Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Sosial

Sejarah Mencatat, Ibu-ibu Arisan Pegang Peran Berkembangnya Masjid Syuhada Kotabaru

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
24 Agustus 2023
A A
masjid syuhada yogyakarta mojok.co

Masjid Syuhada Yogyakarta (pariwisata.jogjakota.go.id)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Masjid Syuhada merupakan salah satu masjid terbesar yang ada di Yogyakarta. Menurut catatan sejarah, ada peran perempuan dalam tumbuh dan berkembangnya masjid ini. 

Masjid Syuhada merupakan salah satu masjid agung yang berada di Yogyakarta. Mulai dibangun pada 1950, masjid ini merupakan “hadiah dari republik” karena jasa besar Yogyakarta dalam upaya mempertahankan kemerdekaan Indonesia di masa revolusi.

Sejak peresmiannya, Masjid Syuhada mengalami banyak transformasi. Dari yang awalnya sebagai sekadar tempat ibadah, lalu menjadi rumah bagi aktivisme sosial pada 1960-an.

Namun, tahukah kalian bahwa di balik sejarah tumbuh dan berkembangnya Masjid Syuhada, terdapat peran perempuan di dalamnya?

Peran ibu-ibu arisan

Beberapa tahun sebelum Masjid Syuhada dibangun, sebuah kelompok dari komunitas muslim hadir di Kotabaru. Kelompok inilah yang kemudian menjadi pelopor kegiatan keislaman di salah satu masjid bersejarah di Jogja itu.

Menurut catatan sejarawan UNY, Yuanda Zara, dalam penelitiannya berjudul “Syuhada Mosque and its Community in Changing Yogyakarta, 1950s-1980s”, sekitar tahun 1943 beberapa perempuan di Kotabaru bikin kelompok arisan dan pengajian. Kelompok ini diberi nama Perhimpunan Pengajian Puteri Kotabaru (PPPK).

Pada masa awal berdirinya, anggota PPPK mencapai 400 orang. Mereka tidak hanya terdiri dari perempuan yang tinggal di Kotabaru, tetapi juga dari daerah lain di Yogyakarta.

Awalnya, kegiatan PPPK diisi oleh pengajian dan arisan, sesuai namanya. Lambat laun, kegiatan meluas dan mencakup masalah lain seperti pendidikan dan keuangan. Sejak saat itu, namanya kemudian berubah menjadi Pengajian Puteri Yogyakarta (PPY).

“Para anggota PPY inilah yang aktif  dalam mengumpulkan uang selama pendirian Masjid Syuhada,” tulis Yuanda Zara, dikutip Selasa (22/8/2023).

Halaman selanjutnya…

Memperluas agenda kegiatan

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 24 Agustus 2023 oleh

Tags: MasjidMasjid SyuhadaMasjid Syuhada Kotabaru
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.

Artikel Terkait

Anak rantau di Jogja pilih jadi marbot. MOJOK.CO
Sehari-hari

Derita Anak Rantau di Jogja: Sulit Cari Kos Murah, Nyaris Terjebak Dunia Gelap, hingga Temukan “Berkah” di Masjid

6 Maret 2026
Menemukan kedamaian batin dari rebahan karpet masjid MOJOK.CO
Catatan

Rebahan di Karpet Masjid: Sepele tapi Beri Kedamaian Batin dari Dunia yang Penuh Standar, Tuntutan, dan Mengasingkan

12 November 2025
Bukan Cuma Masjid, Jogokariyan Jogja Ternyata Punya ATM Beras & Wakaf Produktif
Video

Bukan Cuma Masjid, Jogokariyan Jogja Ternyata Punya ATM Beras dan Wakaf Produktif

19 April 2025
Menjemput Rezeki Subuh di Masjid Al Aqsha Klaten.MOJOK.CO
Ragam

Menjemput Rezeki Subuh di Masjid Al Aqsha Klaten

23 Desember 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kerja kantoran di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (Jaksel): terlihat elite tapi Work Life Balance sulit MOJOK.CO

Kerja di Kebayoran Baru Jaksel: Cuma Kelihatan Elite tapi Work Life Balance Sulit, Resign Tak Selesaikan Masalah

10 Mei 2026
Seni Bertahan Hidup Penjual Mie Ayam Menghadapi Pindah Harga dan Tangisan di Hari Senin MOJK.CO

Seni Bertahan Hidup Penjual Mie Ayam Menghadapi Pindah Harga dan Tangisan di Hari Senin

8 Mei 2026
Zero post di Instagram cara hidup tenang Gen Z. MOJOK.CO

Gen Z Lebih Tenang Tanpa Feed Instagram (Zero Post), Aslinya Bukan Misterius Cuma Capek Mengejar Validasi dan Ingin Melindungi Diri

7 Mei 2026
Dolar ke Rupiah Tembus 17 Ribu Krisis Ekonomi di Depan Mata? MOJOK.CO

Rupiah Anjlok, Pakar UGM Wanti-wanti Kenaikan Harga Sembako 

7 Mei 2026
Kos dekat kampus lebih baik bagi mahasiswa

4 Tipe Teman yang Sebaiknya Dilarang Menginap di Kos Kita: dari yang Cuma “Modal Nyawa”, hingga Teman Jorok tapi Tak Sadar Kalau Dia Jorok

6 Mei 2026
Joki UTBK SNBT di Surabaya raup cuan Rp700 juta demi kebutuhan hidup. Kedokteran jadi incaran MOJOK.CO

Joki UTBK SNBT Bisa Raup Rp700 Juta: Buat Kebutuhan Hidup karena Keterbatasan, Cuan Gede dari Jurusan Kedokteran

10 Mei 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.