Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Pendidikan

Gelar Profesor Kehormatan UGM Lagi Ramai Dibahas, Bagaimana Aturan Sebenarnya?

Kenia Intan oleh Kenia Intan
19 Februari 2023
A A
profesor kehormatan ugm mojok.co

Ilustrasi toga sarjana (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Gelar profesor kehormatan lagi banyak yang bahas. Ini terjadi setelah surat penolakan dari ratusan dosen di Universitas Gadjah Mada Yogyakarta (UGM) viral di media sosial. 

Surat tertanggal 22 Desember 2022 itu isinya penolakan pemberian pemberian gelar profesor kehormatan untuk kalangan non-akademik. Ada 343 dosen dari 14 fakultas di UGM yang membubuhkan tanda tangan di surat tersebut. 

Surat tersebut menekankan bahwa gelar profesor kehormatan adalah jabatan akademik alih-alih jabatan publik. Oleh karenanya, mereka yang menyandang gelar itu seharusnya melaksanakan kegiatan akademik. Kewajiban yang rasanya sulit terpenuhi oleh mereka yang memiliki pekerjaan di sektor non-akademik.

Apa itu gelar profesor kehormatan?

Peraturan Mendikbud Ristek 38/2021 tentang Pengangkatan Profesor Kehormatan pada Perguruan Tinggi menjelaskan bahwa profesor kehormatan adalah jenjang jabatan akademik profesor pada perguruan tinggi yang diberikan sebagai penghargaan kepada setiap orang dari kalangan non-akademik yang memiliki kompetensi luar biasa.

Siapapun dapat mendapat gelar ini selama memiliki kompetensi dan prestasi luar biasa. Mereka akan diusulkan oleh pemimpin perguruan tinggi lalu menteri akan mengangkatnya sebagai profesor kehormatan.

Tidak sembarang perguruan tinggi bisa mengusulkannya, perguruan tinggi tersebut harus memenuhi peringkat akreditasi A atau unggul. Selain itu harus menyelenggarakan program studi program doktor atau doktor terapan sesuai dengan bidang kepakaran calon profesor kehormatan. Prodi tersebut juga harus terakreditasi A atau unggul.  

Kriteria kalangan non-akademik

Permendikbud Ristek 38/2021 Pasal 2 Ayat 3 menjabarkan kriteria yang mesti terpenuhi agar seseorang yang berasal dari kalangan non-akademik bisa memperoleh gelar kehormatan: 

  1. Memiliki kualifikasi akademik paling rendah doktor.doktor terapan atau kompetensi yang setara dengan jenjang 9 (sembilan) pada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia.
  2. Memiliki kompetensi luar biasa dan/atau prestasi eksplisit dan/atau pengetahuan tacit luar biasa.
  3. Memiliki pengalaman yang relevan dengan prestasi luar biasa yang mendapat pengakuan nasional dan/atau internasional.
  4. Berusia paling tinggi 67 (enam puluh tujuh) tahun.

Tim ahli akan melakukan penilaian terhadap kriteria-kriteria tersebut dengan pertimbangan senat. Pemilihan tim ahli berdasar pertimbangan pimpinan perguruan tinggi. 

Masa Jabatan profesor kehormatan tidak berlaku selamanya. Jabatan itu berlaku paling singkat 3 tahun dan paling lama 5 tahun. Masa jabatan profesor kehormatan bisa diperpanjang mempertimbakan kinerja dan kontribusi melaksanakan Tridarma dan batas usia paling tinggi 70 tahun. 

