Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Hiburan

Sukses Ajak Ribuan Orang Bersihin Pantai Terkotor di Lampung, Siapakah Pandawara Group?

Iradat Ungkai oleh Iradat Ungkai
11 Juli 2023
A A
Sukses Ajak Ribuan Orang Bersihin Pantai Terkotor, Siapakah Pandawara Group? MOJOK.CO

Kondisi pantai di Lampung sebelum dibersihkan. (Instagram Pandawara Group)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Ribuan warga Lampung melakukan aksi bersih-bersih sampah di pantai Sukaraja pada Senin (10/7). Total ada sekitar 3.700-an orang yang mengikuti aksi yang dimotori Pandawara Group. Sampah yang berhasil mereka kumpulkan mencapai kurang lebih 300 ton.

Sehari sebelum aksi ini, Pandawara Group mengunggah ajakan di Instagram dan TikTok agar warganet ikut serta membersihkan pantai yang dilabeli “Terkotor ke-2 di Indonesia” ini.

https://www.instagram.com/p/CucBPd7tC3v/?img_index=1

Lantas siapakah Pandawara Group ini? Kenapa publik tergerak untuk mengikuti ajakan mereka?

Siapa Pandawara Group

Pandawara Group berisi lima orang anak muda yang masuk dalam kategori Gen Z. Mereka adalah Gilang Rahma (22), Rafli Pasya (22), Muchamad Iksan (21), Agung Permana (22) dan Rifki Sa’dullah (22).

Sejak Agustus 2022, mereka rutin melakukan aksi bersih-bersih sampah di berbagai tempat, mulai dari kali, sungai, hingga tepian pantai. Aksi tersebut mereka dokumentasikan dan unggah ke media sosial. Video dokumentasi tersebut belakangan kerap viral.

Mereka melakukan ini semua atas dasar sebal dan jengkel tempat tinggalnya kerap terkena banjir. Mereka sendiri berasal dari Kopo, Bojongloa Kaler, Bandung. Melalui aksi bersih-bersih ini, mereka berharap lingkungannya terbebas dari banjir.

“Jadi, sebelum dikontenin, kami sudah melakukan kegiatan tersebut,” ujar Gilang dalam “Bukan Curhat Bang” di kanal YouTube Denny Sumargo.

Awalnya mereka hanya membersihkan lingkungan sekitar. Namun, karena sampah kiriman terus berdatangan, mereka memutuskan untuk memperluas aksi hingga ke daerah lain, terutama dari sumber datangnya sampah.

“Jadi misal kita bersihin sungai B, kata warga di sana itu sampah kiriman dari sungai A. Kita datengin sungai A, kata warga di sana juga begitu,” lanjut Gilang.

Arti nama Pandawara

Dalam acara yang sama, Gilang menjelaskan makna di balik nama yang mereka gunakan. Pandawara berasal dari kata “Panda” yang berasal dari tokoh pewayangan Mahabarata yang berarti lima, sedangkan “Wara” berasal dari bahasa Sunda yang berarti baik.

Jadi, Pandawara bisa berarti sebagai “lima pemuda yang membawa kabar baik”.

Risiko saat melakukan aksi

Setiap aksi punya risiko tersendiri. Mereka bercerita pernah berada di situasi yang mengancam nyawa mereka. Gilang bercerita pernah bertemu ular saat membersihkan sungai.

“Ularnya lewat di sela kaki kita berlima,” kata Gilang.

Iklan

Saat mereka mentas ke daratan, mereka kaget sebab ular tersebut ternyata berjenis piton.

“Panjangnya itu delapan meter,” jelas Gilang.

Pencapaian yang telah diraih

Konsistensi Pandawara Group melakukan aksi tak cuma mendatangkan pujian. Belum lama ini, Pandawara Group meraih penghargaan The Best Green Communication pada gelaran Indonesia Green Awards 2023. Aksi mereka berhasil menginspirasi banyak pihak.

Selain itu, mereka berhasil mendapatkan penghargaan TikTok Local Heroes dalam penghargaan Year on TikTok 2022. Mengenai publikasi konten, mereka mengaku tidak memiliki maksud ingin dipuji. Mereka berharap masyarakat Indonesia tergerak untuk lebih peduli lagi terhadap kebersihan lingkungan.

Penulis: Iradat Ungkai
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Orang Nekat Berhubungan Mesum saat KKN? Ternyata ada Penjelasan Psikologisnya

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 11 Juli 2023 oleh

Tags: pandawa grouppandawaraPandawara Groupsampah
Iradat Ungkai

Iradat Ungkai

Kadang penulis, kadang sutradara, kadang aktor.

Artikel Terkait

Kiamat Sampah dan Hal-Hal Lain yang Mempercepat Bali Tak Layak Lagi Dikunjungi.MOJOK.CO
Ragam

Kiamat Sampah dan Hal-Hal Lain yang Mempercepat Bali Tak Layak Lagi Dikunjungi

26 Desember 2024
Sampah Jogja, Darurat Sampah Jogja.MOJOK.CO
Kabar

Warga Jogja Paling Berisik di Medsos Soal Sampah, Tapi Pemerintahnya Tutup Mata dan Telinga

8 Juni 2024
TPS3R Karangmiri Milik Pemkot Jogja Meresahkan: 100 Persen Ditolak Warga Jagalan Bantul Karena Pembangunannya Asal Terobos.MOJOK.CO
Kabar

TPS3R Karangmiri Milik Pemkot Jogja Meresahkan: 100 Persen Ditolak Warga Jagalan Bantul Karena Pembangunannya Asal Terobos

5 Juni 2024
Nepal Zero Waste Meet 2024: Bicara Strategi Komprehensif Untuk Pengelolaan Sampah Berkelanjutan MOJOK.CO
Kilas

Nepal Zero Waste Meet 2024: Bicara Strategi Komprehensif untuk Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

23 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

omong kosong srawung di desa.MOJOK.CO

Omong Kosong Slogan “Srawung” di Desa: Cuma Jahat ke Warga Miskin, Kalau Kamu Tajir Tak Perlu Membaur buat Dihormati

18 Mei 2026
WNI tergabung ke GSF menuju Gaza diculik militer Israel dan renungan kegagalan pemerintah dunia hentian genosida Palestina MOJOK.CO

Di Balik Penculikan WNI-GSF oleh Militer Israel: Sipil Berlayar karena Pemerintah Dunia Gagal Stop Genosida Palestina

19 Mei 2026
Ujian SIM C. MOJOK.CO

Pelajaran Berharga dari Gagal Ujian SIM C Sebanyak 11 Kali: Diam Bukan Pilihan untuk Melawan Hal yang Janggal

18 Mei 2026
Penjual Makanan Laris Dikit Dituduh Pesugihan, Kebodohan yang Kita Pelihara dan Rayakan

Penjual Makanan Laris Dikit Dituduh Pesugihan, Kebodohan yang Kita Pelihara dan Rayakan

18 Mei 2026
Anak Jakarta vs Anak Kabupaten.MOJOK.CO

4 Tahun Merantau di Jakarta Bikin Sadar, “Orang Kabupaten” Jauh Lebih Toksik dari Anak Jaksel: Sialnya, Susah di-Cut Off

19 Mei 2026
Museum Ibu Marsinah jangan berhenti sebagai simbol, tapi negara harus serius pikirkan kesejahteraan kaum buruh MOJOK.CO

Museum Ibu Marsinah Jangan Berhenti sebagai Simbol, Tapi Kesejahteraan Buruh Harus Benar-benar Dipikirkan

18 Mei 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.