Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Vaksin AstraZeneca Dilisensi Non-Profit, Indonesia Tetap Beli 50 Juta Dosis

Redaksi oleh Redaksi
5 Januari 2021
A A
vaksin AstraZeneca.
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Vaksin Covid-19 di Indonesia sudah mulai didistribusikan, kendati demikian, perdebatan tentang vaksin masih terus memanas, utamanya terkait vaksin AstraZeneca.

Awal tahun 2021 menjadi momen yang cukup krusial bagi pervaksinan duniawi di Indonesia. Per awal tahun ini, program vaksinasi Covid-19 tahap awal sudah mulai tampak jelas seiring dengan didistribusikannya vaksin Covid-19 asal China, Sinovac, ke seluruh provinsi oleh PT Bio Farma.

Setidaknya ada 3 juta dosis vaksin Sinovac yang sudah disebar ke seluruh provinsi oleh PT Bio Farma.

Kendati masih belum bisa disuntikkan karena belum memperoleh izin penggunaan darurat, namun distribusi vaksin tersebut tentu saja menjadi angin segar dan menyejukkan bagi masyarakat.

Di Indonesia sendiri, setidaknya ada 3 vaksin yang nantinya akan digunakan dalam program vaksinasi nasional. Ketiganya masing-masing adalah Sinovac (China), AstraZeneca (Inggris), dan juga Novavax (Amerika Serikat).

Sampai saat ini, perdebatan di media sosial terkait pemilihan vaksin dan hubungannya dengan tingkat efektivitasnya masih terus terjadi. Banyak yang mendukung langkah pemerintah yang membeli vaksin Sinovac, pun tak sedikit yang menyebut bahwa keputusan tersebut bukanlah keputusan yang tepat mengingat ada beberapa jenis vaksin lain yang punya tingkat efektivitas yang lebih tinggi.

Selain terkait vaksin Sinovac, perdebatan tentang pembelian vaksin AstraZeneca juga menjadi isu yang panas. Seperti diketahui, PT Bio Farma sudah membeli vaksin AstraZeneca ini sebanyak 50 juta dosis.

Hal yang kemudian menjadi kritik keras adalah, vaksin yang diriset oleh Universitas Oxford dan perusahaan farmasi AstraZeneca ini ternyata dilisensi sebagai vaksin non-profit, sehingga Indonesia sebenarnya bisa membuat sendiri vaksin tersebut.

Hal itu sudah dilakukan oleh India yang sudah berhasil membuat sendiri vaksin tersebut sebanyak 50 juta dosis. Di India, perusahaan pembuat vaksin tersebut adalah Serum Institute of India.

Pembuatan vaksin sendiri juga sudah diikuti oleh beberapa negara berkembang lain, termasuk Thailand.

Berbagai komentar pun langsung meluncur sebagai respons atas hal tersebut, tak terkecuali dr. Rodri Tanoto yang memang selama ini cukup intens mengamati perkembangan pervaksinan di Indonesia.

“Selamat pagi! Kalau kalian lagi nyari alesan untuk misuh-misuh, ini dia; sebuah pengingat bahwa Vaksin Oxford-AstraZeneca dilisensi sebagai vaksin non-profit. Karena itu dengan cepat India bisa mendapatkan hak untuk memproduksi sendiri. Thailand juga sudah mulai produksi sendiri.” tulisnya melalui akun Twitter miliknya yang langsung mendapat beragam tanggapan dari netizen.

Ah, awal Januari, ternyata bukan hanya persaingan MU-Liverpool yang bisa bikin panas, soal vaksin pun ternyata juga nggak kalah panas.

vaksin

Iklan

BACA JUGA Lho Apa Salahnya Bisnis Vaksin Corona? dan artikel KILAS lainnya. 

Terakhir diperbarui pada 5 Januari 2021 oleh

Tags: vaksinVaksin AstraZenecavaksin covid-19
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Pemudik memadati Stasiun Tugu Yogyakarta, Rabu (19/04/2023). MOJOK.CO
Kilas

Vaksinasi Tak Lagi Jadi Syarat Perjalanan, PT KAI Masih Tunggu Aturan Resmi

20 April 2023
vaksin booster kedua mojok.co
Kesehatan

Pemerintah Stop Kirim Vaksin ke DIY karena Capain Booster Kedua Rendah Selama Ramadan

30 Maret 2023
vaksin booster mojok.co
Kesehatan

Vaksin Covid Booster Kedua untuk Nakes Dimulai Besok

28 Juli 2022
retno marsudi mojok.co
Luar Negeri

Pasokan Vaksin Covid-19 Global Aman, Hampir 12 Miliar Dosis Telah Disuntikkan

9 Juni 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sarjana pegasuh anak, panti asuhan Muhammadiyah di Surabaya. MOJOK.CO

Lulusan Sarjana Nekat Jadi Pengasuh Anak karena Susah Dapat Kerja, Kini Malah Dapat Upah 450 Ribu per Jam

5 Februari 2026
Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers MOJOK.CO

Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers

6 Februari 2026
Kekerasan di sekolah, Mahasiswa UNY Dibully Gara-Gara Pemilu BEM

“Sekolah Bukan Ring Tinju”: Ortu Pukuli Guru Madrasah di Madura adalah Alarm Darurat Pendidikan Indonesia

9 Februari 2026
gen z kerja merantau beban mental dan finansial.mojok.co

Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial

6 Februari 2026
Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sumatera Selatan menjadikan peringatan Hari Ulang Tahun ke-42 sebagai momentum strategis untuk memperkuat ekosistem pendidikan yang inklusif dan kolaboratif MOJOK.CO

BPMP Sumsel Bangun Ekosistem Pendidikan Inklusif Melalui Festival Pendidikan

7 Februari 2026
Salah kaprah pada orang yang kerja di Surabaya. Dikira gaji besar dan biaya hidup murah MOJOK.CO

Salah Kaprah tentang Kerja di Surabaya, “Tipuan” Gaji Tinggi dan Kenyamanan padahal Harus Tahan-tahan dengan Penderitaan

4 Februari 2026

Video Terbaru

Hutan Jawa dan Dunia yang Pernah Bertuah

Hutan Jawa dan Dunia yang Pernah Bertuah

7 Februari 2026
Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

4 Februari 2026
Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

3 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.