Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Pendidikan

Dosen UII yang Hilang Tak Juga Pulang, Kampus Siapkan Sanksi

Yvesta Ayu oleh Yvesta Ayu
28 Februari 2023
A A
dosen uiii yang hilang mojok.co

Rektor UII, Fathul Wahid dan Kepala L2Dikti Wilayah V Yogyakarta, Aris Junaidi menyampaikan kondisi Rafie, Senin (27/02/2023).(yvesta ayu/mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Dosen UII yang menghilang setelah dari Norwegia tak juga memberi kejelasan pada kampus. Pihak UII tengah membentuk tim untuk mengkaji dugaan pelanggaran indisipliner.

Dosen Teknik Informatika Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta, Ahmad Munasir Rafie Pratama sudah menghilang dua minggu lebih. Ia menghilang usai berada di Oslo, Norwegia pada 12 Februari 2023 lalu. Hingga saat ini tidak ada tanda-tanda Rafie untuk pulang ke Indonesia.

Pihak UII bahkan hanya mendapatkan satu kali balasan email dari Wakil Dekan Bidang Sumber Daya, Fakultas Teknologi Industri (FTI) UII tersebut. Setelah itu tidak ada komunikasi lebih lanjut dengan pihak kampus.

Walaupun UII mendapatkan informasi dosen tersebut kini berada di Boston, Amerika Serikat (AS), tapi tidak ada kejelasan kapan Rafie akan pulang ke Indonesia.

“Sekarang [Rafie] dalam pantauan KJRI (Konsultan Jenderal Republik Indonesia-red) New York. Kondisinya aman, tapi [alasan menghilangnya] tidak ada alasan untuk itu,” ungkap Rektor UII, Fathul Wahid di kantor L2Dikti Wilayah V Yogyakarta, Senin (27/02/2023).

Fathul menyatakan, pihak kampus pun tidak bisa memaksanya pulang. Mereka hanya mendapatkan informasi Rafie sudah mendapatkan diagnosis dari salah satu rumah sakit (RS) di Amerika Serikat (AS) sehingga tidak pulang. Oleh karena kondisi kesehatannya, dia harus berobat di negara Paman Sam.

Namun secara spesifik pihak kampus tak tahu kondisi sakit yang Rafie derita. Kampus juga belum mendapatkan info apakah Rafie mendapatkan perawatan di RS atau melakukan rawat jalan.

“Sakitnya apa juga tidak tahu apa, kami tidak mau berspekulasi,” tandasnya.

Menurut Fathul, kepergian Rafie ke AS tanpa meminta surat tugas dari pihak kampus, termasuk untuk berobat ke RS di AS. Selama berada di Norwegia bersama rombongan rektorat, kondisi kesehatan Rafie juga tidak bermasalah.

“[Waktu di Norwegia], kami bercanda terus, sehat, termasuk saat jadi pembicara. Tidak mungkin kalau sakit bisa sampai ke sana [Norwegia],” jelasnya.

Keluarga tidak memberi tahu alasan menghilang

Fathul menambahkan, kampus mendapatkan informasi bila Rafie sudah mengirim email kepada keluarganya. Namun mereka tidak tahu lebih detil karena informasi tersebut merupakan ruang privat keluarga.

“[Keluarga] tidak memberitahu [alasan Rafie menghilang] ke kampus, kami tidak tahu betul. Kalau tahu, [Rafie] tidak dilaporkan sebagai orang hilang kan,” ungkapnya.

Kepergian Rafie ke AS sebenarnya sudah delapan kali. Namun sepengetahuan kampus tidak ada satu pun kunjungan tersebut karena alasan kesehatan.

Rafie juga tidak pernah meminta surat izin dari kampus untuk memeriksakan kesehatannya di AS. Kepergiannya ke negara itu karena yang bersangkutan memang berkuliah di State University of New York.

Iklan

“Kami harus cek dulu surat tugasnya, tapi seingat saya [kepergian ke AS] tidak ada terkait kesehatan,” ujarnya.

Berikan sanksi, pihak kampus mitigasi tugas Rafie

Fathul menjelaskan, kepergian Rafie yang tanpa izin akan mendapatkan sanksi karena melakukan tindakan indisipliner. UII telah membentuk tim yang akan mengkaji dugaan tindakan indisipliner Rafie. Sebab dia telah meninggalkan tugasnya baik sebagai dosen maupun wakil dekan.

Tim telah mengumpulkan fakta yang ada di lapangan untuk mendiskusikan jenis pelanggaran dan pemberian sanksi pada Rafie. Targetnya bisa melakukan tugas minggu depan setelah Surat Keputusan (SK) keluar.

