Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Tiga Partai yang Ketua Umumnya Fokus Nyaleg, Bukan Nyapres atau Nyawapres

Redaksi oleh Redaksi
18 Juli 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Pilpres 2019 semakin dekat. Partai-partai sibuk membangun koalisi. Lobi-lobi politik antar ketua umum partai semakin tak terhindarkan. Beberapa partai sibuk menawarkan kader-kader terbaiknya sebagai capres dan cawapres. Beberapa yang lain sekadar sibuk memberikan dukungan sebab sadar diri tak punya kader yang potensial untuk ditawarkan sebagai capres maupun cawapres.

Di tengah kondisi kesibukan yang sedemikian, rupanya ada beberapa partai yang tak terlalu memikirkan jabatan presiden atau wakil presiden. Partai-partai ini sadar belum punya nilai tawar yang tinggi, terlalu jauh untuk memikirkan perkara presiden dan wakil presiden, sehingga langkah yang paling masuk akal adalah memikirkan srategi untuk pileg.

Dari 15 partai yang akan berlaga di pemilihan umum tahun depan, setidaknya ada tiga partai yang ketua umumnya maju sebagai bakal calon legislatif, ketiga partai tersebut adalah Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Bulan Bintang (PBB), dan Partai Berkarya.

Ketua umum tiga partai ini sengaja mencalonkan diri sebagai bacaleg DPR 2019 semata demi memperebutkan kursi DPR untuk mendongkrak perolehan suara partainya.

Yusril Ihza Mahendra (PBB)

Ketua Umum PBB ini akan turun gunung dengan memutuskan untuk maju sebagai bakal caleg DPR pada Pemilu 2019. Yusril akan berlaga di daerah pemilihan (dapil) wilayah DKI Jakarta III.

Yusril mengatakan bahwa keputusan dirinya untuk maju sebagai caleg untuk mendorong partainya agar bisa lolos di parlemen. Maklum saja, syarat partai untuk lolos di parlemen memang cukup berat, yakni minimal meraih suara nasional sebesar 4 persen. Karena itulah ia menilai dirinya harus ikut turun gunung.

“Kali ini saya harus turun untuk memperoleh suara sebanyak-banyaknya bagi PBB,” ujar Yusril.

Grace Natalie (PSI)

Sama seperti Yusril, Ketua Umum PSI ini juga aka maju sebagai caleg untuk daerah pemilihan wilayah DKI Jakarta III. Ia mengatakan sengaja memilih dapil tersebut karena dekat dengan rumahnya dan agar mudah untuk mengurus partainya.

Grace mengatakan niatnya untuk maju sebagai caleg adalah untuk memperkuat suara PSI di parlemen, dan bisa membawa perubahan di parlemen.

“Agar semakin banyak orang yang kerja benar,” ujarnya.

Tommy Soeharto (Partai Berkarya)

Ketua Umum Partai Berkarya Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto bakal bertarung sebagai calon anggota legislatif dari daerah pemilihan (dapil) Papua.

Iklan

Sekretaris Jendral Partai Berkarya Priyo Budi Santoso mengatakan keputusan Tommy untuk maju sebagai caleg adalah murni keinginan Tommy sendiri.

“Itu adalah rahasia batin beliau, kegandrungan beliau untuk dekat dengan masyarakat dari daerah terpinggirkan di republik ini,” ujar Priyo. (A/M)

calon legislatif

Terakhir diperbarui pada 18 Juli 2018 oleh

Tags: berkaryapbbpilegpilprespsi
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

pajak, pemberontakan petani banten.MOJOK.CO
Ragam

Saat Petani Banten Dicekik Pajak, Mereka Melakukan Perlawanan Bersenjata Iman

2 September 2025
Kota Semarang tak naikkan PBB dan pajak masyarakat MOJOK.CO
Kilas

Pilihan Kota Semarang Berpihak pada Masyarakat: Tak Naikkan PBB dan Ringankan Beban Pajak

22 Agustus 2025
Keluarga Berkuasa: Betapa Ngerinya Jokowi Menyemai Dinasti Politik di Tingkat Daerah. MOJOK.CO
Ragam

Keluarga Berkuasa: Betapa Ngerinya Warisan Dinasti Politik Jokowi di Tingkat Daerah

26 November 2024
Kerja di Lembaga Quick Count Pemilu Ternyata Sama Capeknya dengan Anggota KPPS.mojok.co
Aktual

Cerita Petugas Quick Count Pemilu: Hasil Sering Diremehkan Meski Saat Bekerja Sama Capeknya dengan Anggota KPPS

15 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Derita orang Jember kerja di Jakarta: teralienasi karena dianggap tertinggal MOJOK.CO

Orang Jember Kerja di Jakarta: Mencoba Berbaur tapi “Tersisihkan”, Dianggap Tertinggal dan Tak Tersentuh Pendidikan

16 April 2026
Derita tak punya motor dan tidak bisa naik motor di tongkrongan laki-laki MOJOK.CO

Derita Tak Punya Motor Sendiri dan Tak Bisa Nyetir di Tongkrongan Laki-laki: Dianggap Beban hingga Ditinggal Diam-diam

16 April 2026
Mahasiswa S2 PAUD UNJ, WNA Malaysia

WNA Malaysia Pilih Lanjut S2 di UNJ, Penasaran Ingin Kuliah di PTN karena Dosen Indonesia yang “Unik”

21 April 2026
Suzuki Satria FU, motor yang pernah bikin penunggangnya merasa paling tampan tapi kini memalukan MOJOK.CO

Dulu PD Paling Tampan dan Jadi Idaman saat Naik Motor Suzuki Satria FU, Kini Malah Geli dan Malu karena Ternyata Jamet

22 April 2026
Kebusukan Mahasiswa FH UI Membuka Luka Lama Para Penyintas, Tak Ada yang Lebih Aman dari “Rahim” seorang Ibu bagi Korban Kekerasan Seksual MOJOK.CO

Bayangkan Kalau Korban adalah Ibumu, Itu Nasihat Paling Nggak Guna bagi Pelaku Kekerasan Seksual

19 April 2026
Deep talk dengan bapak setelah 25 tahun merasa fatherless, akhirnya tahu kalau selama ini bapak juga sangat kesepian MOJOK.CO

Baru Deep Talk dengan Bapak di Usia 25, Bikin Sadar kalau Selama Ini Dia Sangat Kesepian dan Pikul Beban Sendirian

20 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.