Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Pendidikan

20 Jurusan PTN dengan Selektivitas Paling Ketat di SNBP 2023

Kenia Intan oleh Kenia Intan
6 April 2023
A A
snbp mojok.co

Ilustrasi wisuda sarjana (Pexels)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Seleksi masuk PTN melalui jalur SNBP telah usai. Hasilnya, jurusan di beberapa PTN memiliki selektivitas yang ketat. Apa saja?

Salah satu jalur Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) yang bernama Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2023 sudah selesai digelar. Hasil seleksinya telah diumumkan pada Selasa (28/3/2023). Tim SNPMB 2023 mencatat, ada ratusan ribu peserta yang berminat menembus perguruan tinggi negeri (PTN) melalui jalur ini. Beberapa jurusan memiliki tingkat keketatan alias selektivitas yang cukup tinggi

Ketua Umum Tim Penanggung Jawab SNPMB Mochamad Ashari menjelaskan, ada 663.181 siswa SMA atau sederajat yang mengikuti seleksi ini. Mereka memperebutkan 152.100 kursi yang di 137 PTN.

Hasilnya, sebanyak 143.805 siswa berhasil menembus PTN melalui jalur ini. Secara lebih rinci, sebanyak 128.045 siswa masuk ke pilihan pertama, sementara 15.760 lainnya masuk ke PTN pilihan kedua. Adapun yang lolos PTN  dengan KIP kuliah sebanyak 44.928 siswa.

Melihat antusiasme yang besar itu, tidak mengherankan beberapa program studi (prodi) memiliki selektivitas yang cukup tinggi. Namun tim SNPMB mencatat, tingkat keketatan itu menyebar. Tidak hanya terkonsentrasi di prodi tertentu atau universitas tertentu saja.

Melansir kanal YouTube SNPMB BPPP Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Jakarta menjadi jurusan yang memiliki selektivitas paling tinggi. Namun, di antara jajaran 20 jurusan paling ketat yang diumumkan oleh tim SNPMB, jurusan farmasi yang mendominasi. Setelahnya baru disusul Ilmu Komunikasi dan Teknik Informatika.

Universitas Negeri Jakarta

Ilmu Komunikasi
Selektivitas 0,90 persen

Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Keperawatan
Selektivitas 1,05 persen

Universitas Pendidikan Indonesia

Manajemen
Selektivitas 1,06 persen

Universitas Sumatera Utara

Gizi
Selektivitas 1,18 persen

Universitas Pendidikan Indonesia

Ilmu Komunikasi
Selektivitas 1,24 persen

Universitas Diponegoro

Kedokteran Gigi
Selektivitas 1,26 persen

Universitas Negeri Jakarta

Manajemen
Selektivitas 1,30 persen

Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Gizi
Selektivitas 1,30 persen

Iklan

Universitas Padjadjaran

Ilmu Komunikasi
Selektivitas 1,34 persen

Universitas Sriwijaya

PGSD
Selektivitas 1,37 persen

Universitas Padjadjaran

Manajemen
Selektivitas 1,37 persen

Universitas Padjadjaran

Teknik Informasikan
Selektivitas 1,39 persen

Universitas Nusa Cendana

Farmasi
Selektivitas 1,42 persen

Universitas Pendidikan Indonesia

Pendidikan Tata Boga
Selektivitas 1,42 persen

Universitas Syiah Kuala

Farmasi
Selektivitas 1,44 persen

Universitas Diponegoro

Farmasi
Selektivitas 1,45 persen

UPN Veteran Jakarta

Farmasi
Selektivitas 1,49 persen

Universitas Sebelas Maret

Farmasi
Selektivitas 1,50 persen

Universitas Riau

Teknik Informatika
Selektivitas 1,55 persen

Universitas Negeri Yogyakarta

Teknik Informatika
Selektivitas 1,61 persen

SNBP hanya salah satu jalur masuk PTN di SNPMB. Selain SNBP yang sudah berakhir prosesnya, tim SNPMB juga menyelenggarakan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) yang pendaftarannya masih terbuka hingga 14 April 2023.

Selain itu, PTN juga bisa mengadalan seleksi mandiri selama pelaksanaannya transparan. Oleh karenanya, apabila belum berhasil lolos  di jalur SNBT 2023, masih ada beberapa jalur lain untuk menembus PTN. Jangan menyerah.

Penulis: Kenia Intan
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA 7 Perguruan Tinggi NU Terbaik Versi Webometrics

 

 

Terakhir diperbarui pada 6 April 2023 oleh

Tags: jurusankuliahselektivitas jurusanSNBPSNBTSNPMB
Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

Derita anak pintar dan siswa berprestasi yang hidup dalam kemiskinan di desa. Tak dapat dukungan pendidikan dari orang tua MOJOK.CO
Sehari-hari

Jadi Anak Pintar di Desa Tanpa Privilege Sia-sia: Ortu Tak Dukung Pendidikan, Lulus Sekolah Dipaksa Nikah dan Bekerja

22 April 2026
Alasan Gelar Sarjana Tak Lagi Jadi Jaminan Mudah Dapat Kerja MOJOK.CO
Esai

Alasan Gelar Sarjana Tak Lagi Jadi Jaminan Mudah Dapat Kerja

20 April 2026
Mahasiswa UNJ lulus setelah gagal seleksi PTN jalur SNBT
Sekolahan

Penyandang Disabilitas Gagal Diterima PTN Jalur SNBT, Kini Lulus Sarjana Pendidikan di UNJ Berkat “Antar Jemput” Ayah

19 April 2026
kuliah, kerja, sukses.MOJOK.CO
Sekolahan

Terpaksa Kuliah di Jurusan yang Tak Diinginkan karena Tuntutan Beasiswa, 4 Tahun Penuh Derita tapi Mendapatkan Hikmah Setelah Lulus

7 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

WHV di Australia ternyata berat. MOJOK.CO

Kerja Mati-matian di Australia, Tabungan Sampai Setengah Miliar tapi Nggak Bisa Dinikmati dan Terpaksa Pulang usai Kena Mental

4 Mei 2026
Sarjana Jogja Tanpa Nurani: Fenomena Buang Anabul Setelah Wisuda MOJOK.CO

Sarjana Jogja Tanpa Nurani: Fenomena Buang Anabul Setelah Wisuda

4 Mei 2026
usaha mie ayam wonogiri.MOJOK.CO

Buka Usaha di Luar Pulau Jawa Kerap Gagal Bukan karena Klenik “Dikerjain” Akamsi, Ada Faktor Lain yang Lebih Masuk Akal

6 Mei 2026
Kos di Jogja, kos campur.MOJOK.CO

Tinggal di Kos Campur: Lebih Murah dan Layak, tapi Harus Kuat dengan Kelakuan Minus Penghuninya, Jorok dan Berisik

5 Mei 2026
Penumpang KRL Jakarta lebih manusiawi dibanding penumpang KRL/Commuter Line Jogja

KRL Jakarta Memang Bikin Stres, tapi Kelakuan Penumpangnya Masih Lebih Manusiawi daripada KRL Jogja

4 Mei 2026
5 tahun pakai WHV di Australia, kena mental. MOJOK.CO

Sisi Gelap Kerja di Australia Tak Seindah Konten Medsos, Sadar bahwa Bahagia Tak Melulu soal Gaji Ratusan Juta

2 Mei 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.