“Tim penilai sudah bekerja, semoga pekan ini sudah bisa keluar hasilnya terkait dugaan indisipliner itu untuk memutuskan sanksinya apakah masuk kategori pelanggaran ringan, sedang atau berat,” paparnya.

Tim akan mengirim hasil kajian ke rapat Senat Akademik terlebih dahulu agar sanksi yang diberikan adil. Sanksinya bisa berupa sanksi ringan, sedang ataupun berat sesuai dengan hasil kajian.

Terkait tugas-tugas yang Rafie tinggalkan, Fathul memastikan telah melakukan mitigasi. Semua tugas Rafie sementara ia alihkan kepada pihak-pihak yang bisa menggantikan.

“Ya ketugasannya sebagai wakil dekan juga sudah dialihkan,” paparnya.

Sementara Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (L2Dikti) Wilayah V Yogyakarta, Aris Junaidi mengungkapkan, pihaknya menyerahkan penanganan kasus Rafie kepada pihak internal UII. Pihak kampus dinilai sudah bekerja keras dalam menangani kasus tersebut.

“Kita tunggu saja nanti sampai kepulangan yang bersangkutan. Kita monitor, update dari Pak Rektor, dikawal KJRI,” imbuhnya.

Reporter: Yvesta Ayu
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Dosen UII yang Hilang Minta Maaf, Masalah Kesehatan Jadi Alasan ke AS

Terakhir diperbarui pada 28 Februari 2023 oleh

Tags: dosen UIIDosen UII menghilangUII
Yvesta Ayu

Yvesta Ayu

Jurnalis lepas, tinggal di Jogja.

Artikel Terkait

Salah jurusan, kuliah PTN.MOJOK.CO
Sekolahan

Putus Kuliah dari PTS Elite demi Masuk “Jurusan Buangan” di PTN: Menang di Gengsi, tapi Lulus Jadi “Gelandangan” Dunia Kerja

5 April 2026
Campus League 2025: Gol Detik Akhir yang Bawa Dahlan Muda Raih Peringkat Ketiga MOJOK.CO
Kabar

Campus League 2025: Gol Detik Akhir yang Bawa Dahlan Muda Raih Peringkat Ketiga

12 November 2025
UII, kampus swasta di Jogja yang terkenal. MOJOK.CO
Kilas

Merambah Ruang Publik, Strategi Pemasaran UII sebagai Inovasi Branding Kampus Era Baru

8 Agustus 2025
rektor UII.MOJOK.CO
Kabar

Rektor UII Orasi, 100 Dosen di Kampusnya Juga Ikut Turun ke Aksi Jogja Memanggil

22 Agustus 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pesona Gerabah Lukis Khas Klaten di Festival Sepeda Internasional, Sukseskan Misi Kebudayaan yang Memukau Bule.MOJOK.CO

Pesona Gerabah Lukis Khas Klaten di Festival Sepeda Internasional, Sukseskan Misi Kebudayaan yang Memukau Bule

4 Juni 2026
Tren kalcer dan monopoli olahraga bikin gowes (bersepeda) jadi terlalu ambisius MOJOK.CO

Tren Kalcer dan Monopoli Olahraga bikin Gowes Jadi Terlalu Ambisius, Mau Sekadar Bersepeda tapi Malu Dicap Cupu

3 Juni 2026
pekerja kantoran.MOJOK.CO

Akal-akalan “Kantor adalah Keluarga”, Menguras Mental dan Menggerogoti Karier

4 Juni 2026
Sejumlah titik ruas jalan rusak di Jawa Tengah (Jateng) dapat perbaikan di 2026 MOJOK.CO

Jalan Rusak di Jawa Tengah Dapat Perbaikan di 2026: Rusak Berat Diprioritaskan, Pengerjaan Dilarang Asal-asalan

5 Juni 2026
Usai lulus SMA jadi fotografer di Kota Lama Surabaya. MOJOK.CO

Jadi Fotografer Lepas di Kota Lama Surabaya usai Lulus SMA, Gaji Tak Seberapa asal Bisa Menabung untuk Masa Depan yang Lebih Cerah

4 Juni 2026
Curhat dan ziarah di makam ibu, tempat terbaik pulang tanpa penghakiman MOJOK.CO

Curhat di Makam Ibu Dianggap Lebay dan Sia-sia, Tapi Jadi Tempat Pulang Terbaik yang Penuh Makna dan Rasa Lega

5 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.