Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Transportasi

Bus Purwo Widodo: Makin Menua tapi Jadi Satu-Satunya Andalan Rute Wonogiri-Jogja

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
11 September 2023
A A
Bus Purwo Widodo: Makin Menua tapi Jadi Satu-Satunya Andalan Rute Wonogiri-Jogja MOJOK.CO

Bus Purwo Widodo: Makin Menua tapi Jadi Satu-Satunya Andalan Rute Wonogiri-Jogja. (Instagram @apriliani.apriliaa)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Bagi masyarakat Wonogiri, Bus Purwo Widodo tak sekadar nama perusahaan otobus. Ia sudah seperti legenda karena telah mengaspal di jalanan selama lebih dari 40 tahun dan belum menunjukkan tanda ingin “pensiun”.

Saya teringat, pada kurun 2010-2015 lalu bus ini masih jadi andalan masyarakat yang ingin bepergian ke Wonogiri-Jogja atau sebaliknya. Tiap kali keberangkatan, nyaris tak ada kursi yang tersisa. Sebagian penumpang pun harus rela berdiri.

Kala itu, penumpang umum yang sebagian besar adalah pedagang dan para pekerja harus mengeluarkan tarif paling mahal Rp20 ribu untuk rute terjauh, yakni Baturetno (Wonogiri)-Jogja. Sementara saya, berbekal seragam sekolah, diberi harga khusus. Bermodal Rp5.000, saya sudah bisa sampai di Terminal Giwangan dan menyelesaikan misi “healing” di Kota Jogja.

Namun, terakhir kali saya menaiki bus Purwo Widodo pada akhir 2022 silam, ada banyak kursi kosong yang tersisa. Armadanya pun terlihat makin menua, meski masih sanggup mengarungi jalanan Wonogiri-Jogja.

Bus Purwo Widodo, busnya tukang bakso

PO Purwo Widodo pertama kali mengaspal pada 1981 silam. Pada periode tersebut, Wonogiri memang mendapat julukan “kota bus” karena ada banyak PO-PO yang bermunculan. Selain Purwo Widodo, ada PO Sedya Mulya, PO Gunung Mulya, hingga PO Raya yang lahir pada 1980-an.

Sebagai informasi, perusahaan ini dipimpin oleh seorang pengusaha yang kini menjabat sebagai Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Wonogiri bernama Sutarto. PO ini berkantor di Kecamatan Sidoharjo, Wonogiri, dan memiliki garasi di Pracimantoro, kecamatan yang terletak di bagian selatan Wonogiri.

Ketika pertama beroperasi, Purwo Widodo langsung membuka trayek antarkota antarprovinsi (AKAP) dengan jalur Wonogiri-Solo-Jakarta. Bus yang kala itu terkenal berkat motif gambar bunga tulip ini menggunakan sasis asal Swedia, VOLVO, di beberapa armadanya.

Ada satu julukan menarik yang disematkan pada bus Purwo Widodo. Saat itu, ia disebut sebagai “busnya tukang bakso”. Julukan ini tersemat karena bus tersebut memang menjadi andalan bagi para tukang bakso Wonogiri yang merantau ke Jabodetabek.

Seperti yang kita tahu, sejak ada pembangunan Waduk Gajah Mungkur pada 1985, banyak warga Wonogiri yang memilih merantau ke luar daerah. Salah satu pilihannya berjualan bakso ke ibu kota.

Sayangnya, armada AKAP Purwo Widodo harus berhenti mengaspal pada 2017 silam. Kini yang tersisa tinggal bus medium yang melayani rute Wonogiri-Jogja. Meski demikian, ia menjadi andalan karena jadi satu-satunya bus yang melayani rute perjalanan tersebut.

Baca halaman selanjutnya…

Primadona yang kini hidup segan, mati tak mau

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 12 September 2023 oleh

Tags: purwo widodowonogiriwonogiri-jogja
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.

Artikel Terkait

Slow living di desa, jakarta.MOJOK.CO
Catatan

Warga Desa Sebenarnya Muak dengan Orang Kota yang Datang Buat Sok Slow Living: Arogan, Tak Membaur, Anggap Warga Asli Cuma “Figuran”

7 April 2026
Wonogiri Bukanlah Anak Tiri Surakarta, Kami Sama dan Punya Harga Diri yang Patut Dijaga
Pojokan

Wonogiri Bukanlah Anak Tiri Surakarta, Kami Sama dan Punya Harga Diri yang Patut Dijaga

1 Desember 2025
pabrik semen, pracimantoro, wonogiri.MOJOK.CO
Aktual

Dari Panggung Rock in Solo untuk Pegunungan Sewu: Suara Musik Keras Menolak Pabrik Semen Pracimantoro

4 November 2025
Pasar Wonogiri Terbakar (Lagi): Memori Kelam Dua Dekade yang Lalu Terulang Kembali
Pojokan

Pasar Wonogiri Terbakar (Lagi): Memori Kelam Dua Dekade yang Lalu Terulang Kembali

6 Oktober 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ikuti paksaan orang tua kuliah jurusan paling dicari (Teknik Sipil) di sebuah PTN Semarang biar jadi PNS. Lulus malah jadi sopir hingga bikin ibu kecewa MOJOK.CO

Kuliah di Jurusan Paling Dicari di PTN, Setelah Lulus bikin Ortu Kecewa karena Kerja Tak Sesuai Harapan

7 April 2026
Ambisi beli mobil sebelum usia 30. Setelah terbeli Suzuki Ertiga tetap tidak bisa senangkan orang tua dan jadi pembelian sia-sia MOJOK.CO

Ambisi Beli Mobil Keluarga sebelum Usia 30, Setelah Kebeli Tetap Gagal Senangkan Ortu dan Jadi Pembelian Sia-sia

3 April 2026
Mencintai Musik Underground di Madura: Merayakan Distorsi di Tengah Kepungan Dangdut MOJOK.CO

Mencintai Musik Underground di Madura: Merayakan Distorsi di Tengah Kepungan Dangdut dan Tagihan Shopee PayLater

3 April 2026
Pembangunan Masif Rusak Hutan Papua, Belasan Spesies Satwa Terancam Punah.MOJOK.CO

Pembangunan Masif Rusak Hutan Papua, Belasan Spesies Satwa Terancam Punah

3 April 2026
Kereta eksekutif murah selamatkan saya dari neraka kereta ekonomi. MOJOK.CO

Penyesalan Kaum Mendang-mending yang Dilema Pakai Kereta Eksekutif hingga Memutuskan Tobat dari Kondisi “Neraka” Kereta Ekonomi

1 April 2026
Naik pesawat Super Air Jet untuk mudik Lebaran ke Jogja

Terpaksa Naik Super Air Jet karena Tiket Murah, tapi Malah Dibikin “Plonga-plongo” karena Kelakuan Sok Asik Awak Kabin

1 April 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026
Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

2 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.