Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Saat Kabar Baik Menghampiri Mbah Kamijah, Lansia 87 Tahun yang Tinggal Sendiri di Rumah Tak Layak Huni Gunungpati Semarang

Redaksi oleh Redaksi
24 Januari 2026
A A
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng akan renovasi rumah tak layak huni Mbah Kamijah di Gunungpati MOJOK.CO

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng akan renovasi rumah tak layak huni Mbah Kamijah di Gunungpati. (Pemkot)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Seorang lansia di Gunungpati, Semarang, akhirnya akan menjalani hari-harinya dengan lebih nyaman, setelah selama ini tinggal di sebuah rumah yang bisa dibilang tidak layak huni. 

Usianya sudah 87 tahun. Tapi Kamijah harus menjalani kehidupannya seorang diri. Ia mendiami sebuah rumah tak layak huni di RT 4 RW 1, Kelurahan Ngijo, Kecamatan Gunungpati, Semarang.

Rumah Kamijah berbentuk bangunan batako kecil. Itu sudah merangkap sebagai tempat tidur sekaligus kamar mandi. Tak pelak jika kondisi tersebut memantik rasa peduli Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng.

Bantan tidak akan ganggu status kepemilikan

Dalam tinjauannya di lokasi pada Jumat (23/1/2026), Agustina memastikan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang akan segera mengambil langkah cepat untuk merenovasi rumah tidak layak huni yang ditempati Kamijah.

Meskipun berdiri di atas tanah keluarga dengan satu sertifikat, Wali Kota memastikan bahwa proses renovasi akan dilakukan secara teknis pada bangunan tanpa mengganggu status kepemilikan lahan. Penanganannya pun akan dilakukan secara hati-hati agar hak keluarga tetap terlindungi.

“Mulai awal Februari (2026) dilakukan pembangunan agar rumah ini menjadi lebih aman dan nyaman untuk ditempati. Kita fokuskan pada perbaikan bangunan agar Mbah Kamijah tidak lagi khawatir tinggal sendirian,” ucap Agustina.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng akan renovasi rumah tak layak huni Mbah Kamijah di Gunungpati MOJOK.CO
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng akan renovasi rumah tak layak huni Mbah Kamijah di Gunungpati. (Pemkot)

Program perbaikan rumah untuk lindungi warga rentan Kota Semarang

Agustina menegaskan, program perbaikan rumah merupakan wujud kehadiran pemerintah dalam melindungi warga rentan. Khususnya kelompok lanjut usia dan masyarakat kurang mampu.

“Program ini adalah komitmen kami untuk memberikan rumah yang layak huni bagi yang membutuhkan. Ini bukan hanya soal bangunan, tetapi soal rasa aman dan ketenangan hidup,” ujar Agustina.

“Kami tidak ingin ada warga, apalagi yang sudah lanjut usia dan tinggal sendiri, menghuni tempat yang tidak standar kesehatannya,” sambungnya.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng akan renovasi rumah tak layak huni Mbah Kamijah di Gunungpati MOJOK.CO
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng akan renovasi rumah tak layak huni Mbah Kamijah di Gunungpati. (Pemkot)

Pemkot Semarang memastikan penanganan rumah tidak layak huni akan terus berjalan seiring dengan upaya penguatan perlindungan sosial. Terutama bagi lansia yang hidup mandiri dan memiliki keterbatasan.

“Kami akan terus proaktif menyisir, melakukan pendataan dan penanganan, terutama bagi warga lansia yang hidup sendiri dan membutuhkan perhatian khusus. Saya ingin semua warga Kota Semarang merasakan kenyamanan tinggal di rumah mereka sendiri di sisa usia mereka,” tutup Agustina.***(Adv)

BACA JUGA: Kisah Bu Ngatimah: Pekerja Serabutan di Semarang dapat Fasilitas BPJS Ketenagakerjaan, Iurannya Ditanggung ASN atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan

Terakhir diperbarui pada 24 Januari 2026 oleh

Tags: bantuan rumahgunungpatigunungpati semarangrumah tak layak huni semarangSemarangwali kota semarang
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Jembatan Persen di Gunungpati, Semarang, dari kayu menjadi baja dan bercor beton MOJOK.CO
Kilas

Jembatan Persen di Gunungpati Semarang, Dari Kayu Jadi Bercor Beton berkat Aduan “Solusi AWP”

24 Januari 2026
Gotong royong atasi tumpukan sampah Kota Semarang MOJOK.CO
Kilas

Gotong Royong, Jalan Atasi Sampah Menumpuk di Banyak Titik Kota Semarang

16 Januari 2026
Kisah Bu Ngatimah, pekerja serabutan yang iuran BPJS Ketenagakerjaan miliknya ditanggung ASN Kota Semarang MOJOK.CO
Kilas

Kisah Bu Ngatimah: Pekerja Serabutan di Semarang dapat Fasilitas BPJS Ketenagakerjaan, Iurannya Ditanggung ASN

7 Januari 2026
Kota Semarang coba tak sekadar melawan air untuk atasi banjir MOJOK.CO
Kilas

Kota Semarang Coba Tak Sekadar Melawan Air untuk Atasi Banjir, Tapi Pakai Cara Fisika dan Wanti-wanti Kelalaian Sosial

5 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

OB dan satpam kantor, orang paling tulus untuk berbagi kerja ketimbang teman-teman di tempat kerja MOJOK.CO

OB dan Satpam Kantor Paling Nyaman buat Berbagi Cerita dan Berkeluh Kesah, Lebih Tulus ketimbang Teman Kerja yang Kebanyakan Bermuka Dua

21 Januari 2026
Banjir di Muria Raya, Jawa Tengah. MOJOK.CO

Saat Warga Muria Raya Harus Kembali Akrab dengan Lumpur dan Janji Manis Awal Tahun 2026

20 Januari 2026
sate taichan.MOJOK.CO

Menurut Keyakinan Saya, Sate Taichan di Senayan adalah Makanan Paling Nanggung: Tidak Begitu Buruk, tapi Juga Jauh dari Kesan Enak

20 Januari 2026
Penangkaran merak di Jogja City Mall. MOJOK.CO

Merak Bukan Lagi Sekadar Simbol Keagungan, tapi Teman yang Merakyat di Pojokan Mal Jogja

23 Januari 2026
Potensi Sebenarnya Gudeg Jogja Dibunuh oleh Branding Wisata (Unsplash)

Potensi Besar Gudeg Jogja Mati karena Branding Makanan Khas Jogja yang Cuma Dikenal Sebagai Makanan Serba Manis

23 Januari 2026
senar raket. mojok.co

Indonesia Masters 2026 Jadi Tempat Merawat Kenangan Keluarga, Rela Cuti Kerja demi “Napak Tilas” Mendiang Ayah di Istora

21 Januari 2026

Video Terbaru

Zainal Arifin Mochtar Bukan Guru Besar Biasa!

Zainal Arifin Mochtar Bukan Guru Besar Biasa!

21 Januari 2026
Menjemput Air dari Gua Jomblang dan Menata Ulang Hidup di Gendayakan

Menjemput Air dari Gua Jomblang dan Menata Ulang Hidup di Gendayakan

20 Januari 2026
Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

Air dari Perut Bumi: Gua Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayakan

18 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.