Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Sosial

Orang Nekat Berhubungan Mesum saat KKN? Ternyata ada Penjelasan Psikologisnya

Viola Nada Hafilda oleh Viola Nada Hafilda
11 Juli 2023
A A
mesum saat kkn mojok.co

Ilustrasi perbuatan mesum (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Belakangan ini warganet heboh dengan berita mahasiswa yang mesum saat menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN). Berita-berita semacam itu kian akrab di telinga kita. Jangan-jangan, salah satu di antara pembaca juga pernah jadi saksi perbuatan seperti itu di pondokan KKN-nya.

Ini juga yang Nina pernah rasakan, seorang alumnus salah satu perguruan tinggi di Yogyakarta. Dulu, semasa ia KKN, pernah ada sebuah huru-hara di mana dua orang temannya melakukan “sesuatu”.

Lokasi KKN Nina kala itu di Indonesia bagian timur. Letaknya sangat jauh dari perkotaan. Tim KKN-nya begitu dekat dengan warga di sana. Tetapi ada dua orang, perempuan dan laki-laki, yang kerap menjadi rasan-rasan warga. Hmm kenapa nih?

“Mbak, dua orang itu berduaan terus apakah pacaran? Lama-lama nggak enak dilihat,” keluh salah satu warga kepada Nina. Menurut warga, hal itu tidak sesuai norma yang ada. Rasanya cukup tabu melihat pasangan belum menikah dan bersama terus-menerus di setiap kesempatan.

Suatu waktu, Tim KKN Nina harus ke kota untuk membeli perlengkapan. Dalam misi itu, perwakilan tim ada empat orang. Dua orang yang ikut adalah pasangan yang sedang menjadi omongan itu. Oleh karena jauh, mereka harus menginap di suatu tempat untuk transit. Kabar burungnya, dua orang tersebut melakukan “hal itu” di kamar mandi. Meski tidak bisa memastikan keasliannya, tapi Nina dan teman-temannya sangat memercayai kabar burung itu.

“Bukan hanya itu, mereka berdua pernah menghilang sehari semalam saat tim kami menginap bersama di pusat kota,” terang Nina.

Tanggapan psikolog soal fenomena ‘mesum’ saat KKN

Cerita Nina hanyalah satu dari banyaknya kasus serupa. Banyak orang dan warganet bertanya-tanya, mengapa ada orang yang berani melakukan perbuatan mesum saat KKN? Padahal, mereka sedang berada di desa orang dan beramai-ramai satu rumah. Normalnya, orang seharusnya malu dan segan untuk melakukan hal tersebut.

Zahwa Islami selaku psikolog, menjelaskan fenomena ini melalui kacamata psikologi. Menurutnya, saat manusia dihadapkan dengan kondisi yang mengharuskan beradaptasi, maka kecenderungan mereka untuk berkembang biak semakin tinggi.

“Makanya kita kadang sering dengar cerita tentang orang yang bisa-bisanya masih hamil di tengah peperangan,” ia menekankan.

Nah, KKN adalah salah satu kondisi di mana manusia menghadapi sesuatu yang asing bagi mereka, mulai dari tempat, suasana, serta teman-teman yang juga baru. Saat KKN, mahasiswa diharuskan beradaptasi demi selesainya program kerja. Kondisi adaptasi inilah yang membuka kemungkinan orang-orang saling mencari support system.

Namun, soal mereka yang berani-beraninya melakukan hal yang bertentangan dengan norma-norma yang ada, itu sudah beda perkara. Menurut Zahwa, diperlukan kecerdasan emosional yang tinggi untuk seseorang mampu mengontrol nafsunya.

Penulis: Viola Nada Hafilda
Editor:  Iradat Ungkai

BACA JUGA Pengalaman KKN di Desa Sendiri, Sama-sama Menakutkan Seperti KKN di Desa Penari

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 17 Juli 2023 oleh

Tags: Cinlok KKNKKNmesum
Viola Nada Hafilda

Viola Nada Hafilda

Magang Mojok

Artikel Terkait

Mahasiswa muak dengan KKN di desa. Mending magang saja MOJOK.CO
Sekolahan

Mahasiswa Sudah Muak dengan KKN: Tak Dapat Faedah di Desa, Buang-buang Waktu dan Tak Dibutuhkan Warga

9 April 2026
Mahasiswa KKN di desa
Catatan

KKN Itu Menyenangkan, yang Bikin Muak adalah Teman yang Jadi Beban Kelompok dan Warga Desa yang “Toxic”

9 April 2026
Mahasiswa KKN.MOJOK.CO
Kampus

KKN Bikin Warga Muak Kalau Program Kerja Template dan Kelakuan Mahasiswanya Tak Beretika

17 Oktober 2025
KKN UMY Tidak Hanya Bisa Bikin Papan Nama MOJOK.CO
Esai

Mahasiswa UMY Atasi Sampah di Laut Wakatobi dengan Stove Rocket, Bukti KKN Tidak Hanya Bikin Papan Nama

6 Oktober 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Siswa Katolik di Muhammadiyah Pekalongan. MOJOK.CO

Cerita Siswa Katolik Suka Otak-atik Motor hingga Lulus dari SMK Muhammadiyah dan Dapat Beasiswa Magang ke Jepang 

18 Mei 2026
Deni mahasiswa berprestasi dari UGM berkat puisi. MOJOK.CO

Balas Budi ke Ibu yang Jual Cincin Berharga lewat Ratusan Puisi hingga Diterima di UGM Berkat Segudang Prestasi

14 Mei 2026
Kos kamar mandi luar memang murah. Tapi mending cari kamar mandi dalam kalau tidak mau kena mental MOJOK.CO

Kos Kamar Mandi Luar Memang Lebih Murah, Tapi bikin Repot Sendiri karena Dipakai Bareng Penghuni Lain Tak Tahu Diri (Kemproh dan Pemalas)

14 Mei 2026
Sulap lahan kosong jadi kebun kosong untuk ketahanan pangan mandiri. MOJOK.CO

Ironi Lihat Balita Gizi Buruk di Bogor hingga Oknum Nakes yang Promosikan Sufor, Alumnus UNJ Ini Buka Kebun Sayur di Lahan Mangkrak 

16 Mei 2026
Kicau Mania Rp2 Triliun: Bukti “Ora Gantang Ora Mangan” Bukan Hobi Iseng MOJOK.CO

Kicau Mania Rp2 Triliun: Bukti “Ora Gantang Ora Mangan” Bukan Hobi Iseng

15 Mei 2026
Catatan Lulusan S2 yang Jadi Driver Maxim: Mempraktikkan Ilmu Pemerintahan Tanpa Birokrasi MOJOK.CO

Catatan Lulusan S2 yang Jadi Driver Maxim: Mempraktikkan Ilmu Pemerintahan Tanpa Birokrasi

13 Mei 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.