Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Pendidikan

Selamat dari Gagal Kuliah karena UKT Mahal Berkat Universitas BSI, Biaya Ringan Bikin Studi Lancar sampai Jadi Sarjana

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
13 Juli 2024
A A
ukt mahal, pilih universitas bsi aja.MOJOK.CO

Ilustrasi UKT mahal.MOJOK.CO

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Bisa kuliah dan mengenyam pendidikan tinggi tentu jadi mimpi banyak orang. Namun, jika dapat UKT yang mahal kebahagiaan bisa beralih jadi derita. 

Mozadillah Sabina, mahasiswi dari Prodi Sistem Informasi, Fakultas Teknik & Informatika Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) semester 6, mengaku pernah khawatir dengan isu mahalnya UKT. Terutama, sebelum mendapat kampus yang terjangkau.

Pasalnya, Sabina menganggap di balik kenaikan UKT ada isu penting yang harusnya dipertimbangkan. Hal itu adalah keterjangkauan pendidikan. Kenaikan UKT akan semakin memperberat beban keuangan bagi banyak keluarga, terutama mereka yang berada dalam golongan menengah ke bawah. 

“Pendidikan seharusnya menjadi hak setiap warga negara, bukan menjadi beban yang sulit dijangkau karena alasan finansial. Dengan meningkatnya biaya kuliah, banyak mahasiswa mungkin terpaksa putus kuliah atau harus bekerja lebih keras untuk membayar biaya tersebut, dan bisa mengganggu fokus akademik tentunya,” jelasnya dalam wawancara singkat melalui whatsapp, Jumat (12/7). 

Kembali, Sabina menegaskan bahwa kenaikan UKT ini sempat membuat siswa sepertinya berpikir dua kali  untuk kuliah. Lebih-lebih jaminan kualitas yang baik dalam pendidikan-pun tidak terjamin. Ia juga tidak melihat adanya korelasi yang jelas antara kenaikan biaya dengan peningkatan kualitas layanan pendidikan. 

“Sebagai mahasiswa, yang diharapkan jika UKT naik, maka seharusnya ada peningkatan yang nyata dalam hal kualitas dosen, fasilitas kampus dan layanan pendukung mahasiswa lainnya. Jadi, sebagai mahasiswa dan warga negara Indonesia, saya berharap pihak universitas bahkan pemerintah dapat mempertimbangkan kembali kebijakan kenaikan UKT. Mencari solusi alternatif yang lebih adil dan tidak memberatkan mahasiswa,” bebernya. 

Selamat dari UKT mahal berkat Universitas BSI

Pendidikan adalah investasi jangka panjang bagi bangsa. Harapannya, universitas sebagai institusi pendidikan tinggi dan para petinggi negara dapat lebih mendukung mahasiswa dalam mencapai cita-cita. Tanpa harus terbebani oleh masalah finansial yang berat.

“Di tengah maraknya protes UKT mahal, saya mahasiswa Universitas BSI merasa bangga pada kampus saya, sebab di Universitas BSI saya nggak ketar-ketir dengan kenaikan UKT mahal yang viral itu,” terang Sabina.

Menurutnya, selama kuliah di Universitas BSI ia merasakakan biaya yang terjangkau. Selain itu fasilitasnya juga memadahi. Membantunya meraih mimpi menjadi sarjana.

Bagi Sabina, daripada mikirin UKT mahal di PTN, mending cari pilihan lain yang tetap menyediakan fasilitas terbaik dan pasti bisa kuliah dengan biaya yang terjangkau. Di Universitas BSI, mahasiswa tidak perlu mikirin biaya UKT mahal, sebab untuk menjadi sarjana mahasiswa hanya membayar Rp 2.580.000 per semester dan untuk program diploma tiga (D3) per semesternya hanya Rp 1.980.000.

Ada 30 kampus di berbagai daerah

Universitas BSI yang dikenal sebagai Kampus Digital Kreatif punya 30 kampus yang tersebar di kota-kota besar hingga ke pulau Kalimantan. Ada tiga Fakultas dan 21 Program Studi.  Mulai Fakultas Teknik & Informatika (FTI) tersedia program studi Teknologi Informasi (S1), Software Engineering (RPL) (S1), Teknologi Komputer (D3), Sistem Informasi Akuntansi (D3), Informatika (S1), Sistem Informasi (S1 & D3), Teknik Industri (S1) dan Teknik Elektro (S1).

