Eh, tapi nggak apa-apa, ding, namanya juga bermimpi, yak. Jadi, nggak seharusnya dibatas-batasi, bukan? Lha wong, itu adalah hak setiap manusia.

Oleh karena itu, Mojok Institute berusaha menjaring jawaban dari teman-teman, jika punya kesempatan KKN, kira-kira program KKN apa yang bakal diusulkan. Tentu saja, untuk mengetahui keinginan terpendam dari generasi muda Indonesia untuk masa depan bangsanya sendiri. Siapa tahu, jawaban-jawaban di sini bisa membantu atau memberikan sedikit saja pencerahan bagi teman-teman yang sekarang akan melaksanakan KKN dan kebingungan dalam bikin program baru yang pengin kelihatan inovatif. Ya, siapa tahu waktu nyampekin usulan program KKN tersebut, bikin seseorang dalam tim jadi terkagum-kagum.

Hasil Sensus

Program KKN Sesuai Jurusan Masing-Masing

Selayaknya program KKN pada umumnya, tentu saja harus mempresentasikan keilmuwan kita selama kuliah. Ya kali, udah capek-capek belajar di kelas, nggak ada satu pun yang diaplikasikan? Jadi, tentu saja program-program ini nggak akan jauh beda sama jurusan masing-masing.

Misalnya, kalau anak kedokteran umum atau kedokteran gigi, bakal ngadain soal cara cuci tangan, cara menyikat gigi yang benar, maupun penyuluhan kesehatan saat posyandu. Terus anak-anak geografi, bakal bikin peta desa setempat. Dan tentu saja anak sastra, bakal ngajarin generasi setempat untuk bikin puisi dengan objek senja dan kopi. Pokoknya, keilmuwan selama kuliah harus ada yang dikeluarkan dalam masa KKN tersebut.

Program yang Bikin Anak KKN Juga Happy

Namanya manusia, kita tentu nggak kepingin cuma ngerasa capek doang waktu KKN. Harus ada program KKN yang kelihatannya membahagiakan masyarakat setempat, meski pada dasarnya diam-diam untuk membahagiakan anak-anak KKN itu sendiri. Ya, dengan dalih simbiosis mutualisme lah~

Misalnya, dengan mengadakan lomba masak bagi ibu-ibu PKK. Dan anak KKN lah sebagai juri yang akan mencicipi sekaligus menghabiskan makanan tersebut. Tentu saja, ini adalah program yang sangat menguntungkan bagi anak-anak KKN, apalagi yang terbiasa makan seadanya di tempat KKN karena kemampuan memasak yang juga seadanya. Eh, nggak tahu ding kalau KKN-nya dekat pusat kota.

Program KKN yang Berbau Digital

Di zaman yang disebut-sebut sebagai revolusi industri 4.0 dan meminta kita untuk melek teknologi, tentu saja ada hal yang bisa disombongkan oleh anak KKN yang mendaku dari kota tersebut untuk masyarakat setempat. Lantaran, “merasa” lebih tahu soal hal ini.

Oleh karena itu, bolehlah untuk sok ngajarin mereka soal hal-hal berbau ini. Misalnya, cara foto OOTD yang baik dan benar sehingga dapat meningkatkan engagement di Instagram. Atau bagaimana caranya foto selfie supaya menampakkan wajah yang effortless tapi kualitasnya tetap tidak main-main. Ya, misalnya~

Program KKN yang Sok Kaya Raya Banyak Harta

Selain program-program pemberdayaan yang mengeluarkan biaya dengan cukup hemat. Ada pula program lain yang tidak membutuhkan waktu berkepanjangan dan harus diteruskan oleh tim KKN di tahun-tahun selanjutnya—supaya manfaatnya lebih terasa. Akan tetapi, sebaliknya, program “singkat” ini membutuhkan biaya yang nggak sedikit.