Selain tidak berlaku selamanya, gelar profesor kehormatan ternyata bisa juga gugur apabila:

1. Memasuki batas usia 70 (tujuh puluh) tahun.

2. Tidak memiliki kinerja dan kontribusi dalam pelaksanaan Tridharma pada Perguruan Tinggi yang bersangkutan.

3. Mendapatkan sanksi etik sedang atau berat, sanksi disiplin sedang atau berat, sanksi pelanggaran integritas akademik dan/atau sanksi pidana berdasarkan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

4. Berdasarkan hasil evaluasi Menteri

Iklan

Walau sudah memiliki payung hukum, pihak UGM mengungkapkan akan melakukan pengkajian terhadap pemberian gelar profesor kehormatan. Mengingat, pemberian gelar ini dinilai tidak sesuai dengan asas kepatutan. 

“Kajian ini mempunyai maksud untuk mendudukkan pemberian profesor kehormatan dengan prudent,” ungkap Ketua Tim Kajian Regulasi Profesor Kehormatan UGM, Andi Sandi Antonius di UGM, Kamis (16/02/2023).

Penulis: Kenia Intan
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Muncul Protes dari Dosen, UGM Kaji Gelar Profesor Kehormatan

Terakhir diperbarui pada 19 Februari 2023 oleh

Tags: guru besar UGMprofesor kehormatanUGM
Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

Hasil riset FEB UGM: workaholic alias kera berlebihan tidak selalu merusak kebahagiaan MOJOK.CO
Kabar

Riset: Kerja Berlebihan (Workaholic) Tidak Selalu Merusak Kebahagiaan, Asalkan Dapat 2 Situasi Ini di Lingkungan Kerja

6 Juni 2026
Frugal Living, healing, MOJOK.CO
Sehari-hari

Salah Kaprah soal Healing: Anak Muda Terjebak Keborosan, padahal “Penyembuhan Sejati” Itu Gratis dan Sering Kali Tak Estetik

26 Mei 2026
Usia 68 Tahun Merasa Gaptek dan Tertinggal dari Anak Muda demi Gelar S2, Akhirnya Lulus dengan IPK 3,98 di UGM MOJOK.CO
Sekolahan

Usia 68 Tahun Merasa Gaptek dan Tertinggal dari Anak Muda demi Gelar S2, Akhirnya Lulus dengan IPK 3,98 di UGM

22 Mei 2026
Anak tunggal dari pengusaha toko kelontong diterima di UGM. MOJOK.CO
Sekolahan

Lolos UGM Justru Dilema karena Tak Tega Tinggalkan Ibu untuk Merantau dan Buka Toko Kelontong Sendirian

21 Mei 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Harga Pertamax Naik Lagi, dan Kali Ini Kita Tidak Boleh Diam dan Pasrah Lagi

Harga Pertamax Naik Lagi, dan Seperti Biasa, Kelas Menengah Jadi Korban, Lagi dan Lagi

10 Juni 2026
pekerja kantoran.MOJOK.CO

Akal-akalan “Kantor adalah Keluarga”, Menguras Mental dan Menggerogoti Karier

4 Juni 2026
Para Jagal Anjing di Jogja dan Mitos yang Terus Dipelihara.MOJOK.CO

Para Jagal Anjing di Jogja dan Mitos yang Terus Dipelihara

8 Juni 2026
Pengalaman Kuliah di Polandia, Eropa Sambil Jadi Tour Guide. MOJOK.CO

Pengalaman Kuliah di Eropa Sambil Jadi Tour Guide bikin Enggan Kembali ke Tanah Air, tapi Tak Ada Jalan Lain Selain Pulang

4 Juni 2026
Peluncuran program pendidikan koperasi (perkoperasian) untuk sekolah-sekolah yang dipelopori Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) MOJOK.CO

Jawa Tengah Bikin Pendidikan Koperasi di Sekolah: Bekal Kewirausahaan dan Alternatif Lapangan Kerja untuk Gen Z-Gen Alpha

5 Juni 2026
Fitur "Pilih Kursi" di KAI Access terasa percuma karena penumpang di kereta api ekonomi tidak tahu diri MOJOK.CO

Fitur “Pilih Kursi” KAI Access Terasa Percuma, Mau Duduk Nyaman di Kursi Incaran tapi Malah Makin Kesal

8 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.