Fakultas Ekonomi & Bisnis (FKB) tersedia program studi Manajemen (S1), Akuntansi (S1), Hukum Bisnis (S1), Pariwisata (S1), Administrasi Perkantoran (D3), Administrasi Bisnis (D3), Manajemen Pajak (D3) dan Perhotelan (D3).

Fakultas Komunikasi & Bahasa (FEB) tersedia program studi Ilmu Komunikasi (S1), Hubungan Masyarakat (D3), Penyiaran (D3), Periklanan (D3) dan Sastra Inggris (S1).

Selain itu, Sabina menyebut bahwa pembayaran kuliah di Universitas BSI sudah lebih mudah dengan terintegrasinya E-KTM. Hal itu juga bisa digunakan untuk sarana pembayaran digital.

Iklan

“Keren pokoknya, emang sudah bener saya kuliah disini. Saya lihat lulusannya juga sudah banyak yang bekerja di perusahaan-perusahaan besar, baik swasta maupun BUMN,” jelasnya. (***)

BACA JUGA Kenaikan UKT Kampus Itu Tidak Urgent, Kampus Perlu Belajar Mengelola Keuangan

Ikuti artikel dan berita Mojok lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 15 Juli 2024 oleh

Tags: bina sarana informatikaBSIkuliahukt
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

Derita anak pintar dan siswa berprestasi yang hidup dalam kemiskinan di desa. Tak dapat dukungan pendidikan dari orang tua MOJOK.CO
Sehari-hari

Jadi Anak Pintar di Desa Tanpa Privilege Sia-sia: Ortu Tak Dukung Pendidikan, Lulus Sekolah Dipaksa Nikah dan Bekerja

22 April 2026
Alasan Gelar Sarjana Tak Lagi Jadi Jaminan Mudah Dapat Kerja MOJOK.CO
Esai

Alasan Gelar Sarjana Tak Lagi Jadi Jaminan Mudah Dapat Kerja

20 April 2026
kuliah, kerja, sukses.MOJOK.CO
Sekolahan

Terpaksa Kuliah di Jurusan yang Tak Diinginkan karena Tuntutan Beasiswa, 4 Tahun Penuh Derita tapi Mendapatkan Hikmah Setelah Lulus

7 April 2026
Nekat Kuliah di Jurusan Sepi Peminat PTN Top: Menyesal karena Meski Lulus Cumlaude, Ijazah Dianggap “Sampah” di Dunia Kerja MOJOK.CO
Sekolahan

Nekat Kuliah di Jurusan Sepi Peminat PTN Top: Menyesal karena Meski Lulus Cumlaude, Ijazah Dianggap “Sampah” di Dunia Kerja

2 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Penjual Makanan Laris Dikit Dituduh Pesugihan, Kebodohan yang Kita Pelihara dan Rayakan

Penjual Makanan Laris Dikit Dituduh Pesugihan, Kebodohan yang Kita Pelihara dan Rayakan

18 Mei 2026
Vario 150, Motor Honda Terbaik Wujud (Cicilan dan) Kasih Ibu MOJOK.CO

Ada Kasih Ibu di Balik Cicilan Vario 150 yang Terancam Macet karena Jadi Pengangguran: Kisah dan Rasa Takut Saya Bersama Motor Honda Terbaik

21 Mei 2026
Melalui Seminar Literasi di Pesta Buku Jogja, IKAPI DIY dorong Yogyakarta jadi Ibu Kota Buku UNESCO karena punya ratusan penerbit MOJOK.CO

Jogja dan Produksi Pengetahuan Lewat Ratusan Penerbit Buku, Modal Jadi Ibu Kota Buku UNESCO

16 Mei 2026
Pemuda desa 19 tahun lulusan SMK nekat kerja jadi housekeeping di Dubai demi gaji 2 digit karena menyerah dengan rupiah MOJOK.CO

Pemuda Desa 19 Tahun Nekat Kerja di Hotel Dubai: Jaminan Gaji 2 Digit usai Nyerah dengan Rupiah dan 19 Juta Lapangan Kerja

18 Mei 2026
Anak tunggal dari pengusaha toko kelontong diterima di UGM. MOJOK.CO

Lolos UGM Justru Dilema karena Tak Tega Tinggalkan Ibu untuk Merantau dan Buka Toko Kelontong Sendirian

21 Mei 2026
Catatan Getir Dosen Kalcer: Tampil Keren, tapi Cemas Mahasiswanya Jadi Sarjana Menganggur MOJOK.CO

Catatan Getir Dosen Kalcer: Tampil Keren, tapi Cemas Mahasiswanya Jadi Sarjana Menganggur

20 Mei 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.