Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Politik

PKB Umumkan 6 Nama Bakal Cawapres Pendamping Cak Imin, Sri Mulyani hingga Anies Baswedan

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
13 Juni 2022
A A
PKB mojok.co

Wakil Ketua MPR RI Jazilul Fawaid. ANTARA/HO-Humas MPR RI

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mulai bergerak mengumpulkan nama-nama bakal calon wakil presiden (cawapres) untuk mendampingi Muhaimin Iskandar atau Cak Imin dalam kontestasi Pilpres 2024.

Wakil Ketua Umum DPP PKB Jazilul Fawaid  mengungkapkan sejumlah nama besar yang masuk radar PKB. Mulai dari Gubernur DKI Anies Baswedan, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Panglima TNI Andika Perkasa, Menteri BUMN Erick Thohir, hingga Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno.

Iklan

“Ya, tentu kami mendapatkan masukan dari masyarakat, kita lihat rekam jejak juga karena kami sudah memastikan Gus Muhaimin capres, tentu saatnya kami mencari cawapres,” kata Jazilul di Jakarta, Senin (13/6) dilansir dari Antara.

PKB beranggapan bahwa nama-nama tersebut memiliki pengalaman yang mumpuni untuk mendampingi Cak Imin dalam Pilpres 2024. Nantinya nama-nama tadi akan diusulkan kepada partai politik lain yang akan diajak berkoalisi oleh PKB,

“Tentunya kalau kami berkoalisi, kita mengusung pasangan calon, kan harus kami pilih yang memiliki kans memenangi pilpres. Nama-nama tersebut kami yakin bisa dahsyat jika berpasangan dengan Gus Muhaimin yang juga punya basis elektoral kuat, utamanya di kalangan pesantren dan warga nahdliyin,” ujarnya.

Sejumlah partai yang sedang dijajaki untuk berkoalisi antara lain PKS, Partai Demokrati, hingga Partai Gerindra. Menurut Wakil Ketua MPR RI itu, yang penting saat ini adalah bagaimana koalisi yang dibangun nanti bisa menang dan ada tujuan bersama untuk kepentingan masyarakat.

Sebelumnya, Tim Kemenangan Nasional (TKN) Cak Imin mulai menjalankan sejumlah agenda besar. Salah satunya konser kebangsaan yang menghadirkan grup band Kotak di Lapangan Ahmad Yani, Tangerang, Minggu (12/6) lalu.

Cak Imin merencanakan konser serupa akan digelar di beberapa kota. “Ke depan, akan ada beberapa konser serupa untuk membahagiakan masyarakat dalam mengobati kerinduan masyarakat,” kata Cak Imin.

Diketahui, dukungan terhada Cak Imin juga telah datang beberapa pihak, salah satunya dari Ikatan Keluarga Alumni (IKA) PMII Jawa Barat. Sedangkan IKA PMII Jawa Timur masih menunggu usulan dari anggotanya.

Ketua IKA PMII Jatim Thoriqul Haq memastikan salah satu pembahasan dalam Rakerwil adalah memilih satu nama alumni untuk didorong maju sebagai calon Presiden RI untuk Pemilu 2024.

“Kalau saya sebagai Wakil Ketua PKB Jatim tentu juga mendukung Muhaimin Iskandar untuk maju sebagai capres 2024. Tapi, sebagai Ketua IKA PMII Jatim tentu saya juga harus mendengar usulan-usulan dari para anggota lainnya,” tutur dia.

Thoriqul juga menjelaskan bahwa nantinya Pengurus Besar IKA PMII  nantinya akan menyepakati satu nama yang akan didukung untuk maju dalam Pilpres 2024. Sampai saat ini, nama Cak Imin masih menjadi kandidat terkuat.

Penulis: Hammam Izzudin
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Mulai 1 Juli TDL Naik 17 hingga 36 Persen dan kabar terbaru lainnya di KILAS.

Terakhir diperbarui pada 13 Juni 2022 oleh

Tags: Cak Imincawaprespkb
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

Gibran Bilang Solo Sudah Diguyur Proyek Sebelum Dia Memimpin, Benarkah? MOJOK.CO
Kabar

Gibran Bilang Solo Sudah Diguyur Proyek Sebelum Dia Memimpin, Benarkah?

23 Desember 2023
mahfud MD.MOJOK.CO
Kabar

Jubir Timnas AMIN Kritik Pernyataan Mahfud MD Soal Korupsi, Bias Gender dan Merendahkan Perempuan

22 Desember 2023
Debat Capres 2024 11 Panelis dari UIN, UGM, dan Universitas Terkemuka Lainnya Siap Uji Ketangkasan Capres
Politik

Debat Capres 2024: 11 Panelis dari UIN, UGM, dan Universitas Terkemuka Lainnya Siap Uji Ketangkasan Capres

12 Desember 2023
elite politik mojok.co
Podium

Ujian Demokrasi Indonesia: Pilpres 2024 Kontestasinya para Elite

30 Oktober 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tinggal di kos dekat kampus niat cari kemudahan di awal menjadi mahasiswa baru (maba), malah jadi pemicu konflik sosial yang merepotkan diri sendiri MOJOK.CO

Kos Dekat Kampus Memang Beri Kemudahan, Tapi Jadi Pemicu Rangkaian Konflik Sosial yang Merepotkan Diri Sendiri

10 Agustus 2026
Malaysia dekat ke gerbang negara maju. Indonesia negara apa? (Unsplash)

Malaysia kian dekat ke gerbang negara maju, kalau Indonesia makin dekat ke gerbang apa bes?

4 Agustus 2026
Cara Beli Rumah di Desa Tanpa Dihantui KPR Puluhan Tahun MOJOK.CO

Punya Rumah di Desa Itu Perkara Mudah bagi Pasangan Muda, Yang Susah adalah Membeli Privasi dan Rasa Nyamannya

4 Agustus 2026
Tangan-tanga pembuat apem ya qowiyyu: alasan kue tradisional khas Jatinom, Klaten, tak lekang waktu MOJOK.CO

Tangan-tangan Pembuat Apem Ya Qowiyyu: Alasan Kue Tradisional Jatinom Klaten Tak Lekang Waktu

4 Agustus 2026
Apem ya qowiyyu: kue apem khas Jatinom Klaten berusia 400 tahun. Bukan sekadar warisan kuliner tradisional tapi simbol kesalehan sosial MOJOK.CO

Apem Ya Qowiyyu: Kue Khas Jatinom Klaten Berusia 400 Tahun, Bukan Semata Warisan Kuliner tapi Kesalehan Sosial

10 Agustus 2026
Mahasiswa KKN di desa

Suasana KKN Tak Seindah Konten di TikTok: Banyak Drama Sesama Mahasiswa, hingga Tangis Palsu Saat Perpisahan dengan Warga Desa

5 Agustus 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.