Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Prabowo Meet Up Sama Megawati, Amien Rais Sebut Rekonsiliasi Etok-Etok

Redaksi oleh Redaksi
24 Juli 2019
A A
Prabowo meet up Megawati, Amien Rais menyindir? MOJOK.CO
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Pak Amien Rais mengunggah video di IG pribadinya, mengingatkan jangan ikut rekonsiliasi pura-pura pas di hari meet up Prabowo dengan Megawati. Sekuuut!

Kedekatan itu kembali terlihat. Prabowo dan Megawati, akhirnya bertemu setelah ontran-ontran Pilpres usai. Usai bertemu dengan Jokowi beberapa hari yang lalu, Ketua Umum Partai Gerindra itu bertandang ke kediaman Megawati.

Iklan

Prabowo tertangkap kamera wartawan ketika tiba di Teuku Umar. Saat itu pukul 12.30, beliau sudah ditunggu Megawati di depan pintu. Senyum lebar sudah terpacak di bibir Ketua Umum PDIP. Semringah, beliau menyambut mantan rekannya di Pilpres itu. Seakan-akan, pertemuan ini memang sudah dinantikan.

Maklum, setelah ontran-ontran Pilpres, pertemuan antara petinggi partai yang beradu ini sangat dinantikan. Harapannya, setelah keduanya bertemu, segala permusuhan segera luntur dan dilupakan. Ya sama seperti ketika Prabowo disambut Jokowi di Lebak Bulus. Meskipun kita tahu kalau kawan di dunia politik itu usianya pendek. Heuheuheu…

Yah, lupakan sejenak soal sesuatu yang pahit, tapi benar itu. Paling tidak, ditemani nasi goreng spesial, pertemuan antara Prabowo dan Megawati itu menghasilkan doa yang baik. Mbak Mega mengungkapkan bahwa dirinya berharap perbedaan pendapat antara dirinya dengan Pak Prabs tak lagi diteruskan.

“Mari kita rukun kembali, menjadi bersahabat kembali, untuk kepentingan bangsa dan negara dan kita tentunya harus bisa melakukan ini dengan diskusi. Silakan datang ke tempat saya,” harap Megawati seperti dikutip oleh kompas.com. Sebuah awal rekonsiliasi yang baik?

Well, di tempat berbeda, Pak Amien Rais bikin konten Instagram. Sesepuh PAN itu kembali mengingatkan kalau para kader untuk tidak terlibat dalam “rekonsiliasi etok-etok”. Maksud Pak Amien Rai situ rekonsiliasi yang pura-pura saja. Kok pas bener ya sama hari meet up Pak Prabs dengan Mbak Mega? Jagoan banget nembak hari biar Instagram-nya ramai, nih.

 

View this post on Instagram

 

“Lebih baik menjadi oposisi yang berwibawa daripada memilih untuk kooptasi (rekonsiliasi yang hanya “ethok-ethok” saja.)” #amienraisofficial (Ada 5 bagian, harap lihat dan dengarkan hingga selesai) Posted by Admin.

A post shared by Mohammad Amien Rais (Official) (@amienraisofficial) on Jul 23, 2019 at 11:38pm PDT

Pak Amien Rais bilang kalau “rekonsiliasi etok-etok” itu cuma kooptasi. Petahana menang lalu menawarkan beberapa kursi kepada penantang. Si penantang menerima kursi tanpa boleh mengkritik lagi. Hmm…mengkritik ketemuannya Pak Prabowo sama Pak Jokowi?

“Alangkah aibnya, alangkah malunya hanya dengan beberapa kursi kemudian tersandera tidak bisa lagi memberikan kritik dan lain lain. Maka seperti ini hanya etok-etok, lupakan saja,” kata Amien Rais lewat akun Instagram pribadinya.

“Jadi ini kebetulan juga PAN, ya Allah PAN, PAN, PAN partaiku yang aku dirikan, jangan ikut latah rekonsiliasi etok-etok itu. Jadi rekonsiliasi yang saya maksudkan itu bukan tadi, kooptasi, tapi konvergensi, yaitu dua arus yang sesungguhnya berbeda dicari titik temunya kemudian digalang bersama-sama, disangga bersama-sama untuk sampai kenyataan yang membahagiakan buat bangsa Indonesia rakyat semuanya,” kata Pak Amien Rais.

SEKUUUUT, PAK AMIEN, MARAHIN AJA TU, PAK. MAKAN NASGOR NGA AJAK-AJAK.

Terakhir diperbarui pada 25 Juli 2019 oleh

Tags: Amien RaisjokowiMegawatinasi gorengprabowo
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Nasib Yamaha Byson Baru yang Dicintai Setelah Tak Bisa Dimiliki MOJOK.CO
Otomojok

Nasib Yamaha Byson dan Paradoks Benda yang Baru Dicintai Setelah Berhenti Diproduksi dan Tak Bisa Dimiliki Lagi

2 Juli 2026
Instruksi Belajar Bahasa Prancis: Taktik Genius Mengenal Perjuangan Rakyat Prancis MOJOK,CO
Esai

Instruksi Belajar Bahasa Prancis: Taktik Genius untuk Mengenal Perlawanan Rakyat Prancis

1 Juni 2026
Museum Ibu Marsinah jangan berhenti sebagai simbol, tapi negara harus serius pikirkan kesejahteraan kaum buruh MOJOK.CO
Tajuk

Museum Ibu Marsinah Jangan Berhenti sebagai Simbol, Tapi Kesejahteraan Buruh Harus Benar-benar Dipikirkan

18 Mei 2026
3 Ciri Nasi Goreng di Jogja yang Biasanya Nggak Enak (Unsplash)
Pojokan

3 Ciri Nasi Goreng di Jogja yang Biasanya Nggak Enak: Cobain, deh, Kalau Kamu Nggak Percaya

22 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Seporsi kemenangan kecil yang bisa dirayakan di kehidupan dewasa usai berporsi-porsi kekalahan MOJOK.CO

Menemukan Seporsi Kemenangan yang Layak Dirayakan usai Berporsi Kekalahan dari Kehidupan Dewasa yang Bikin Setengah Gila

7 Juli 2026
Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Republik India menjalin kesepakatan kerja sama konservasi terhadap Candi Perwara Kompleks Candi Prambanan MOJOK.CO

Menerjemahkan Candi Prambanan sebagai Bukti Historis Hubungan Nusantara-India

8 Juli 2026
Beralih dari profesi dokter ke petani di Klaten. MOJOK.CO

Resah Jadi Dokter: Tangani Pasien Petani dengan Keluhan Sama, Pilih Turun ke Sawah demi “Menyembuhkan” Tanah

13 Juli 2026
Truk sampah di TPA Troketon, Klaten. MOJOK.CO

Mengais Asa di TPA Troketon, Benteng Terakhir Penghidupan Warga Klaten

10 Juli 2026
Merayakan Sofistikasi Djent ala Bless The Knights yang Keras Kepala.MOJOK.CO

Merayakan Sofistikasi Djent ala Bless The Knights yang Keras Kepala

13 Juli 2026
Pertama kali beli mesin cuci di rumah desa, kena julid tetangga MOJOK.CO

Pertama Kali Beli Mesin Cuci di Rumah Desa: Terharu Ringankan Beban Ibu hingga Dianggap Buang Duit oleh Tetangga Julid

10 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.