Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Presiden PKS Sohibul Iman Sindir Jokowi Terkait Aksi Bagi-bagi Sembako

Redaksi oleh Redaksi
1 Mei 2020
A A
jokowi, sohibul iman, pks, bagi-bagi sembako, mojok.co

jokowi, sohibul iman, pks, bagi-bagi sembako, mojok.co

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Kadang memang geregetan juga punya Presiden yang hobi banget bagi-bagi sembako kayak Pak Jokowi.

Dua hari terakhir, beredar video Presiden Jokowi saat membagikan sembako langsung ke rumah warga. Belakangan, Deputi Protokol Pers dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin memberikan keterangan mengenai video tersebut. Menurut Bey Machmudin, aksi bagi-bagi sembako yang ada di video tersebut dilakukan oleh Presiden Jokowi pada hari Minggu malam, 26 April 2020 di daerah Sempur, Bogor.

“Yang dituju dan memang membutuhkan ada 3 KK, diserahkan langsung Presiden, tapi warga sekitar juga diberi paket sembako,” ujar Bey. “Harus saya jelaskan bahwa membagikan paket sembako langsung ke rakyat merupakan cara Presiden Joko Widodo secara pribadi menyatakan keprihatinan dan empati pada saudara-saudara kita yang sedang dalam kesulitan.”

Aksi bagi-bagi sembako tersebut bukan pertama kalinya bagi Jokowi. Dalam sebulan terakhir, Jokowi tercatat sudah beberapa kali melakukan aksi bagi-bagi sembako.

Pada Jumat, 11 April 2020 lalu, misalnya. Jokowi bersama beberapa anggota Paspamres membagikan sembako untuk masyarakat utamanya para driver ojek di sekitar Istana Kepresidenan.

Sehari sebelumnya, Jokowi juga membagikan 400 paket sembako kepada warga di beberapa titik di sepanjang Jalan Kemayoran.

Aksi bagi-bagi sembako yang dilakukan Jokowi tentu saja mendapatkan kritik dari banyak pihak.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah kepada Tirto mengatakan bahwa Jokowi seharusnya menggunakan perangkat pemerintah untuk membagikan sembako.

“Presiden seharusnya gunakan jalur pemerintah, bisa melalui perangkat pemerintah daerah agar bantuan sampai hingga ke rumah dan warga tidak perlu berkerumun,” ujarnya.

Hal serupa juga dikatakan oleh dosen Administrasi Publik di Universitas Indonesia Defny Holidin. “Jauh lebih baik jika beliau mengeluarkan kebijakan yang lebih appropriate sesuai kebutuhan rill, di samping secara pribadi juga memberikan keteladanan dalam bentuk pencegahan kegiatan yang memicu kerumunan,” terangnya.

Banyak yang geregetan dengan aksi Jokowi. Maklum, ketika banyak orang mengampanyekan gerakan social distancing atau menjaga jarak, apa yang dilakukan oleh Jokowi justru sangat berpotensi membuat orang-orang berkerumun dan mengabaikan praktik social distancing yang selama ini menjadi bagian dari protokol kesehatan di masa pandemi corona.

Salah satu pihak yang geregetan atas aksi Jokowi tersebut adalah Presiden PKS Sohibul Iman.

Melalui akun Twitternya, Sohibul berkali-kali mengekspresikan rasa jengkelnya terhadap aksi bagi-bagi sembako yang dilakukan oleh Jokowi.

“Walau sudah dikritik banyak pihak bahwa presiden @jokowi yang punya kekuasaan atas sistem tidak pantas melakukan cara-cara seperti ini, tapi tetap dilakukan. Boleh jadi ini bukan sekedar pilihan politik tapi sudah jadi keyakinan. Jangan-jangan ada keasyikan tersendiri nonton rakyat lari-lari ngejar sembako?” cuit Sohibul Iman pada Selasa, 27 April 2020 lalu.

Iklan

Yang paling anyar, Sohibul kembali menyentil Jokowi soal aksi bagi-bagi sembakonya itu. Kali ini melalui sebuah sindiran halus.

