Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Tips Berkendara Sepeda Motor Saat Musim Pancaroba

Redaksi oleh Redaksi
1 Juni 2023
A A
Tips Berkendara Sepeda Motor Saat Musim Pancaroba. MOJOK.CO

Berkendara saat musim pancaroba. (Istimewa)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Transisi antar-musim dapat menimbulkan tantangan unik bagi pengendara sepeda motor. Memasuki masa transisi atau dikenal juga dengan musim pancaroba, cuaca tidak dapat diprediksi sehingga menghadirkan berbagai bahaya di jalan raya. Untuk itu, dalam menghadapi musim pancaroba, pengendara motor perlu memperhatikan beberapa hal penting.

Yamaha Riding Academy (YRA) Yogyakarta memberikan tips ketika mengendarai motor selama musim pancaroba :

#1 Periksa prakiraan cuaca

Sebelum berangkat menggunakan motor, selalu periksa ramalan cuaca. Pancaroba membawa pola cuaca yang berfluktuasi, termasuk hujan tiba-tiba atau badai petir. Prakiraan cuaca membantu merencanakan perjalanan termasuk melengkapi diri dengan perlengkapan yang sesuai, misalnya siapkan jas hujan menghadapi hujan.

#2 Kenakan perlengkapan berkendara yang tepat

Berinvestasi pada perlengkapan berkualitas sangat penting, terutama selama musim pancaroba. Pastikan Anda memakai jaket dan celana panjang untuk melindungi tubuh dari perubahan cuaca yang tidak menentu, siapkan juga jas hujan. Jangan lupa kenakan sarung tangan yang menutupi sampai ke ujung jari, serta helm dan disarankan menggunakan visor bening.

#3 Perhatikan permukaan jalan yang basah

Selama pancaroba, jalan sering basah dan licin. Kurangi kecepatan dan jaga jarak aman dengan kendaraan lain. Lakukan pengereman dan akselerasi secara halus dan tidak mendadak. Berhati-hatilah saat berada di atas permukaan jalan yang tidak rata, marka jalan yang dicat, permukaan logam, atau daun yang berguguran, karena dapat menjadi sangat licin saat basah.

#4 Tingkatkan visibilitas saat berkendara

Dengan kondisi cuaca yang sering berubah, penting untuk membuat diri Anda terlihat oleh pengguna jalan lain. Kenakan pakaian yang cerah dan reflektif, pastikan lampu depan sepeda motor Anda menyala, serta lampu sein dan lampu rem berfungsi dengan baik.

#5 Bersiaplah menghadapi kabut

Kabut yang sering terjadi selama musim pancaroba, secara signifikan mengurangi jarak pandang. Jika kabut muncul saat berkendara, kurangi kecepatan. Berhati-hatilah terhadap kendaraan yang tiba-tiba muncul dari kabut dan jaga jarak aman.

#6 Tetap waspada terhadap puing-puing di jalan

Masa transisi sering mengakibatkan puing-puing di jalan, seperti dahan tumbang, daun, atau lumpur. Tetap awasi jalan di depan dan sesuaikan garis berkendara Anda jika perlu. Ingatlah bahwa puing-puing basah bisa sangat licin, jadi berhati-hatilah saat berkendara untuk mempertahankan kendali.

#7 Rencanakan istirahat reguler

Perjalanan panjang selama musim pancaroba bisa melelahkan secara mental dan fisik. Rencanakan istirahat teratur untuk beristirahat, rehidrasi, dan fokus kembali. Ini akan membantu Anda mempertahankan konsentrasi dan memastikan Anda tetap waspada saat berkendara.

#8 Posisi berkendara rileks

Pastikan posisi duduk nyaman di sepeda motor, apit tangki motor dengan kedua kaki secara rapat apabila menggunakan motor jenis sport, jika menggunakan motor matik pastikan kaki masuk terlindungi di dalam dek motor. Posisikan siku tangan dan bahu dengan rileks agar bisa bermanuver dengan bebas. Genggam handle bar (stang motor) dengan kekuatan yang cukup agar motor mudah dikendalikan.

