Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Pedagang Nekat Jualan, Pemkot Jogja Segel Kios Jalan Perwakilan

Yvesta Ayu oleh Yvesta Ayu
4 Januari 2023
A A
kios jalan perwakilan mojok.co

Kios-kios pedagang di Jalan Perwakilan, Malioboro disegel Pemkot Yogyakarta, Rabu (04/01/2023). (yvesta ayu/mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Pemkot Yogyakarta akhirnya mengambil langkah tegas terkait kisruh pedagang di Jalan Perwakilan, Malioboro. Mereka menyegel kios-kios miliki pedagang kuliner, warung dan motel di kawasan tersebut pada Rabu (04/01/2023).

Petugas Satpol PP Kota Yogyakarta memasang tanda larangan melakukan aktivitas pada bangunan dan tanah Kasultanan tersebut. Selain itu Pemkot juga memasang pagar di sepanjang jalan masuk kios dan motel Jalan Perwakilan.

Iklan

Pemagaran dilakukan setelah Pemkot mengirimkan surat edaran bagi pedagang untuk pindah dari kawasan itu maksimal Selasa (03/01/2023) kemarin. Sebab sesuai kesepakatan, para pedagang seharusnya sudah harus mengosongkan kawasan tersebut pada akhir Desember 2022 lalu.

“Pokoknya kita sudah melaksanakan apa yang disepakati. Akhir tahun lalu kan pedagang harus pindah,” papar Penjabat (Pj) Wali Kota Yogyakarta, Sumadi di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Rabu (04/01/2023).

Menurut Sumadi, Pemkot sudah jauh-jauh hari mengingatkan pedagang untuk mengosongkan kawasan tersebut. Sebab selama ini mereka berdagang secara ilegal.

Bahkan Pemkot sudah sejak Agustus 2022 lalu menawari pedagang untuk pindah dari Jalan Perwakilan. Namun mereka bersikukuh menolak direlokasi ke lokasi yang ditawarkan seperti lantai 2 Pasar Beringharjo ataupun Pasar Klitikan.

Para pedagang hanya mau dipindah asal ke Teras Malioboro 1. Padahal tempat itu sudah dipenuhi Pedagang Kaki Lima (PKL) Malioboro.

“Maunya pindah [Teras Malioboro 1], itu punya siapa. Kemarin kita sudah memberikan alternatif relokasi, tapi sampai sekarang ngeyel (tidak menurut-red) rembugannya (diskusi-red). Sekarang kita sudah wegah (tidak mau-red) [merelokasi] karena sudah dari Agustus [2022] lho, berapa bulan itu,” tandasnya.

Sumadi menambahkan, pihaknya mempertanyakan pernyataan pedagang di kios Jalan Perwakilan yang mengaku sudah membayar sewa di kawasan tersebut kepada pihak-pihak terkait. Padahal Keraton Yogyakarta sebagai pemilik tanah di Jalan Perwakilan tidak pernah merasa mendapatkan uang sewa dari pedagang.

Keraton juga tidak pernah merasa memberikan kekancingan atau izin berjualan di kawasan tersebut kepada pedagang. Sementara pedagang sendiri tidak mau mengakui kepada siapa mereka membayar sewa kios.

“Kami berkoordinasi dengan pemda untuk langkah selanjutnya,” ungkapnya.

Pedagang shock kios disegel

Secara terpisah salah seorang pedagang Jalan Perwakilan, Rukamto mengaku kaget atas penyegelan tersebut. Meski relokasi sudah disosialisasikan beberapa waktu, penyegelan tersebut membuatnya shock.

“Sosialisasi sudah ada, tapi ya gitu belum ada solusi kalau mau dipindah kemana,” ungkapnya.

Rukamto mengaku tidak mudah melakukan pengosongan kios. Sebab selama ini tempatnya berjualan merupakan toko dengan banyak barang.

Apalagi mereka selama ini sudah membayar sewa kios-kios tersebut. Sewa per kavling di kawasan tersebut pun cukup mahal hingga Rp70 juta per tahun. Namun dia tak mau memaparkan kepada siapa dia membayar sewa tersebut.

“Saya kerjasama dengan pihak yang punya toko, kerja sama berjalan, baru perpanjangan [sewa kios] kemarin dua tahun pas sebelum Covid-19. Lalu Covid-19 harus tambah lagi setahun. Jadi masa kontrak kami habis 2023 bulan Oktober,” jelasnya.

Rukamto dan pedagang lain berharap Pemkot bisa memberikan tenggat waktu lebih lama. Apalagi penataan kawasan Jalan Perwakilan baru akan dilakukan pada 2024 mendatang bersamaan dengan pengembangan Jogja Planning Galery (JPG) di kawasan tersebut.

