Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Ekonomi

Mulai 1 Juli TDL Naik 17 hingga 36 Persen

PLN: Boleh turun daya.

Shinta Sigit Agustina oleh Shinta Sigit Agustina
13 Juni 2022
A A
listrik mojok.co

Ilustrasi pegawai PLN. (Antara)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Terhitung 1 Juli 2022 mendatang, tarif dasar listrik (TDL) mengalami kenaikan. Hal tersebut diumumkan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral melalui Direktur Jenderal Ketenagalistrikan, Rida Mulyana pada konferensi pers di Jakarta Senin (13/6).

“Sekarang masih berlaku tarif lama, tetapi untuk yang kita umumkan sekarang ini mulai berlakunya per tanggal 1 Juli 2022,” kata Rida Mulyana dikutip dari Antara.

Iklan

Kenaikan TDL dilakukan untuk pelanggan rumah tangga di atas 3.500 VA dan pemerintah berdaya 6.600 VA hingga di atas 200 kVA. Jumlah ini setara dengan 2,09 juta pelanggan dari total 83,1 juta pelanggan PLN, atau sekitar 2,5%. Sedangkan golongan pemerintah berjumlah 373 ribu atau sekitar 0,5 persen.

Tarif yang harus dibayarkan pelanggan rumah tangga mengalami kenaikan dari Rp1.444,7 kWh menjadi Rp1.699,53 kWh. Sedangkan tarif untuk pelanggan pemerintah dengan daya 6.600 VA hingga 200 kVA, mengalami penyesuaian dari Rp1.444,7 per kWh menjadi Rp1.699,53 per kWh. Tarif pelanggan pemerintah dengan daya di atas 200 kVA juga naik dari Rp1.114,74 kWh menjadi Rp1.522,88 kWh.

Kenaikan ini setara dengan 17,64 persen bagi pelanggan rumah tangga dan 36,61 persen bagi pemerintah dengan daya di atas 200 kVA.

“Kami pandang mereka masih mampu untuk membayarnya dan tidak mengganggu pengeluaran mereka,” kata Rida.

Pemicu kenaikan TDL ini adalah harga minyak dunia yang meningkat. Sehingga, beban produksi listrik yang diproduksi oleh PT PLN (Persero) juga meningkat. Setiap kenaikan minyak mentah dunia sebesar 1 dollar AS dapat menimbulkan kenaikan biaya produksi PLN hingga Rp500 miliar.

“Harga minyak mentah masih berkisar 100 dolar AS per barel, sementara asumsi kami di APBN berkisar 63 dolar AS per barel,” imbuh Rida.

Kenaikan TDL ini diperhitungkan hanya akan memberikan dampak inflasi sebesar 0,019 persen. Selain itu, kebijakan ini dinilai dapat menghemat kompensasi sebesar Rp3,1 triliun.

Meski demikian, kenaikan TDL ini tidak berpengaruh bagi pelanggan rumah tangga dengan daya di bawah 3.500 VA. Rida kembali menegaskan bahwa tarif baru ini hanya untuk golongan non-subsidi.

“Golongan 900 VA hingga 2.200 VA tidak kami sesuaikan tarifnya karena kami masih harus melindungi mereka,” kata Rida.

Selain itu, PLN juga membolehkan pelanggan untuk melakukan turun daya jika dirasa keberatan dengan tarif baru. Pihak PLN menyampaikan agar pelanggan yang mengajukan turun daya dapat menyesuaikan dengan kebutuhannya.

Pelanggan dapat melakukan pengaturan jumlah alat elektronik agar sekring rumah tidak sering turun. Hal ini karena kebutuhan listrik berhubungan langsung dengan tingkat ekonomi pelanggan. Sebagai contoh, jumlah pendingin ruangan (AC) tiap rumah berbeda-beda.

“Pindah daya silahkan karena ini hak asasi dari masing-masing pelanggan kami,” kata Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo dalam konferensi pers di Jakarta, Senin.

Iklan

 

Penulis: Shinta Sigit Agustina
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Acara Musik Band Koplo di Lippo Mall Jogja Ricuh, Sebelas Orang Luka-luka dan kabar terbaru lainnya di KILAS.

Terakhir diperbarui pada 13 Juni 2022 oleh

Tags: listrik naikPLNTDL
Shinta Sigit Agustina

Shinta Sigit Agustina

Kontributor

Artikel Terkait

Untuk Jogja Menjadi Kota Wisata Rendah Emisi Karbon.MOJOK.CO
Eksplor

Untuk Jogja Menjadi Kota Wisata Rendah Emisi Karbon

15 Juni 2026
regu khusus PLN pekerjaan paling berisiko di dunia
Geliat Warga

Mengikuti Regu Khusus PLN, Pengendali Listrik yang Jadi Salah Satu Pekerjaan Paling Berisiko di Dunia

19 Januari 2023
Kepala Banggar DPR meluruskan penghapusan daya listrik 450 VA Mojok.co
Kilas

Ketua Banggar DPR Meluruskan Penghapusan Daya Listrik 450 VA

19 September 2022
listrik mojok.co
Ekonomi

Daya Listrik 450 VA Bakal Dihapus, Dinaikkan Jadi 900 VA

13 September 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Cari kerja, lamaran kerja, Mahasiswa gap year kuliah di Unila. MOJOK.CO

Kesalahan Bikin CV dan Hal-Hal Sepele Lain yang Justru Bikin Jobseeker Ditolak Saat Melamar Kerja

16 Juli 2026
Kerajinan lokal Yogyakarta di INACRAFT. MOJOK.CO

INACRAFT Jogja: Jembatan bagi Perajin Lokal Menembus Pasar Global Lewat Karya yang Tak Biasa

15 Juli 2026
Sudah Berani Menyapa Teman-temannya, Murid ABK Malah Dianggap Tak Ada meski Berada di Sekolah Inklusif MOJOK.CO

Sudah Berani Menyapa Teman-temannya, Murid ABK Malah Dianggap Tak Ada meski Berada di Sekolah Inklusif

21 Juli 2026
Pemuda lulusan SMK tidak menyerah mencari kerja dengan modal ijazah SMK demi orang tua MOJOK.CO

Modal Ijazah SMK dan Pengalaman Tak Nyerah Cari Kerja demi Orang Tua, Meski Sering Terima “Penolakan” karena Fisik

21 Juli 2026
Pakai jastip Mie Gacoan di Jombang: bayar lebih mahal untuk menu membagongkan MOJOK.CO

Pakai Jastip Mie Gacoan Ala Orang Jombang Pinggiran: Niat Hindari Kenorakan, Yang Datang Menu Membagongkan

20 Juli 2026
Curhat kasir Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di jalanan desa sepi. Sepi pembeli, sekali ada pembeli bukan karena butuh tapi iseng dan bikin kesel MOJOK.CO

Derita Kasir Kopdes di Desa Pelosok: Hari-hari Sepi, Pembeli Datang Bukan karena Kebutuhan tapi Sengaja Bikin Kesal

21 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.