Mengendarai sepeda motor saat musim pancaroba membutuhkan kehati-hatian dan persiapan ekstra. Dengan memeriksa prakiraan cuaca, mengenakan perlengkapan yang sesuai, menyesuaikan gaya berkendara Anda dengan kondisi basah, meningkatkan jarak pandang, bersiap menghadapi kabut, mengawasi puing-puing, dan beristirahat secara teratur.

Anda dapat memastikan pengalaman berkendara yang nyaman dan menyenangkan. Keselamatan Anda harus selalu menjadi prioritas utama, jadi berkendara dengan bertanggung jawab dan perhatikan perubahan kondisi cuaca. (*)

BACA JUGA Tips Merawat Sistem Starter Motor untuk Hindari Kerusakan

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 1 Juni 2023 oleh

Tags: berkendaramusim pancarobasepeda motoryamaha
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Mio M3: Motor Yamaha Paling Menderita dan Dianggap Murahan MOJOK.CO
Otomojok

10 Tahun yang Indah Bersama Mio M3: Motor Yamaha yang Dianggap Murahan, Diremehkan Orang, dan Katanya Bikin Orang Menyesal

7 April 2026
Yamaha Mio Sporty 2011 selalu mogok di Jogja. MOJOK.CO
Catatan

Salut dengan Ketahanan Yamaha Mio Sporty 2011, tapi Maaf Saya Sudah Tak Betah dan Melirik ke Versi Baru

20 Februari 2026
Vixion R, Motor Terbaik Yamaha yang Mati karena Zaman MOJOK.CO
Otomojok

Vixion R, Tamat Riwayatmu Kini: Ketika Motor Terbaik Yamaha Mati karena Perubahan Zaman

6 Januari 2026
Teknisi dealer Yamaha asal Sumatera Utara, Robet B Simanullang ukir prestasi di ajang dunia WTGP 2025 MOJOK.CO
Ragam

Cerita Robet: Teknisi Yamaha Indonesia Ukir Prestasi di Ajang Dunia usai Adu Skill vs Teknisi Berbagai Negara

16 Desember 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Meninggalkan Hidup Makmur di Desa, Memilih Pindah ke Perumahan demi Ketenangan Jiwa: Sadar Tak Semua Desa Cocok Buat Slow Living MOJOK.CO

Meninggalkan Hidup Makmur di Desa, Memilih Pindah ke Perumahan demi Ketenangan Jiwa: Sadar Tak Semua Desa Cocok Buat Slow Living

8 April 2026
Saya Setuju Orang Jakarta Tajir Tak Betah Slow Living di Desa (Unsplash)

Orang Tajir Jakarta Tak Akan Sanggup Slow Living di Desa karena Menolak Srawung Itu Omong Kosong Kebanyakan Gagal Betah karena Ulahnya Sendiri

7 April 2026
PNS tetap WFO saat WFH

PNS Lebih Pilih Tetap Pergi ke Kantor saat WFH, Takut Tergiur “Godaan” Kelayapan Malah Berujung Gagal Hemat BBM

8 April 2026
Innova Reborn: Mobil Keluarga yang Paling Punya Adab (Wikimedia Commons)

Ketika Bapak Semakin Ngotot Membeli Innova Reborn untuk Jadi Mobil Keluarga, Anak-anaknya Khawatir Hidup di Desa Jadi Cibiran Tetangga

4 April 2026
Susahnya cari kerja sebagai fresh graduate Unair. MOJOK.CO

Kuliah Kebidanan sampai “Berdarah-darah”, Lulus dari World Class University Masih Sulit Cari Kerja dan Diupah Nggak Layak

7 April 2026
Slow Living di Perumahan Jauh Lebih Nyaman Ketimbang Desa yang Malah Bikin Stres, tapi Harus Rela Dicap Sombong dan Sok Eksklusif MOJOK.CO

Slow Living di Perumahan Jauh Lebih Nyaman Ketimbang Desa yang Malah Bikin Stres, tapi Harus Rela Dicap Sombong dan Sok Eksklusif

9 April 2026

Video Terbaru

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.