Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Psikolog UGM Bagikan 5 Tips untuk Mencegah Penculikan Anak

Purnawan Setyo Adi oleh Purnawan Setyo Adi
6 Februari 2023
A A
penculikan anak mojok.co

Iluistrasi aksi kriminalitas (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Isu mengenai penculikan anak sedang marak dibicarakan. Psikolog UGM memberikan tips untuk orangtua agar buah hatinya terhindar dari aksi yang meresahkan ini.

Isu penculikan anak sudah mulai berhembus di Yogyakarta. Sultan HB X dan Kapolda sudah memberikan tanggapannya.

Iklan

Menurut Sultan selaku Gubernur DIY, masyarakat diharapkan tetap waspada tapi jangan panik. Ia meminta kabar soal adanya kasus penculikan di Yogyakarta jangan dibesar-besarkan karena hanya akan menimbulkan kekhawatiran publik.

Sementara Kapolda DIY, Irjen Pol Suwondo Nainggolan mengungkapkan bahwa pihaknya telah meminta sekolah-sekolah di DIY untuk kembali menggalakkan program “Satu Sekolah Dua Polisi”.

Program ini mempunyai tujuan untuk memberi pengarahan kepada guru-guru terkait pentingnya keselamatan peserta didik. Guru diharapkan bisa memberikan pemahaman kepada peserta didik untuk tidak berbicara dengan orang asing sebelum dijemput oleh keluarganya di sekolah.

Tips mencegah penculikan anak

Psikolog UGM, Edilburga Wulan Saptandari, M.Psi., Ph.D., memaparkan dampak traumatis penculikan anak. Perlakuan selama penculikan bisa memengaruhi muncul tidaknya trauma pada anak.

Misalnya penculik melakukan tindak kekerasan baik fisik maupun seksual serta perlakuan buruk lainnya, anak korban penculikan bisa lebih rentan mengalami trauma. Pengalaman buruk kasus penculikan anak ini bisa memunculkan perasaan tidak nyaman, syok, cemas, tidak berdaya bahkan depresi. Mungkin berbeda dengan yang mendapat perlakukan baik dari penculiknya.

“Penculikan ini menjadi traumatic event bagi anak. Lalu, apakah menyebabkan trauma atau tidak, ini tidak bisa didiagnosis begitu saja namun perlu pemeriksaan lebih mendalam,”tuturnya, seperti yang dikutip dari ugm.ac.id.

Edilburga lantas membagikan 5 tips yang penting dipahami orangtua agar terhindar dari kasus penculikan anak.

#1 Cara menghadapi orang asing

Orang tua membekali anak dengan pengetahuan saat berhadapan dengan orang asing untuk menhidari penculikan anak. Anak diberikan pemahaman untuk tidak sembarangan berbicara, tidak mudah percaya, tidak mudah terbujuk dengan iming-iming pemberian orang lain, serta bisa menolak ajakan orang yang tidak dikenal.

#2 Cara melindungi diri

Orang tua juga perlu mengajari anak tentang mekanisme melindungi diri sendiri seperti belajar bela diri. Selain itu anak diajarkan untuk berteriak meminta tolong serta mencari bantuan pertolongan pada orang yang tepat. Ini bisa berguna saat berhadapan dengan orang asing yang mencurigakan ataupun ketika terpisah dari keluarga.

#3 Mengenali identitas diri

Orang tua membantu anak dalam mengenali identitas diri agar kasus penculikan anak tak terjadi. Anak diajari untuk mengingat namanya, orang tua, alamat rumah serta nomor telepon orang tua.

#4 Izin kepada orang tua

Perlu dibiasakan untuk selalu minta izin kepada orang tua setiap akan melakukan sesuatu. Selain sebagai bentuk pengawasan, meminta izin juga membantu anak dalam memahami hal-hal apanyang boleh dan tidak boleh dilakukan. Dengan terbiasa minta izin, saat ada orang asing yang memberikan sesuatu atau mengajak pergi, anak-anak akan terbiasa meminta izin atau konfirmasi terlebih dulu kepada orang tuanya.

#5 Larangan untuk membagikan informasi diri di media sosial

Orang tua juga perlu memberikan literasi pada anak tekait keamanan dalam bermedia sosial. Anak diberikan pengertian untuk tidak membagikan informasi pribadi di media sosial.

Iklan

Penulis: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Pakar Sebut Teror Politik, Sultan Minta Isu Penculikan Anak Tak Dibesar-besarkan

 

Terakhir diperbarui pada 6 Februari 2023 oleh

Tags: kriminialitaspenculikanpenculikan anakpsikologpsikolog ugm
Purnawan Setyo Adi

Purnawan Setyo Adi

Redaktur Liputan Mojok.co

Artikel Terkait

Lulus dari UAD, Jogja pindah ke Bangka untuk bangun karier sebagai psikolog. MOJOK.CO
Sosok

Jogja bikin Saya Sadar “Kebobrokan” di Kampung Halaman hingga Punya Motivasi untuk Membangun Karier sebagai Psikolog

30 Mei 2025
Ide Bodoh Ridwan Kamil untuk Atasi Kemacetan Jakarta MOJOK.CO
Esai

Ide Nggak Masuk Akal Ridwan Kamil: Datangkan Psikolog dan Ustaz Keliling untuk Atasi Kemacetan Jakarta

3 September 2024
fopo mojok.co
Kesehatan

Ini Penyebab FOPO, Sering Cemas akan Pendapat Orang Lain

18 Mei 2023
people pleaser mojok.co
Kesehatan

Tips Mengatasi Sifat ‘Nggak Enakan’ biar Berani Bilang ‘Tidak’

13 Februari 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Umbul Wadon Plunyon, Kalikuning. MOJOK.CO

Umbul Wadon: Jantung Air Kota Jogja di Balik Panorama Indah Plunyon Kalikuning yang Terkesan Seram

26 Juni 2026
Jupiter Z1 Adalah Motor Yamaha Terbaik Idola Orang Jambi MOJOK.CO

Setelah Melakukan Pengamatan, Saya Menemukan Fakta Bahwa Jupiter Z1 Adalah Motor Yamaha yang Menemukan Habitat Alaminya di Jambi

25 Juni 2026
Refleksi untuk orang tua di Jawa Tengah (Jateng): punya peran penting awasi anak agar tidak sibuk main gadget MOJOK.CO

Refleksi untuk Orang Tua di Jateng agar Gadget Tak Kuasai Rumah hingga Anak Lebih Sibuk Tenggelam dalam Layar

29 Juni 2026
Gen Z Habiskan Gaji untuk Konser K-Pop. MOJOK.CO

Gen Z Habiskan Gaji demi Konser K-Pop: “Balas Dendam” Terbaik untuk Penuhi Inner Child

25 Juni 2026
Mengapa Calon Mahasiswa PTN Banyak yang Mengundurkan Diri? MOJOK.CO

Mengapa Calon Mahasiswa PTN Banyak yang Mengundurkan Diri?

29 Juni 2026
Piala Dunia, Joachim Klement yang Tak Pernah Salah Ramal dan Skenario-Skenario Ajaib.MOJOK.CO

Joachim Klement yang Tak Pernah Salah Ramal dan Skenario-Skenario Ajaib Pildun

25 Juni 2026

Video Terbaru

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.