Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Hukum

Sepeda Motor Kena Tilang? Segini Denda yang Harus Dibayar

Kenia Intan oleh Kenia Intan
10 Desember 2022
A A
denda tilang motor mojok.co

Ilustrasi tilang motor (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO– Pengendara sepeda motor yang melanggar peraturan lalu lintas akan dikenai tilang dan berakhir menerima sanksi. Sanksi yang dimaksud berupa membayar denda atau kurungan pidana. Lantas berapa denda tilang motor biasanya?

Dilansir dari Katadata, ada sejumlah pelanggaran yang paling sering dilakukan oleh pengendara sepeda motor. Paling tinggi, pelanggaran tidak memakai helm yang berjumlah 512,979 kasus, surat-surat tidak lengkap berjumlah 481.224 kasus, melanggar marka jalan 348.109 kasus, melawan arus 235.933 kasus, dan aksesori tidak lengkap 200.229 kasus.

Apabila mengacu pada UU 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, pelanggar pelangaran di atas dapat dikenai sanksi pidana maupun denda sejumlah uang. Berikut ini rincian sanksi pidana dan denda tilang motor yang akan dikenakan.

Tidak memakai helm

Pengendara dan penumpang kendaraan bermotor wajib mengenakan helm. Helm yang dimaksud adalah helm dengan standar nasional. Apabila tidak mematuhinya, pengendara dikenai kurungan paling lama satu bulan atau denda paling banyak Rp250.000.

Surat-surat tidak lengkap

Setiap orang yang mengemudikan kendaraan yang tidak dilengkapi dengan surat tanda nomor kendaraan bermotor (STNK) dipidana dengan kurungan paling lama dua bulan atau denda paling banyak Rp500.000

Orang yang berkendara bermotor di jalan tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) dipidana kurungan paling lama satu bulan atau denda paling banyak Rp250.000.

Melanggar marka jalan

Pengendara yang melanggar marka jalan dikenai pidana kurungan paling lama dua bulan atau denda paling banyak Rp 500.000. Ini sama dengan apabila orang pengendara melanggar alat pemberi syarat lalu lintas maupun rambu-rambu lalu lintas. Sanksi pidana dan denda ini juga berlaku pada pengendara yang melawan arus.

Aksesori tidak lengkap

Kendaraan yang tidak lengkap akan dikenai pidana kurungan paling lama satu bulan atau denda paling banyak Rp250.000. Adapun persyaratan teknis laik jalan meliputi kaca spion, klakson, lampu utama, lampu rem, lampu penunjuk arah, alat pemantul cahaya, alat pengukur kecepatan, knalpot, dan kedalaman alur ban.

Ke depannya pengguna jalan raya termasuk sepeda motor perlu lebih tertib dalam mematuhi peraturan lalu lintas yang ada. Pasalnya, Electronic Traffic Law Enforcement atau ETLE mulai diterapkan. Sistem itu diharapkan bisa melakukan pengawasan lebih ketat terhadap pengguna jalan raya dan menekan angka pungutan liar yang selama ini banyak terjadi pada tilang manual.

Penulis: Kenia Intan
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Polisi: ‘Stut’ Motor Tak Akan Ditilang

Terakhir diperbarui pada 11 Desember 2022 oleh

Tags: pelanggaran lalu lintasTilangtilang elektroniktilang manual
Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

Cara kerja tilang elektronik atau etle mojok.co
Hukum

Cara Kerja Tilang Elektronik yang akan Menggantikan Tilang Manual

27 Oktober 2022
stut motor mojok.co
Hukum

Polisi: ‘Stut’ Motor Tak Akan Ditilang

10 Juli 2022
polisi, polisi tilang, ambulans, viral Polantas Ganjen yang Minta Nomor WA Perempuan yang Ia Tilang Kini Dinonaktifkan mojok.co
Kilas

Minta Nomor WA Perempuan yang Ia Tilang, Polisi Ganjen Dinonaktifkan

5 Oktober 2021
Beda Polisi Australia dengan Polisi Indonesia
Esai

Beda Polisi Australia dengan Polisi Indonesia

18 Desember 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Bertahun-tahun Jadi User Motor Matic, Memilih Beralih ke Honda Revo yang Nggak “Good Looking” demi Selamatkan Dompet dan Nyawa MOJOK.CO

Bertahun-tahun Jadi User Motor Matic, Memilih Beralih ke Honda Revo yang Nggak “Good Looking” demi Selamatkan Dompet dan Nyawa

24 Februari 2026
orang tua.MOJOK.CO

35 Tahun Bekerja Keras demi Anak, tapi Kesepian di Masa Tua karena Dianggap Tak Pernah Hadir untuk Keluarga

24 Februari 2026
Saya Nonmuslim dan Gemar War Takjil seperti Meme yang Viral Itu Mojok.co

Saya Nonmuslim dan Gemar War Takjil seperti Banyak Meme yang Viral Itu

23 Februari 2026
Mekanisme beasiswa LPDP untuk kuliah di luar negeri masih silang sengkarut, awardee cemas jadi "WNI" MOJOK.CO

Mekanisme dalam Beasiswa LPDP (Masih) Silang Sengkarut: Awardee Cemas Jadi WNI, Negara Punya PR yang Harus Diberesi

23 Februari 2026
UMR Jakarta, merantau ke jakarta, kerja di jakarta.MOJOK.CO

Modal Ijazah S1, Nekat Adu Nasib ke Jakarta: Sudah Bikin Syukuran karena Keterima Kerja, Perusahaan Malah Bubar padahal Gaji Pertama Belum Turun

26 Februari 2026
Upaya 1 tahun Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang kerja untuk warga, apa hasilnya? MOJOK.CO

Upaya 1 Tahun Pemkot Semarang Bekerja untuk Warga di Tengah Ragam Tantangan dan Keterbatasan, Apa Hasilnya?

23 Februari 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

25 Februari 2026
Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026
Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

21 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.