Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Polisi RW, Bentukan Polda DIY untuk Teman Diskusi Warga Jogja

Yvesta Ayu oleh Yvesta Ayu
18 Mei 2023
A A
Polisi RW, Bentukan Polda DIY untuk Teman Diskusi Warga Jogja. MOJOK.CO

Kapolda DIY Irjen Pol Suwondo Nainggolan dan Gubernur DIY, Sri Sultan HB X melantik Polisi RW di Balaikota Yogyakarta, Rabu (17/05/2023). (Yvesta Ayu/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Polda DIY membentuk Polisi Rukun Warga atau Polisi RW yang tugasnya menjadi sumber informasi yang akurat terkait dinamika di masyarakat. Mereka juga bisa menjadi teman diskusi warga Jogja terkait masalah keamanan dan gangguan ketertiban.

Peresmian Polisi RW berlangsung di Balaikota Yogyakarta, Rabu (17/05/2023). Polisi RW ini beranggotakan  anggota kepolisian di jajaran Polda DIY.

Dalam tugasnya, mereka akan bekerjasama dengan kelompok Jaga Warga yang ada di masing-masing RW. Keduanya bertugas  mengamankan masing-masing wilayah hingga tingkat RW serta melakukan edukasi pada masyarakat.

Kapolda DIY Irjen Pol Suwondo Nainggolan mengungkapkan, pembentukan Polisi RW sesuai dengan inisiatif dari Mabes Polri. Namun, dalam penerapannya menyesuian dengan kearifan lokal di Jogja.

“Nah, kami sudah melakukannya dan mensosialisasikannya. Tujuan besarnya adalah seluruh informasi dari kepolisian itu bisa mencapai lebih kepada masyarakat,” jelasnya

Menurut Suwondo, ke depan Polisi RW menjadi sumber informasi yang akurat terkait dinamika masyarakat pada suatu wilayah. Contohnya, bila di lingkungan masyarakat terdapat praktik jual beli minuman keras ilegal, peredaran narkoba hingga gangguan Kamtibmas lainnya, persoalan-persoalan itu bisa segera ditangani.

“Begitu mekanismenya dan ini teman diskusi, misalnya mengambil langkah seperti apa kan daripada mereka ragu nah di sini lah teman diskusinya asistensinya teman-teman polisi RW di sini,” jelasnya.

Polisi RW permudah tugas Jaga Warga

Sementara Gubernur DIY, Sri Sultan HB X mengungkapkan, keberadaan Polisi RW harapannya mempermudah kerja para anggota Jaga Warga. Sebab selama ini kelompok Jaga Warga ragu untuk melakukan tindakan hukum bila terjadi pelanggaran.

“Jadi ini bagian dari proses mengamankan wilayah, tapi [selama ini] tidak punya tindakan untuk dia [jaga warga] ambil keputusan, itu dia harus koordinasi dengan kepolisian,” paparnya.

Sultan menambahkan, keberadaan Polisi RW tidak akan menghilangkan peran Bhabinkamtibmas dan Babinsa. Keduanya justru saling menguatkan dan menjaga stabilitas masyarakat agar dapat beraktivitas secara aman dan nyaman. 

Karenanya Sultan mengajak seluruh elemen masyarakat ikut berperan serta. Tak cukup hanya generasi muda tapi seluruh masyarakat namun juga para sesepuh kampung yang memiliki beragam pengalaman.

“Jaga Warga jadi bagian dari proses mengamankan di wilayah itu. Tentu harus koordinasi dengan kepolisian. Kalau kita bicara pertahanan dan keamanan negara sama halnya dengan Bhabinkamtibmas dan Babinsa. Ini perangkat,” imbuhnya.

Reporter: Yvesta Ayu
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Bukan Gratifikasi, Ini Alasan Kejati DIY Tahan Lurah Caturtunggal di Kasus Mafia Tanah

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 18 Mei 2023 oleh

Tags: DIYJogjakeamananpolda diyPolisiPolisi RW
Yvesta Ayu

Yvesta Ayu

Jurnalis lepas, tinggal di Jogja.

Artikel Terkait

Jogja Bisa Ditinggalkan Wisatawan kalau Mengandalkan Jebakan Aji Mumpung MOJOK.CO
Esai

Jogja Ditinggalkan Wisatawan kalau Mengandalkan Jebakan Aji Mumpung 

8 April 2026
Deles Indah, Bukti Klaten Punya Harga Diri yang Bisa Kalahkan Jogja dan Solo sebagai Tempat Wisata Populer MOJOK.CO
Catatan

Deles Indah, Bukti Klaten Punya Harga Diri yang Bisa Kalahkan Jogja dan Solo sebagai Tempat Wisata Populer

7 April 2026
Pekerja Jogja kaget pindah kerja di Purwokerto demi alasan slow living. Tapi kaget dengan karakter orang Banyumas MOJOK.CO
Urban

Pekerja Jogja Pindah Kerja ke Purwokerto Nyari Slow Living, Tapi Dibuat Kaget sama Karakter Orang Banyumas karena di Luar Ekspektasi

6 April 2026
Geger Sepehi 1812: Bukti Keteguhan Sri Sultan Hamengkubuwono II Menolak Tunduk pada Penjajah.MOJOK.CO
Sosial

Geger Sepehi 1812: Bukti Keteguhan Sri Sultan Hamengkubuwono II Menolak Tunduk pada Penjajah

5 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

User kereta api (KA) ekonomi naik bus Sumber Selamat: sebenarnya kursi lebih nyaman, tapi ogah tersiksa lebih lama MOJOK.CO

User Kereta Ekonomi Naik Bus Sumber Selamat karena Tak Ada Pilihan: Kursi Lebih Nyaman, Tapi Dibuat Hampir Pingsan

2 April 2026
kuliah di jurusan sepi peminat.mojok.co

Nekat Kuliah di Jurusan Sepi Peminat PTN Top: Menyesal karena Meski Lulus Cumlaude, Ijazah Dianggap “Sampah” di Dunia Kerja

2 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Gen Z mana bisa slow living, harus side hustle

Slow Living Cuma Mitos, Gen Z dengan Gaji “Imut” Terpaksa Harus Hustle Hingga 59 Tahun demi Bertahan Hidup

8 April 2026
Pengunjung Candi Pramabanan di Jogja selama Lebaran 2026. (sumber: InJourney)

InJourney Sukses Dapat Untung selama Arus Mudik dan Lebaran 2026 dengan Tata Kelola yang Optimal

2 April 2026
Jurusan Antropologi Unair selamatkan saya usai ditolak UGM. MOJOK.CO

Ditolak UGM Jalur Undangan, Antropologi Unair Selamatkan Saya untuk Tetap Kuliah di Kampus Bergengsi dan Kerja di Bali

6 April 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026
Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

2 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.