Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Sosial

Pembukaan ICROM 2023: Moderasi Beragama Penting Disosialisasikan

Yvesta Ayu oleh Yvesta Ayu
24 Agustus 2023
A A
ICROM 2023 MOJOK.CO

Lukman Hakim Saefudin saat membuka ICROM 2023 (islami.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Konsep moderasi beragama di Indonesia perlu ditingkatkan. Hal ini penting mengingat politik identitas seringkali muncul mendekati Pemilu 2024.

“Moderasi beragama perlu disosialisasikan dengan baik agar dapat memujudkan suasana yang kondusif dan damai, terlebih mendekati pesta demokrasi [Pemilu 2024] yang sebentar lagi sama-sama kita ikuti,” papar Kepala Kanwil Kemenag DIY, Masmin Afif dalam pembukaan International Conference on Religious Moderation (ICROM) 2023 di Hotel The Rich Yogyakarta, Kamis (24/08/2023).

ICROM adalah Forum pertemuan peneliti dan akademisi dari Indonesia dan luar negeri membincang moderasi beragama di ruang publik. Mojok.co turut mendukung konferensi ini.

ICROM 2023 terselenggara dari 24-26 Agustus 2023 di Yogyakarta. Acara ini terbuka untuk umum. Pada acara ini ada juga Puctast On Stage yang menghadirkan Habib Husein Ja’far, Dr. Fahrudin Faiz, dan Kepala Suku Mojok Puthut EA

Masmin Afif dalam pembukaannya turut mengungkapkan bahwa moderasi beragama sangat penting disosialisasikan secara terus menerus. Hal ini dalam rangka menghadapi tantangan global yang makin beragam.

Menurutnya, konsep yang Menteri Agama periode Kabinet Indonesia Bersatu II, Lukman Hakim Saifuddin gagas akan membuat keberagaman dan keyakinan sebagai kekayaan yang dapat membangun dunia lebih baik.

“Ini membawa manfaat yang luar biasa dan sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan toleransi serta persatuan,” tandasnya.

ICROM 2023 MOJOK.CO
Para peserta ICROM 2023 (M. Shidiq/Mojok.co)

Pentingnya moderasi beragama

Masmin juga berharap melalui konferensi internasional kali ini bisa menjadi wujud nyata inklusivitas. Selain itu sebagai bentuk pengertian di antara umat manusia.

“Konferensi ini wujud nyata inklusivitas tanpa memandang latar belakang agama, etnis ataupun kepercayaan,” ujarnya.

Sementara itu, Kasubdit Bina Paham Keagamaan Islam dan Penanganan Kementerian Agama (Kemenag), Dedi Slamet Riyadi, mengungkapkan Indonesia saat ini tengah mengkampanyekan moderasi beragama di tingkat global. Hal ini agar semua negara bisa hidup bersama dalam kedamaian.

“Diskusi ini dilakukan untuk meningkatkan harmonisasi antar umat beragama,” tandasnya.

Ketua panitia ICROM 2023, Muhammad Masrur Irsyadi menambahkan, lebih dari 400 peserta mengikuti konferensi ini. Gelaran ini juga menghadirkan 20 pembicara dari Indonesia dan sejumlah negara.

“Sejumlah pembicara dari beberapa negara ikut dalam konferensi untuk meningkatkan pemahaman bersama akan moderasi beragama,” imbuhnya.

Sementara itu, Menteri Agama Republik Indonesia periode 2014-2019 Lukman Hakim Saifuddin dalam sambutannya mengingatkan tentang pentingnya terus menggali moderasi beragama.

Iklan

Lukman yang juga penggagas moderasi beragama mengakui, saat ini Islam di Indonesia mendapatkan tantangan besar. Pdahal, peran agama vital dalam menangani berbagai masalah dan tantangan dunia.

Ia pun berharap ICROM 2023 akan menjadi platform yang luas untuk diskusi dan ide-ide segar tentang moderasi beragama sebagai solusi bagi tantangan agama dalam masyarakat.

Penulis: Yvesta Ayu
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Ndalem Jayadipuran, Lokasi Kongres Perempuan I yang Kini Jadi Kantor BPNB DIY

Cek berita dan artikel Mojok lainnya di Google News

 

 

Terakhir diperbarui pada 24 Agustus 2023 oleh

Tags: ICROM 2023KonferensiModerasi Beragama
Yvesta Ayu

Yvesta Ayu

Jurnalis lepas, tinggal di Jogja.

Artikel Terkait

Tanya Jawab Toleransi Beragama Habib Jafar dan Fahruddin Faiz pada ICORM 2023
Video

Tanya Jawab Toleransi Beragama Bersama Dr. Fahruddin Faiz dan Habib Milenial Husein Ja’far Al Hadar

10 Oktober 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jumirah dan suami merupakan pemulung di TPA Troketon, Klaten. MOJOK.CO

“Nrimo ing Pandum” ala Ibu Jumirah: Berteman dengan Belatung dan Diabetes di Tengah 150 Ton Sampah Residu Warga Klaten

12 Juli 2026
Truk sampah di TPA Troketon, Klaten. MOJOK.CO

Mengais Asa di TPA Troketon, Benteng Terakhir Penghidupan Warga Klaten

10 Juli 2026
Orang tua, ibu.MOJOK.CO

Sulitnya Menjadi Ibu Muda Tanpa Cela di Ibu Kota: Parenting Dituntut Sempurna, tapi Sudah Digempur Stres Kerja

10 Juli 2026
Derita Orang Rembang, Makan Mie Gacoan Harus ke Tuban MOJOK.CO

Makan Mie Gacoan adalah Kemewahan bagi Anak Muda Desa, Rela Motoran 2 Jam Demi Makanan yang “Menyiksa” Mulut Mereka

14 Juli 2026
Dugaan Korupsi Bupati Sukoharjo: Warisan Bernama Korupsi MOJOK.CO

Dugaan Korupsi Bupati Sukoharjo: Warisan Bernama Korupsi 

13 Juli 2026
Yamaha Gear Ultima, Motor Underrated tapi Tangguh: Andalan Para Ibu Rumah Tangga bahkan Cocok Bagi Bikers Pecinta Touring.MOJOK.CO

Yamaha Gear Ultima, Motor Underrated tapi Tangguh: Andalan Para Ibu Rumah Tangga bahkan Cocok Bagi Bikers Pecinta Touring

12 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.