Berbeda dari Pemkot, Rukamto mengaku relokasi pedagang dari jalan tersebut belum jelas. Sehingga mereka tidak mengetahui akan dipindah kemana pasca pengosongan Jalan Perwakilan.

Iklan

“Belum, belum sampai arah ke situ [relokasi kemana]. Harapan kita kan sampai 2024 itu satu paket pembangunan JPG. Kalau ini ditutup, lahannya kosong itu mau untuk apa, apa mau nggo ngingu (pelihara-red) kucing, wedus (kambing-red), kan gitu. Ya ayo lah win-win solution, selesaikan masalahnya bersama,” imbuhnya.

Reporter: Yvesta Ayu
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Pedagang Tak Miliki Izin dari Keraton, Sultan Minta Jalan Perwakilan Dikosongkan

Terakhir diperbarui pada 4 Januari 2023 oleh

Tags: jalan perwakilanmalioboropkl malioboro
Yvesta Ayu

Yvesta Ayu

Jurnalis lepas, tinggal di Jogja.

Artikel Terkait

Sri Sultan HB X tegaskan: penataan kawasan pedestrian Malioboro bukan berarti apa-apa tidak boleh MOJOK.CO

Sri Sultan HB X: Malioboro Full Pedestrian Bukan Tutup Total Akses Kendaraan, Tapi Penataan agar Tidak Crowded

24 Juli 2026
Nasi Kuning Muna Cung dan Kisahnya yang Membuat Wisatawan Rela Berjalan Kaki dari Malioboro MOJOK.CO

Nasi Kuning Muna Cung dan Kisahnya yang Membuat Wisatawan Rela Berjalan Kaki dari Malioboro

22 Juli 2026
Konten “Ke Jogja tapi Nggak Ke Malioboro” Adalah Kabar Baik MOJOK.CO

Konten “Ke Jogja tapi Nggak Ke Malioboro” Adalah Kabar Baik, Membuat Derak Roda Ekonomi Bergerak ke Seluruh Pelosok DIY

26 April 2026
Lewat Setu Sinau, Jalan Malioboro Kota Yogyakarta tidak hanya jadi tempat wisata. Tapi juga ruang edukasi untuk belajar budaya Jawa, termasuk aksara Jawa MOJOK.CO

“Setu Sinau” bikin Jalan Malioboro Tak Hanya Jadi Tempat Wisata, Tapi Juga Ruang Edukasi Aksara Jawa

29 Maret 2026
Grand Hotel De Djokja, Hotel Tertua di Jogja Hidup Kembali MOJOK.CO

Grand Hotel De Djokja, Hotel Tertua di Jogja Hidup Kembali 

17 Maret 2026
Malioboro, Jogja, aksi demo.MOJOK.CO

Pemkot Jogja Luncurkan Program ‘Setu Sinau’ di Malioboro, Wisatawan Kini Bisa Belajar Budaya Sambil Jalan-Jalan

12 Februari 2026
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Ide bisnis sewa HP flagship, ide aneh raup omzet 20 juta per bulan MOJOK.CO

Ide bisnis sewa HP flagship ternyata begitu menguntungkan, modal 3 HP bisa raup omzet 20 juta per bulan

20 Agustus 2026
Srikandi Fair dan Berkah Timnas Putri Indonesia bagi Pedagang Kudus: Ayam Geprek Habis Sebelum Waktunya MOJOK.CO

Srikandi Fair dan Berkah Timnas Putri Indonesia bagi Pedagang Kudus: Ayam Geprek Habis Sebelum Waktunya

23 Agustus 2026
14.900 Kilometer untuk 90 Menit: Kisah Orang Tua di Balik Final Garuda Pertiwi vs Thailand

14.900 Kilometer untuk 90 Menit: Kisah Orang Tua di Balik Final Garuda Pertiwi vs Thailand

25 Agustus 2026
Festival Sastra Yogyakarta (FSY) 2026 MOJOK.CO

Memaknai “LAKU” dalam Festival Sastra Yogyakarta (FSY) 2026: Sejauh Mana Bermanfaat dalam Ekosistem Sastra

19 Agustus 2026
GVD Resmi Rilis Single Perdana "VII", Bawa Konsep Post-Black Berbalut Visual Kei Cerah.MOJOK.CO

GVD Resmi Rilis Single Perdana “VII”, Bawa Konsep Post-Black Berbalut Visual Kei Cerah

23 Agustus 2026
Dosen Penguji Bilang Tesis Saya Nggak Layak, Sejak Itu Saya Mengalami Trauma Akademik MOJOK.CO

Dosen Penguji Bilang Tesis Saya Nggak Layak, Sejak Itu Saya Mengalami Trauma Akademik

26 Agustus 2026

Video Terbaru

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

8 Agustus 2026
Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

7 Agustus 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

🤖 PRAYIT AI ×
Salam dari Mojok! Aku Prayit AI. Ada yang bisa dibantu hari ini, Rek?
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.