“Seorang kawan dan keluarga menyiapkan ratusan paket sembako buat mereka yang kurang beruntung. Tentu tidak dibagikan dengan cara-cara Pak Jokowi. Mereka datangi satu per satu abang ojol dan opang, para pemulung, satpam, dll. Silent, tidak mengundang perhatian banyak orang, tertib, dan disiplin PSBB,” tulis Sohibul pada Kamis, 30 April 2020 kemarin.

Ah, rasanya mudah sekali untuk memahami bagaimana kemangkelan Sohibul Iman. Lha gimana, yang notabene tidak berseberangan secara politik dengan Jokowi saja boleh jadi bisa geregetan dengan aksi Jokowi, apalagi yang berseberangan politik kayak Sohibul Iman. Pasti dobel geregetannya.

Terakhir diperbarui pada 1 April 2022 oleh

Tags: bagi-bagi sembakojokowiPKSsohibul iman
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Kereta Cepat Whoosh DOSA Jokowi Paling Besar Tak Termaafkan MOJOK.CO
Esai

Whoosh Adalah Proyek Kereta Cepat yang Sudah Busuk Sebelum Mulai, Jadi Dosa Besar Jokowi yang Tidak Bisa Saya Maafkan

17 Oktober 2025
Sialnya Warga Banjarsari Solo: Dekat Rumah Jokowi, tapi Jadi Langganan Banjir Gara-gara Proyek Jokowi.MOJOK.CO
Aktual

Sialnya Warga Banjarsari Solo: Dekat Rumah Jokowi, tapi Jadi Langganan Banjir Gara-gara Proyek Jokowi

7 Maret 2025
3 Rupa Nasionalisme yang Mewarnai Indonesia Hari Ini MOJOK.CO
Esai

3 Rupa Nasionalisme yang Mewarnai Indonesia Hari Ini

26 Februari 2025
Afnan Malay: Membedah Hubungan Prabowo-Jokowi Setelah Pemilu dan Janji Program MBG
Video

Afnan Malay: Membedah Hubungan Prabowo-Jokowi Setelah Pemilu dan Janji Program MBG

18 Februari 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

gen z kerja merantau beban mental dan finansial.mojok.co

Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial

6 Februari 2026
Tabungan penting, tapi mahasiswa Jogja yang masih harus irit demi makan kesulitan menabung

Tabungan Itu Penting, Tapi Mahasiswa Jogja yang Masih Harus Gali Lubang Tutup Lubang Demi Makan Mana Bisa

10 Februari 2026
Festival Dandangan Kudus tak sekadar denyut perekonomian. MOJOK.CO

Menemukan Hal Baru di Festival Dandangan Kudus 2026 setelah Ratusan Tahun, Tak Sekadar Kulineran dan Perayaan Sambut Ramadan

11 Februari 2026
Dilema Genteng Tanah Liat: Sejuk di Jogja, tapi Jadi Horor di Sumatera Barat MOJOK.CO

Dilema Genteng Tanah Liat: Sejuk di Jogja, tapi Jadi Horor di Sumatera Barat

11 Februari 2026
Media pers online harusnya tidak anxiety pada AI dan algoritma. Jurnalisme tidak akan mati MOJOK.CO

Media Online Tak Seharusnya Anxiety pada AI dan Algoritma 

9 Februari 2026
Jadi LO sertifikasi kerja rawan bujukan wanita simpanan

Jadi LO Sertifikasi Kerja di Jogja, Kena Modus “Eksplor Jogja” Berujung Bujukan Jadi Wanita Simpanan

12 Februari 2026

Video Terbaru

Kiai Faizi: Cara Hidup Merasa Cukup di Dunia yang Terlalu Buru-buru

Kiai Faizi: Cara Hidup Merasa Cukup di Dunia yang Terlalu Buru-buru

10 Februari 2026
Hutan Jawa dan Dunia yang Pernah Bertuah

Hutan Jawa dan Dunia yang Pernah Bertuah

7 Februari 2026
Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

4 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.