Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Pemerintah Akan Gantikan Sertifikat Tanah Fisik (Kertas) dengan Sertifikat Elektronik

Redaksi oleh Redaksi
5 Februari 2021
A A
Pemerintah Akan Gantikan Sertifikat Tanah Fisik (Kertas) dengan Sertifikat Elektronik

Pemerintah Akan Gantikan Sertifikat Tanah Fisik (Kertas) dengan Sertifikat Elektronik

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Pemerintah sedang giat mendigitalkan banyak data, salah satunya adalah sertifikat tanah.

Walau tampak terpontal-pontal, Indonesia tampaknya benar-benar punya tekad yang kuat untuk menuju negara dengan sistem informasi yang terpadu. “4.0”, kata orang-orang pinter di luaran sana.

Salah satu bukti nyata bahwa negara sedang menuju ke arah itu tentu saja adalah pemutakhiran dan otomatisasi data yang semuanya berbasis elektronik. KTP elektronik boleh dibilang menjadi produk terbesar dalam revolusi data elektronik ini.

Nah, kini, setelah KTP elektronik, pemerintah tampaknya sedang getol untuk mengusahakan terciptanya sertifikat tanah elektronik.

Pemerintah melalui Kantor Pertanahan saat ini memang sedang mengupayakan penggantian sertifikat tanah fisik (kertas) menjadi sertifikat tanah elektronik.

Aturan tentang pengalihan sertifikat tanah fisik ke sertifikat tanah elektronik tersebut sudah diatur dalam Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Nomor 1 Tahun 2021 tentang Sertifikat Elektronik yang sudah diteken sejak tanggal 12 Januari 2021 lalu oleh Menteri ATR sekaligus Kepala BPN, Sofyan Djalil.

Melalui beleid tersebut, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) berencana akan menarik secara bertahap sertifikat tanah asli yang kini dimiliki masyarakat dan menggantinya dengan sertifikat elektronik.

“Penggantian Sertipikat menjadi Sertipikat-el termasuk penggantian buku tanah, surat ukur dan/atau gambar denah satuan rumah susun menjadi Dokumen Elektronik,” begitu bunyi pasal 16 ayat 1 Permen Nomor 1 Tahun 2021.

Menurut Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), digitalisasi data kepemilikan tanah ini salah satunya untuk mewujudkan pelayanan pertanahan berbasis elektronik.

Sertifikat tanah elektronik ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi pendaftaran tanah sebab dengan berbasis elektronik, pertemuan fisik bisa diminimalisir. Selain itu, sertifikat elektronik juga mampu mencegah terjadinya praktik pungutan liar dalam proses pengurusannya.

Nah, yang lebih penting dan prinsipil, utamanya bagi banyak masyarakat Indonesia, sertifikat tanah elektronik ini tetap bisa digunakan sebagai jaminan pinjaman untuk keperluan kredit dan sebagainya.

Hal tersebut dikatakan langsung oleh Direktur Pengaturan Pendaftaran Tanah dan Ruang, Kementerian ATR/BPN Dwi Purnama dalam konferensi pers tanggal 2 Februari 2021.

Benar-benar kompak. Di era di mana kredit dan pinjaman bisa dilakukan secara elektronik, ternyata barang yang sering dijadikan jaminan kredit juga mulai dialihkan ke bentuk elektronik.

Yah, semoga proses elektronikasi sertifikat ini bisa berjalan dengan lancar tanpa harus disertai dengan pertanyaan-pertanyaan macam “Kalau sertifikatnya elektronik, pas dipegang bisa nyetrum apa nggak?”

Iklan

BACA JUGA Sertifikat atau Sertipikat, Mana yang Benar? atau artikel KILAS lainnya.

Terakhir diperbarui pada 5 Februari 2021 oleh

Tags: sertifikatsertipikat
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

No Content Available
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Beralih dari profesi dokter ke petani di Klaten. MOJOK.CO

Resah Jadi Dokter: Tangani Pasien Petani dengan Keluhan Sama, Pilih Turun ke Sawah demi “Menyembuhkan” Tanah

13 Juli 2026
donasi ekonomi.MOJOK.CO

“Rakyat Bantu Rakyat” Menguat, tapi Jangan Jadi Alasan Pemerintah Lepas Tangan dan Abai Pada Nasib Masyarakat

14 Juli 2026
Daripada Acungkan Senjata di Jalan, Remaja Kreak Semarang Lebih Baik Naik Ring Adu Pukulan MOJOK.CO

Daripada Acungkan Senjata di Jalan, Remaja Kreak Semarang Lebih Baik Naik Ring Adu Pukulan

16 Juli 2026
Warga makin malas bayar pajak bukan berarti membangkang, tapi karena ulah pemerintah sendiri MOJOK.CO

Makin Malas Bayar Pajak Bukan Semata Membangkang tapi Akumulasi Kekecewaan, Pemerintah Bisanya Nagih Doang

10 Juli 2026
Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kerja sama dengan Australia. MOJOK.CO

Satu Dekade Jogja dengan Melbourne Symphony Orchestra: Bukti Orkestra Nggak Melulu Kaku bahkan Bisa Dinikmati Sambil Lesehan

15 Juli 2026
SSB MAS merawat bibit-bibit muda sepak bola Kota Jogja meski dari Lapangan Minggiran yang tidak rata MOJOK.CO

SSB Tertua di Kota Jogja Merawat Bibit-bibit Muda Meski dari Lapangan Bola Tidak Rata

11 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.