Misalnya saja, program KKN untuk membangun masjid atau tempat ibadah di desa tersebut. Atau, mengadakan sunatan massal sekaligus pengajian akbar yang mengundang ulama-ulama ternama. Oke, kalau memang masyarakat yang beragama Islam bukan mayoritas, dan pengin merangkul semua masyarakat di sana, berarti jangan ngadain acara yang berbau keagamaan. Adain saja festival rakyat alias dangdutan sampai pagi. Masyarakat senang, kita pun senang~

Iklan

Jawaban Terbaik

Seperti biasanya, berikut jawaban terbaik versi Mojok Institute yang berhak untuk mendapatkan hadiah:

M Teguh Pradhana Jika aku ikut KKN maka kemungkinan besar aku akan dipenjara
pujhanw Kudeta pejabat desa yg thogut dan lalim haha

Program KKN yang Terlalu Sok Tahu

Membantu perangkat desa serta masyarakat setempat untuk bikin Peraturan Desa (Perdes). Halah, mung KKN dua bulan kok sok pengin melu gawe peraturan untuk membantu kemajuan desa! Jan, ora mashoook blasss!!1!!!

Terakhir diperbarui pada 7 Juli 2019 oleh

Tags: kuliahpengabdianprogram KKNuniversitas
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Derita anak pintar dan siswa berprestasi yang hidup dalam kemiskinan di desa. Tak dapat dukungan pendidikan dari orang tua MOJOK.CO
Sehari-hari

Jadi Anak Pintar di Desa Tanpa Privilege Sia-sia: Ortu Tak Dukung Pendidikan, Lulus Sekolah Dipaksa Nikah dan Bekerja

22 April 2026
Alasan Gelar Sarjana Tak Lagi Jadi Jaminan Mudah Dapat Kerja MOJOK.CO
Esai

Alasan Gelar Sarjana Tak Lagi Jadi Jaminan Mudah Dapat Kerja

20 April 2026
kuliah, kerja, sukses.MOJOK.CO
Sekolahan

Terpaksa Kuliah di Jurusan yang Tak Diinginkan karena Tuntutan Beasiswa, 4 Tahun Penuh Derita tapi Mendapatkan Hikmah Setelah Lulus

7 April 2026
Nekat Kuliah di Jurusan Sepi Peminat PTN Top: Menyesal karena Meski Lulus Cumlaude, Ijazah Dianggap “Sampah” di Dunia Kerja MOJOK.CO
Sekolahan

Nekat Kuliah di Jurusan Sepi Peminat PTN Top: Menyesal karena Meski Lulus Cumlaude, Ijazah Dianggap “Sampah” di Dunia Kerja

2 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jangan Jadikan Perkap Nomor 4 Tahun 2025 sebagai Legitimasi Polisi Menembak Demonstran.MOJOK.CO

Jangan Jadikan Perkap Nomor 4 Tahun 2025 sebagai Legitimasi Polisi Menembak Demonstran

22 Juni 2026
“A Decade of Leisures”, Perayaan 10 Tahun Land of Leisures dengan Tujuan Memperkuat Ekosistem Kreatif Lokal

“A Decade of Leisures”, Perayaan 10 Tahun Land of Leisures dengan Tujuan Memperkuat Ekosistem Kreatif Lokal

19 Juni 2026
Mahasiswa Unair kuliah di Polandia, Eropa dengan beasiswa pertukaran pelajar dari Erasmus. MOJOK.CO

Jalan-jalan ke 6 Negara di Eropa dengan Beasiswa Erasmus, Mahasiswa Unair Ini Dapat Pembelajaran Berharga dari Sekadar Belajar Musik

24 Juni 2026
Nasib desainer grafis di desa kabupaten: jasa desain logi dianggap gratisan, pindah Jakarta kaget ternyata cuannya menjanjikan MOJOK.CO

Jasa Desain Logo di Desa Kabupaten Dianggap Sepele hingga Jadi Gratisan, Pindah Jakarta Kaget 1 Logo Cuannya Menjanjikan

23 Juni 2026
Derita memelihara dan menyayangi kucing sepenuh hati di desa. Anabul dianggap hewan goblok MOJOK.CO

Sulitnya Memelihara dan Menyayangi Kucing di Desa: Dianggap Aneh dan Nggak Guna, Anabul Hadapi Hinaan dan Racun Tetangga

24 Juni 2026
Mahasiswa penerima KIP-K Unair korupsi iuran AUBMO. MOJOK.CO

Kasus Mahasiswa KIP-K Unair Korupsi Rp103 Juta: Dari Salah Transfer, Terlilit Pinjol, hingga Janji Mengganti dengan Jaminan Sertifikat Rumah

20 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.